Indonesia Ternyata Bisa Cuan Besar dari Teknologi AI, Kata Bos Nvidia

Dicky Prastya

Kamis, 28 November 2024 | 19:18 WIB
Indonesia Ternyata Bisa Cuan Besar dari Teknologi AI, Kata Bos Nvidia
Founder and CEO Nvidia, Jensen Huang di Indonesia AI Day, Kamis (14/11/2024). [Suara.com/Dythia]

Suara.com - CEO Nvidia, Jensen Huang, ternyata optimistis kalau Indonesia bisa mendapatkan keuntungan besar dari teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Hal ini diceritakan oleh Ajar Edi selaku Ketua Kagama AI yang juga Senior Vice President Government Affairs PT Indosat Tbk. Diketahui Jensen Huang memang datang ke Indonesia lewat acara Sahabat AI yang digelar Indosat pada 14 November 2024 kemarin.

"Pak Jensen Huang mengatakan, dia mengingatkan pentingnya kedaulatan data dunia, karena dia menitip bagaimana Indonesia harus mengembangkan AI, kemampuannya dia, daripada mengalihkan (AI) ke negara lain," kenang Ajar Edi saat konferensi pers peluncuran buku Memahami AI:  Sebuah Panduan Etik yang digelar di Jakarta, Kamis (28/11/2024).

Ia menjelaskan kalau teknologi AI dibangun berkat beragam data yang dipakai pengguna. Nah AI juga bisa memiliki ciri khas sesuai negara tersebut karena data mereka dikumpulkan dari orang lokal.

Edi menjelaskan kalau AI bisa dibuat sesuai dengan ciri khas Indonesia apabila dikembangkan dengan data berisi ribuan budaya hingga bahasa lokal, yang mana para developer lokal dinilainya lebih paham ketimbang pengembang asing.

"Sehingga algoritma yang dibangun akan membuat algoritma yang tanpa bias ke-Indonesia-an," ujarnya.

Peluncuran buku “Memahami AI: Sebuah Panduan Etik” yang ditulis oleh Agus Sudibyo dalam konferensi pers yang diselenggarakan Kagama di Jakarta, Kamis (28/11/2024). [Suara.com/Dicky Prastya]
Peluncuran buku “Memahami AI: Sebuah Panduan Etik” yang ditulis oleh Agus Sudibyo dalam konferensi pers yang diselenggarakan Kagama di Jakarta, Kamis (28/11/2024). [Suara.com/Dicky Prastya]

Saran kedua dari Jensen, lanjut Edi, adalah Indonesia harus memiliki kedaulatan data yang kuat soal AI. Dengan demikian Pemerintah RI bisa memaksimalkan potensi benefit yang besar, yakni ekosistem.

"Potensi benefitnya apa sih? Ekosistem. Ekosistem turunan dari AI akan luar biasa, developernya akan membangun banyak beragam aplikasi, baik itu ke bagian sektor pemerintahan, entah itu di hal kesehatan, pendidikan, dan beragam hal," papar Edi.

Lebih lanjut dia mengatakan kalau teknologi AI berpotensi untuk membuat ekonomi Indonesia tembus 336 miliar Dolar AS atau sekitar Rp 5.809 triliun di tahun 2030. Maka dari itu, Indonesia bisa memanfaatkan teknologi ini sesuai dengan visi Pemerintah Prabowo-Gibran.

baca juga

"AI ini bisa jadi potensi untuk mengungkit ekonomi growth dari Indonesia yang sekarang. Pemerintahnya Pak Prabowo sama Mas Gibran ingin 8 persen ekonomi growth dan create job opportunity baru," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kagama Rilis Buku Panduan AI, Wanti-wanti Bahaya Teknologi Kecerdasan Buatan

Kagama Rilis Buku Panduan AI, Wanti-wanti Bahaya Teknologi Kecerdasan Buatan

Tekno | Kamis, 28 November 2024 | 18:54 WIB

Momen Mencekam: Robot-robot "Mogok Kerja" Massal, Akankah Terminator Jadi Kenyataan?

Momen Mencekam: Robot-robot "Mogok Kerja" Massal, Akankah Terminator Jadi Kenyataan?

Tekno | Kamis, 28 November 2024 | 15:27 WIB

Dari Asisten Virtual hingga Anti-Fraud, BRI Tingkatkan Inovasi Perbankan dengan Pengembangan AI

Dari Asisten Virtual hingga Anti-Fraud, BRI Tingkatkan Inovasi Perbankan dengan Pengembangan AI

Bri | Kamis, 28 November 2024 | 13:53 WIB

Viral PSSI Bikin Poster Pakai AI, Ernest Prakasa Kritik Menohok Erick Thohir

Viral PSSI Bikin Poster Pakai AI, Ernest Prakasa Kritik Menohok Erick Thohir

Lifestyle | Selasa, 26 November 2024 | 15:57 WIB

NVIDIA Diprediksi Siap Rilis GeForce RTX 5090D, Hadir Sebentar Lagi

NVIDIA Diprediksi Siap Rilis GeForce RTX 5090D, Hadir Sebentar Lagi

Tekno | Selasa, 26 November 2024 | 15:01 WIB

Wamen Stella Christie Tak Masalah Mahasiswa-Dosen Pakai AI, Asalkan Tetap Kritis

Wamen Stella Christie Tak Masalah Mahasiswa-Dosen Pakai AI, Asalkan Tetap Kritis

News | Selasa, 26 November 2024 | 14:17 WIB

Terkini

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Lampung | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:55 WIB

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Sport | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:05 WIB

×