Berbeda dari Pernyataan Pengacara Lady Aurellia, Publik Geram Lihat Video CCTV Penganiayaan Dokter Koas: Brutal Gila!

Agung Pratnyawan, Amelia Prisilia

Sabtu, 14 Desember 2024 | 18:49 WIB
Berbeda dari Pernyataan Pengacara Lady Aurellia, Publik Geram Lihat Video CCTV Penganiayaan Dokter Koas: Brutal Gila!
Video CCTV penganiayaan dokter koas di Palembang. (x/dhemit_is_back)

Suara.com - Nama Lady Aurellia Pramesti menjadi sorotan usai dirinya terseret dalam kasus penganiayaan dokter koas di Palembang beberapa waktu yang lalu. Terbaru, video CCTV yang beredar di media sosial ungkap aksi penganiayaan brutal yang dilakukan.

Rekaman video CCTV penganiayaan dokter koas di Palembang ini diunggah oleh akun @dhemit_is_back dan menjadi viral di X dalam waktu singkat. Video ini mengungkap fakta berbeda dari yang diungkap pengacara Lady Aurellia Pramesti.

"Ini yang dibilang salah paham dan tidak sopan ya?" tulis akun tersebut.

Dalam video tersebut, dua dokter koas duduk di depan ibu Lady Aurellia Pramesti. Dokter koas pria dalam video ini kemudian ditarik oleh diduga supir keluarga tersebut.

Usai ditarik paksa dari tempat duduknya, dokter koas ini kemudian menerima pukulan bertubi-tubi di wajahnya hingga jatuh tersungkur. Momen penganiayaan ini baru berakhir usai dipisahkan oleh ibu Lady Aurellia Pramesti, Sri Meilina.

Menurut pengakuan pengacara Lady Aurellia Pramesti, aksi penganiayaan yang dilakukan oleh supir yang masih keluarga dekatnya ini dilakukan karena kesalahpahaman yang terjadi terkait jadwal jaga dokter.

Dirasa mengganjal usai viral di media sosial, banyak publik yang kemudian geram melihat video CCTV penganiayaan dokter koas di Palembang tersebut. Berbagai komentar di tinggalkan di kolom balasan unggahan tersebut.

"Supirnya berani banget ikut campur" balas netizen.

"Supirnya berharap naik gaji apa gimana, berani amat ikut campur urusan bos sama anak bos. Padahal posisi bosnya tidak terancam" komentar akun lainnya.

baca juga

"Brutal gila" ungkap netizen.

"Rafael Alun part 2 yuk" tulis akun lainnya membalas.

Menjadi viral di X, cuitan mengenai video CCTV penganiayaan dokter koas ini lalu telah mendapat ribuan retweets dan ratusan balasan dari netizen usai diunggah oleh akun @dhemit_is_back.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Segini Ancaman Pidana dan Denda Pelaku Penganiayaan Dokter Koas di Palembang

Segini Ancaman Pidana dan Denda Pelaku Penganiayaan Dokter Koas di Palembang

Lifestyle | Sabtu, 14 Desember 2024 | 18:06 WIB

Prabowo Minta Menteri Berhemat, Kunjungan Kerja Andi Amran Sulaiman Pakai Jet Pribadi Tuai Sorotan: Nebeng Dia...

Prabowo Minta Menteri Berhemat, Kunjungan Kerja Andi Amran Sulaiman Pakai Jet Pribadi Tuai Sorotan: Nebeng Dia...

Tekno | Sabtu, 14 Desember 2024 | 18:12 WIB

5 Fakta Kondisi Lady Aurellia yang Alami Stres: Berujung Penganiayaan Dokter Koas

5 Fakta Kondisi Lady Aurellia yang Alami Stres: Berujung Penganiayaan Dokter Koas

Lifestyle | Sabtu, 14 Desember 2024 | 16:25 WIB

Diduga Tak Sesuai LHKPN, Publik Telusuri Rumah Mewah Dedy Mandarsyah Pakai Google Maps: Nah Kan...

Diduga Tak Sesuai LHKPN, Publik Telusuri Rumah Mewah Dedy Mandarsyah Pakai Google Maps: Nah Kan...

Tekno | Sabtu, 14 Desember 2024 | 16:42 WIB

Gara-gara Rp25 Ribu: Pengemudi Avanza Brutal, Petugas SPBU Jadi Korban

Gara-gara Rp25 Ribu: Pengemudi Avanza Brutal, Petugas SPBU Jadi Korban

Otomotif | Sabtu, 14 Desember 2024 | 16:45 WIB

Terkini

Mau Mutasi Kendaraan Luar Banten? Ada Diskon Pajak Hingga 40 Persen Mulai 18 Agustus

Mau Mutasi Kendaraan Luar Banten? Ada Diskon Pajak Hingga 40 Persen Mulai 18 Agustus

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Jakarta Beat Society 2026 Siap Guncang M Bloc Akhir Pekan Ini

Jakarta Beat Society 2026 Siap Guncang M Bloc Akhir Pekan Ini

Entertainment | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Respons Sorotan Netizen, Istana Ungkap Makna Gambar Prabowo di Atraksi Terjun Payung HUT RI ke-81

Respons Sorotan Netizen, Istana Ungkap Makna Gambar Prabowo di Atraksi Terjun Payung HUT RI ke-81

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:51 WIB

Akses Pulau Palue Lumpuh Akibat Gempa, PDIP Desak Pemerintah Kirim Bantuan Lewat Udara dan Laut

Akses Pulau Palue Lumpuh Akibat Gempa, PDIP Desak Pemerintah Kirim Bantuan Lewat Udara dan Laut

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:45 WIB

Keputusan Menag Dipersoalkan KPK, Pengacara Yaqut Sebut Kasus Haji Harusnya Ditangani PTUN

Keputusan Menag Dipersoalkan KPK, Pengacara Yaqut Sebut Kasus Haji Harusnya Ditangani PTUN

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:43 WIB

Kapan Presiden Prabowo ke NTT Pascagempa? Mensesneg: Sedang Direncanakan

Kapan Presiden Prabowo ke NTT Pascagempa? Mensesneg: Sedang Direncanakan

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:37 WIB

DPR-Pemerintah Sepakati Nasib Guru PPPK, Peluang PNS dan Status Full Time Terbuka 2027

DPR-Pemerintah Sepakati Nasib Guru PPPK, Peluang PNS dan Status Full Time Terbuka 2027

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:32 WIB

Nekat Kabur Ketika Hendak Dibawa ke Rutan, Begini Nasib Tahanan Pencurian di PN Serang

Nekat Kabur Ketika Hendak Dibawa ke Rutan, Begini Nasib Tahanan Pencurian di PN Serang

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:31 WIB

Jamuan Rakyat Hilangkan Sekat Pemerintah dan Masyarakat

Jamuan Rakyat Hilangkan Sekat Pemerintah dan Masyarakat

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:31 WIB

Hierarki dalam Selera Buku: Mengapa Bacaan Ringan Kerap Dipandang Rendah?

Hierarki dalam Selera Buku: Mengapa Bacaan Ringan Kerap Dipandang Rendah?

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:30 WIB

×