10 Tahun Jokowi, Ekonomi Digital Melaju Pesat dan Diprediksi Makin Meningkat

Dythia Novianty

Selasa, 15 Oktober 2024 | 17:28 WIB
10 Tahun Jokowi, Ekonomi Digital Melaju Pesat dan Diprediksi Makin Meningkat
Presiden Jokowi. (Instagram/jokowi)

Suara.com - Kondisi ekonomi digital Indonesia salah satu pendongkrak dari perekonomian secara keseluruhan, terutama dalam 10 tahun pemerintahan Presiden Joko Widdo (Jokowi).

Transformasi digital menawarkan potensi besar, jika dari sisi bisnis, mampu mengubah perekonomian dengan kecepatan dan skala yang tinggi.

Transformasi digital berpotensi meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, mempersingkat birokrasi, korupsi, penghindaran pajak, dan memfasilitasi interaksi warga negara dengan pemerintah mereka.

Bagi masyarakat, transformasi digital menjanjikan peningkatan penyediaan layanan kesehatan dan pendidikan, memfasilitasi inklusi dan komunikasi sosial, serta meningkatkan kesejahteraan.

Terakhir, transformasi digital dapat berdampak positif pada keberlanjutan lingkungan melalui pengelolaan dan penanganan limbah yang lebih cerdas, pencegahan dan pengendalian polusi, serta pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan.

Dari dampak positif ini semua, digitalisasi bukan sekedar pilihan atau kemewahan tapi sebuah keharusan untuk tetap relevan dan kompetitif di era yang serba cepat.

Ilustrasi NFC. [Envato]
Ilustrasi NFC. [Envato]

"Pandemi Covd19 memberikan momentum perubahan pola pikir masyarakat untuk melakukan konversi digital di setiap lini kehidupan," tulis Kominfo.

Bukan hanya memaksa proses belajarmengajar secara online, tapi juga mendorong pelaku usaha kecil berjualan via dunia maya.

Berdasarkan data dari Bank Indonesia, jumlah transaksi digital selama PSBB bulan April 2020 mencapai 64,48 persen, dan volume transaksi digital juga tumbuh sebesar 37,35 persen secara years on years (YoY).

baca juga

Masyarakat telah beralih ke platform digital yang memungkinkan mereka untuk tetap dapat beraktivitas dan bersosialisasi di tengah pandemi.

Dengan meletakkan fondasi transformasi digital, kualitas layanan publik meningkat pesat serta menghasilkan keandalan baru di tiap wilayah.

Pembangunan infrastruktur digital menjadi modal awal untuk memberikan akses internet kepada semua orang sehingga tidak ada lagi blank spot terutama di daerah tertinggal, terdepan dan terluar.

Potensi peningkatan ekonomi digital pun diprediksi semakin tinggi oleh Presiden Jokowi.

"Ekonomi digital akan tumbuh empat kali lipat di tahun 2030, mencapai 210-360 billion Dolar AS atau kalau dirupiahkan bisa di angka Rp5.800 triliun,” kata Presiden Jokowi dalam situs Setkab.

Presiden juga mengatakan bahwa pembayaran digital akan tumbuh 2,5 kali lipat di tahun 2030 mencapai 760 billion dolar AS atau setara Rp12.300 triliun.

Menurutnya, pertumbuhan tersebut bisa dicapai karena Indonesia didukung oleh puncak bonus demografi di tahun 2030, yaitu 68 persen berusia produktif, termasuk di dalamnya Gen Y, Gen Z, Gen A.

Presiden Joko Widodo atau Jokowi (Instagram/jokowi)
Presiden Joko Widodo atau Jokowi (Instagram/jokowi)

Selain itu, sambungnya, saat ini jumlah ponsel aktif di Indonesia mencapai 354 juta ponsel, yang melebihi jumlah penduduk saat ini yang mencapai 280 juta.

“Artinya, satu orang bisa memiliki ponsel lebih dari satu. Dengan jumlah pengguna internet yang sudah mencapai 185 juta, juga jumlah yang sangat besar sekali. Potensinya besar sekali,” ujarnya.

Oleh karena itu, Kepala negara menekankan bahwa transformasi digital khususnya di bidang ekonomi dan bidang keuangan menjadi sangat penting.

Potensi besar ini semakin didorong dengan pesatnya perkembangan teknologi, termasuk penerapan Artificial Intelligence (AI) dalam berbagai sektor, mulai dari administrasi, jasa, hingga hiburan/entertainment.

Lebih lanjut, dengan jumlah UMKM sebanyak 64 juta, Presiden Jokowi menyoroti peluang besar bagi UMKM Indonesia untuk beradaptasi dengan transformasi digital ini.

“Digitalisasi UMKM ini akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi digital dan pembayaran digital kita,” ungkap Presiden.

Presiden menegaskan jika transformasi digital pada UMKM harus inklusif dan berkeadilan, sehingga masyarakat di pinggiran, masyarakat ekonomi lapisan bawah, ekonomi mikro, hingga UMKM bisa mendapatkan akses, kesempatan, dan perlindungan yang sama.

Presiden pun menginstruksikan OJK dan BI untuk meningkatkan perlindungan masyarakat di sektor ekonomi digital.

Menurutnya, literasi keuangan kita masih rendah, seingat saya kurang lebih 50 persen masyarakat masih rentan mengalami risiko penipuan dan kejahatan digital. Oleh sebab itu, siapkan sistem perlindungan konsumen.

"Pastikan keamanan data konsumen. Jangan sampai rakyat kecil malah menjadi pihak yang dirugikan,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AsiaCX Indonesia 2024: Mendorong Inovasi dan Transformasi Digital dalam Customer Experience

AsiaCX Indonesia 2024: Mendorong Inovasi dan Transformasi Digital dalam Customer Experience

Bisnis | Kamis, 10 Oktober 2024 | 20:37 WIB

bank bjb Transformasi Digital, Permudah Transaksi Nasabah

bank bjb Transformasi Digital, Permudah Transaksi Nasabah

Bisnis | Kamis, 10 Oktober 2024 | 07:20 WIB

57% Orang RI Pilih Paylater, Kredivo Perluas Jaringan ke Grup Djarum

57% Orang RI Pilih Paylater, Kredivo Perluas Jaringan ke Grup Djarum

Bisnis | Senin, 07 Oktober 2024 | 14:55 WIB

Rayakan Ultah ke-15, DomaiNesia Adakan Seminar Digital Marketing Strategy

Rayakan Ultah ke-15, DomaiNesia Adakan Seminar Digital Marketing Strategy

Tekno | Sabtu, 05 Oktober 2024 | 09:10 WIB

Circles Gandeng Telkomsel, Hadirkan Platform Software SaaS untuk Tingkatkan Pengalaman Digital Pelanggan

Circles Gandeng Telkomsel, Hadirkan Platform Software SaaS untuk Tingkatkan Pengalaman Digital Pelanggan

Bisnis | Jum'at, 04 Oktober 2024 | 19:24 WIB

Pembuat Konten Terkait Kepentingan Publik Lebih Rentan Terkena Serangan Siber

Pembuat Konten Terkait Kepentingan Publik Lebih Rentan Terkena Serangan Siber

Tekno | Rabu, 02 Oktober 2024 | 17:45 WIB

Terkini

7 Cara Memilih Kompor Portable untuk Camping dan Traveling yang Aman Sekaligus Praktis

7 Cara Memilih Kompor Portable untuk Camping dan Traveling yang Aman Sekaligus Praktis

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 08:25 WIB

Dihadiri Wali Kota dan Plt Gubernur Riau, PSPS Pekanbaru Malah Kalah di Semarang

Dihadiri Wali Kota dan Plt Gubernur Riau, PSPS Pekanbaru Malah Kalah di Semarang

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 08:15 WIB

Apakah Puff Cushion yang Lembap Bisa Memicu Timbulnya Jerawat Baru?

Apakah Puff Cushion yang Lembap Bisa Memicu Timbulnya Jerawat Baru?

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 08:13 WIB

Iran Berjuang Menjadi Anggota NDB BRICS Demi Lepas dari Sanksi Amerika Serikat

Iran Berjuang Menjadi Anggota NDB BRICS Demi Lepas dari Sanksi Amerika Serikat

News | Minggu, 13 September 2026 | 08:05 WIB

Harga HP Tecno RAM 8 GB Terbaru, Mulai Rp1 Jutaan Spek Menawan

Harga HP Tecno RAM 8 GB Terbaru, Mulai Rp1 Jutaan Spek Menawan

Tekno | Minggu, 13 September 2026 | 08:05 WIB

Ponsel Lipat Harga Mulai Rp30 Juta! Apa Saja Kehebatan iPhone Duo?

Ponsel Lipat Harga Mulai Rp30 Juta! Apa Saja Kehebatan iPhone Duo?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 08:00 WIB

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palangka Raya

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palangka Raya

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 08:00 WIB

Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur

Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur

Bali | Minggu, 13 September 2026 | 07:58 WIB

Arab Saudi Tutup Pipa Minyak Utama, Pasokan Anjlok ke Level Terendah dalam 3 Dekade

Arab Saudi Tutup Pipa Minyak Utama, Pasokan Anjlok ke Level Terendah dalam 3 Dekade

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 07:53 WIB

Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Menurut Weton dan Primbon Jawa

Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Menurut Weton dan Primbon Jawa

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 07:45 WIB

×