Dari Sabang Sampai Merauke, SATRIA-1 Hubungkan Indonesia

Muhammad Yunus

Kamis, 31 Oktober 2024 | 15:47 WIB
Dari Sabang Sampai Merauke, SATRIA-1 Hubungkan Indonesia
Fasilitas Gateway penerima sinyal (beam) dari SATRIA-1 yang berada di Stasiun Bumi SATRIA-1 di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Rabu (30/10/2024) [Suara.com/ANTARA]

Suara.com - Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menilai Satelit Republik Indonesia-1 (SATRIA-1) bisa memenuhi target melayani 20.000 titik akses internet pada akhir tahun ini.

Berdasarkan data terkini, SATRIA-1, yang beroperasi pada awal tahun ini, sudah melayani 18.501 titik. Menanggapi target 20.000 titik sampai akhir 2024, Menkomdigi Meutya merasa target tersebut dapat diraih mengingat total dari target tersebut hampir tergenapi dan sisanya yang perlu dikerjakan kurang dari 10 persen.

"Tinggal 1.500 sisanya, bisalah selesai dalam dua bulan," kata Menkomdigi Meutya.

SATRIA-1 diluncurkan ke luar angkasa pada pertengahan 2023 menuju orbitnya di 146 derajat Bujur Timur (BT). Setelah tiba diorbit, satelit itu menjalani serangkaian pengetesan fungsi hingga akhir tahun.

Sembari proses pengetesan itu berjalan, Pemerintah dan PT Satelit Nusantara Tiga, perusahaan yang dipercaya pemerintah sebagai perusahaan yang mengelola proyek SATRIA-1 dari awal pembuatan hingga saat ini beroperasi.

Melakukan pemasangan terminal-terminal receiver (penerima sinyal) di titik-titik fasilitas publik yang telah ditentukan. Satelit itu sudah beroperasi dan bekerja memberikan layanan internet kepada masyarakat Indonesia mulai awal 2024.

Hingga 29 Oktober 2024 sudah ada 18.501 titik yang dipasangi terminal receiver dari SATRIA-1. Dilihat dari wilayah pemasangan terminal, Sumatera menjadi pulau paling banyak menerima terminal receiver SATRIA-1 di 5.515 titik, disusul Jawa dengan 4.152 titik, lalu ada Sulawesi dengan 2.814 titik.

Selanjutnya ada Kalimantan dengan 2.267 titik, Bali dan Nusa Tenggara dengan 2.204 titik, Papua dengan 689 titik, Maluku Utara 359 titik, dan yang terakhir Maluku dengan 276 titik.

Sekolah menengah pertama dan sekolah dasar (SD dan SMP) menjadi fasilitas publik yang paling banyak menerima layanan internet SATRIA-1, jumlahnya mencapai 12.635 titik. Setelah SD dan SMP, kantor pemerintahan dan layanan kesehatan juga menerima layanan SATRIA-1, masing-masing berjumlah 374 dan 923 titik.

baca juga

Sisa pemasangan terminal receiver SATRIA-1 lainnya tersebar di 411 titik fasilitas pertahanan dan keamanan, 318 titik pusat kegiatan masyarakat, 254 titik di tempat ibadah, 105 titik di lokasi wisata, 96 titik di lokasi pelayanan usaha, dan 15 titik di layanan transportasi publik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meutya Hafid Sebut 19 Perusahaan Australia Mau Investasi Teknologi di Indonesia

Meutya Hafid Sebut 19 Perusahaan Australia Mau Investasi Teknologi di Indonesia

Tekno | Rabu, 30 Oktober 2024 | 16:15 WIB

Tekan Harga, Samsung Galaxy S25 Diprediksi Hadirkan Teknologi Layar Lawas

Tekan Harga, Samsung Galaxy S25 Diprediksi Hadirkan Teknologi Layar Lawas

Tekno | Senin, 28 Oktober 2024 | 14:45 WIB

Meninggal pada 1994, Kurt Cobain Disayangkan Tak Sempat Menikmati Teknologi GPS

Meninggal pada 1994, Kurt Cobain Disayangkan Tak Sempat Menikmati Teknologi GPS

Entertainment | Minggu, 27 Oktober 2024 | 22:00 WIB

Terkini

Suho EXO dan Park Hee Soon Jadi Ayah-Anak di Film Aksi A Father's Secret

Suho EXO dan Park Hee Soon Jadi Ayah-Anak di Film Aksi A Father's Secret

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 15:30 WIB

Viva Whitening Cream Bisa untuk Usia 40 Tahun ke Atas? Intip Manfaat dan Cara Pakainya

Viva Whitening Cream Bisa untuk Usia 40 Tahun ke Atas? Intip Manfaat dan Cara Pakainya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 15:29 WIB

BPBD Sebut Karhutla Kaltim Tembus 10 Ribu Hektare, Paser Catat Kasus Terbanyak

BPBD Sebut Karhutla Kaltim Tembus 10 Ribu Hektare, Paser Catat Kasus Terbanyak

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:26 WIB

Penuhi Panggilan KPK, Jaro Ade Diperiksa soal Kasus Upah Pungut di Bogor

Penuhi Panggilan KPK, Jaro Ade Diperiksa soal Kasus Upah Pungut di Bogor

Bogor | Minggu, 01 November 2026 | 15:16 WIB

Jadi Korban Teman Sendiri, 2 Warga Pekanbaru Diteror Tagihan Pinjol Puluhan Juta

Jadi Korban Teman Sendiri, 2 Warga Pekanbaru Diteror Tagihan Pinjol Puluhan Juta

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 15:16 WIB

PDB Per Kapita Vietnam Diproyeksi Salip Indonesia, Bukti Ekonomi RI Tertinggal?

PDB Per Kapita Vietnam Diproyeksi Salip Indonesia, Bukti Ekonomi RI Tertinggal?

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 15:15 WIB

Prediksi Liverpool vs Arsenal: The Gunners Dibayangi Rekor Buruk di Anfield

Prediksi Liverpool vs Arsenal: The Gunners Dibayangi Rekor Buruk di Anfield

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 15:15 WIB

Menuju Indonesia Emas 2045, SDI Soroti Korupsi dan Kesenjangan Kesejahteraan

Menuju Indonesia Emas 2045, SDI Soroti Korupsi dan Kesenjangan Kesejahteraan

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:14 WIB

Frans Magnis-Suseno: Indonesia Emas 2045 Tak Akan Terwujud Jika Korupsi Tak Diatasi

Frans Magnis-Suseno: Indonesia Emas 2045 Tak Akan Terwujud Jika Korupsi Tak Diatasi

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:14 WIB

Viral Kapolres Kapuas Hulu Pukul Warga, Tetap Diperiksa Propam Meski Damai Secara Adat

Viral Kapolres Kapuas Hulu Pukul Warga, Tetap Diperiksa Propam Meski Damai Secara Adat

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:13 WIB

×