Viral Macet Horor di Puncak Bogor, Jalan Kaki dari Jakarta ke Puncak Ternyata 'Cuma' 18 Jam

Budi Arista Romadhoni, Rezza Dwi Rachmanta

Selasa, 17 September 2024 | 14:20 WIB
Viral Macet Horor di Puncak Bogor, Jalan Kaki dari Jakarta ke Puncak Ternyata 'Cuma' 18 Jam
Viral macet horor di Puncak Bogor dan data Google Maps. (Kolase IG @thenorthaceh/ X @rgoestama)

Suara.com - Fenomena 'macet horor' di Jalur Puncak Bogor menjadi perbincangan netizen dalam dua hari terakhir. Salah satu postingan viral mengungkap berapa lama waktu yang dibutuhkan jika pengguna aplikasi jalan kaki dari Jakarta ke Puncak Bogor.

Cukup menarik, Google Maps membeberkan data bahwa jalan kaki dari Jakarta Selatan ke Puncak Bogor 'hanya' membutuhkan waktu 16 hingga 18 jam. Itu tak berbeda jauh dibanding macet horor yang berlangsung belasan jam.

Sebagai informasi, kemacetan horor di Jalur Puncak yang berlangsung dari Minggu (17/09/2024) sore hingga Senin pagi (16/09/2024) menjadi perbincangan netizen.

Salah satu utas mengungkap bahwa kemacetan pada jalur menuju wisata pegunungan di wilayah antara Kabupaten Bogor dan Cianjur mencapai lebih dari 14 jam.

Pantauan melalui Trends24.in, 'Puncak' mulai menempati trending topik di X regional Indonesia pada Minggu (17/09/2024) malam. Topik tersebut bahkan masih trending pada dua hari terakhir.

Data Google Maps jalan kaki dari Jakarta ke Puncak Bogor. (X @rgoestama)
Data Google Maps jalan kaki dari Jakarta ke Puncak Bogor. (X @rgoestama)

'Puncak' trending usai dicuitkan lebih dari 35 ribu kali. Puluhan penampakan 'macet horor' di Jalur Puncak Bogor langsung viral di media sosial. Netizen dengan akun bernama @rgoestama membagikan layar tentang data Google Maps.

Akun @rgoestama mengaktifkan fitur pejalan kaki pada Google Maps untuk mencari tahu berapa lama waktu tempuh dari Jakarta ke Puncak Pass Bogor. Hasilnya, Google Maps membeberkan data bahwa pejalan kaki membutuhkan waktu 17 jam 50 menit.

"Dengan berjalan kaki, dari Jakarta hingga ke Puncak Pass hanya memerlukan waktu 18 jam saja (pulang pergi 36 jam). Jika long weekend selama 3 hari, maka kita masih punya 1 setengah hari (36 jam) untuk menikmati liburan di Puncak tanpa khawatir terjebak kemacetan kendaraan. Ini semua soal mind set," cuit @rgoestama.

Postingan tersebut viral setelah dibagikan ratusan kali dan memperoleh 2.500 tanda suka. Ternyata, data Google Maps tentang berjalan kaki yang 'hanya' butuh waktu 18 jam hampir sama dengan kemacetan horor di Jalur Puncak. Postingan data Google Maps tersebut mendapat beragam komentar dari netizen.

baca juga

"Malah efisien jalan kaki ternyata," kata @ma**as*ik.

"Mantap, menikmati liburan tapi kakinya copot," balas @de**de**nn.

"Bahaha, bener juga ya," cuit @f**ez*i.

"Kelas, mindset memang menuntun kita ke arah benar atau kesasar," komentar @af*n*i.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peringati Harhubnas, Heru Budi Ingatkan Kemacetan Jakarta Juga Tanggung Jawab Daerah Penyangga

Peringati Harhubnas, Heru Budi Ingatkan Kemacetan Jakarta Juga Tanggung Jawab Daerah Penyangga

News | Selasa, 17 September 2024 | 14:08 WIB

Jejak Kekesalan Ahok Pada Ridwan Kamil: Ngotot Dukung Pramono Anung

Jejak Kekesalan Ahok Pada Ridwan Kamil: Ngotot Dukung Pramono Anung

Lifestyle | Selasa, 17 September 2024 | 13:31 WIB

Senyum Misterius Gibran Saat Wawancara, Netizen Curiga Ada Kaitannya dengan Fufufafa?

Senyum Misterius Gibran Saat Wawancara, Netizen Curiga Ada Kaitannya dengan Fufufafa?

Tekno | Selasa, 17 September 2024 | 11:09 WIB

Terkini

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Dunia Kerja yang Semakin Keras Bukan Ancaman bagi Gen Z

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 23:07 WIB

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

PTUN Batalkan Penggolongan Tarif Air Kalibata City sebagai Rumah Susun Menengah

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

PDIP Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Perjuangan Bung Karno Lewat Soekarno Run 2026

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

4 Cara Mengecek E-Meterai Asli, Perhatikan Ciri-ciri yang Palsu!

4 Cara Mengecek E-Meterai Asli, Perhatikan Ciri-ciri yang Palsu!

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 22:50 WIB

Menko Airlangga Klaim Kasus Sadap Presiden Bisa Berdampak ke Ekonomi Negara

Menko Airlangga Klaim Kasus Sadap Presiden Bisa Berdampak ke Ekonomi Negara

Video | Sabtu, 07 November 2026 | 22:45 WIB

Kebakaran di Hall Selatan Stasiun Gambir, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tak Terganggu

Kebakaran di Hall Selatan Stasiun Gambir, KAI Pastikan Perjalanan Kereta Tak Terganggu

News | Sabtu, 07 November 2026 | 22:41 WIB

Cara Membeli E-Meterai Online untuk Persiapan CPNS 2026, Jangan Sampai Kehabisan!

Cara Membeli E-Meterai Online untuk Persiapan CPNS 2026, Jangan Sampai Kehabisan!

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:30 WIB

Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM

Literasi Keuangan Sumbar Masih 76,6 Persen, Easycash Sasar Mahasiswa dan UMKM

Sumbar | Sabtu, 07 November 2026 | 22:15 WIB

DPP AMPI Tegaskan Soliditas, Tegak Lurus Dukung Kepemimpinan Bahlil Lahadalia di Partai Golkar

DPP AMPI Tegaskan Soliditas, Tegak Lurus Dukung Kepemimpinan Bahlil Lahadalia di Partai Golkar

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 22:07 WIB

PDCA dan Suggestion System, Dua Cara Mengajak Karyawan Aktif Berinovasi

PDCA dan Suggestion System, Dua Cara Mengajak Karyawan Aktif Berinovasi

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 22:06 WIB

×