Pakar Politik Ungkap Beda "Gebrakan" Jokowi Saat Lengser dengan Jimmy Carter dan Soeharto

Denada S Putri | Suara.com

Selasa, 07 Januari 2025 | 12:15 WIB
Pakar Politik Ungkap Beda "Gebrakan" Jokowi Saat Lengser dengan Jimmy Carter dan Soeharto
Kolase foto Jokowi, Jimmy Carter dan Soeharto. [Ist]

Suara.com - Pakar politik yang juga CEO Political Marketing Consulting (PolMark) Indonesia, Eep Saefulloh Fatah membandingkan gebrakan pemberitaan yang muncul dari beberapa pemimpin setelah lengser.

Pembahasan ini muncul setelah terungkap adanya perbedaan "pemberitaan" dari sosok pemimpin yang telah lengser dari jabatannya.

Contohnya gebrakan kurang sedap justru datang dari Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) yang dinominasikan menjadi pemimpin terkorup dunia versi OCCRP dalam hitungan bulan sejak dirinya lengser.

Menurut pria yang akrab disapa Kang Eep ini, pemberitaan kurang sedap itu sangat berbeda dengan gebrakan Presiden Amerika Serikat ke-39, Jimmy Carter setelah lengser dari jabatannya.

Jimmy Carter yang baru meninggal dunia pada Minggu (29/12/2024) di usia 100 tahun itu melakukan banyak misi perdamaian di beberapa negara dan mendirikan Carter Institute.

Jimmy Carter bahkan membantu membangun, merenovasi, atau memperbaiki 4.390 rumah di 14 negara untuk Habitat for Humanity setelah dirinya lengser.

Hal ini berbeda pula dengan apa yang dilakukan Presiden ke-2 RI, Soeharto saat lengser. Kala itu, Soeharto lengser setelah 32 tahun menjabat dengan istilah "lengser keprabon, madeg pandito".

"Kalau konsepnya Pak Harto dulu kan ada istilah madeg pandito ratu, jadi seseorang yang sudah berkuasa selayaknya menjadi jati dirinya yang paling asli lalu kemudian membaktikan dirinya untuk kemanusiaan mendekatkan diri pada Tuhan dan melakukan kebajikan dan kebaikan menjadi pandito kebajikan," ujar Kang Eep, dikutip dari Youtube Rhenald Kasali, Selasa (7/1/2025).

Ia menjelaskan, jika konsep tersebut diterapkan oleh Jokowi saat lengser, maka akan berdampak dahsyat.

Tidak seperti sosok Jokowi saat ini yang ia nilai masih "cawe-cawe" dalam pemerintahan Prabowo.

Jika semakin lama Jokowi masih "ikut campur", maka menurut Eep cepat atau lambat nama baiknya bisa semakin hilang.

"Kalau konsep seperti itu dipraktikkan oleh Presiden seperti Jokowi misalnya, (akan) luar biasa dahsyatnya.

Tetapi ketika dia kemudian masih bermain-main lumpur cawe-cawe dalam pengertian politik sehari-hari seperti yang sekarang kita lihat.

Saya khawatir kewibawaan nama baik yang orang selama ini masih ingat lambat laun itu akan makin tergerus dan orang akan mengingat yang buruk-buruknya saja," tutur Eep.

Kontributor : Maliana

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tahu Pengganti Shin Tae-yong, Jokowi: Nggak Sah Kalau Saya Bocorkan

Tahu Pengganti Shin Tae-yong, Jokowi: Nggak Sah Kalau Saya Bocorkan

Bola | Selasa, 07 Januari 2025 | 11:58 WIB

Pakar Politik Ungkap Cara Agar Pemerintah Prabowo "Terlindungi" dari Cawe-cawe Jokowi: Tak Perlu Merasa Utang Budi

Pakar Politik Ungkap Cara Agar Pemerintah Prabowo "Terlindungi" dari Cawe-cawe Jokowi: Tak Perlu Merasa Utang Budi

Tekno | Selasa, 07 Januari 2025 | 11:18 WIB

Kill The Messenger, Bivitri Bongkar Serangan Balik Buzzer ke OCCRP usai Jokowi jadi Tokoh Terkorup Dunia

Kill The Messenger, Bivitri Bongkar Serangan Balik Buzzer ke OCCRP usai Jokowi jadi Tokoh Terkorup Dunia

News | Selasa, 07 Januari 2025 | 11:12 WIB

Terkini

Salah Satu Tablet Terkencang di Dunia, Lenovo Legion Tab Gen 5 Mulai Dipasarkan

Salah Satu Tablet Terkencang di Dunia, Lenovo Legion Tab Gen 5 Mulai Dipasarkan

Tekno | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:09 WIB

Sukses Usai Debut, Capcom Siap Kembangkan IP Pragmata Lebih Lanjut

Sukses Usai Debut, Capcom Siap Kembangkan IP Pragmata Lebih Lanjut

Tekno | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:05 WIB

5 Aplikasi Tanda Tangan Digital 2026: Privy, DocuSign hingga Adobe Sign, Mana Legal di Indonesia?

5 Aplikasi Tanda Tangan Digital 2026: Privy, DocuSign hingga Adobe Sign, Mana Legal di Indonesia?

Tekno | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:38 WIB

5 HP RAM 12 GB Paling Murah, Performa Top untuk Pemakaian Lama

5 HP RAM 12 GB Paling Murah, Performa Top untuk Pemakaian Lama

Tekno | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:50 WIB

5 Tablet Stylus Pen Rp2 Jutaan, RAM Lega Cocok untuk Produktivitas

5 Tablet Stylus Pen Rp2 Jutaan, RAM Lega Cocok untuk Produktivitas

Tekno | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:59 WIB

Luncurkan Fitur dengan Verifikasi Usia Lebih Ketat, Saham Roblox Langsung Anjlok

Luncurkan Fitur dengan Verifikasi Usia Lebih Ketat, Saham Roblox Langsung Anjlok

Tekno | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:54 WIB

Pesaing Honor, HP Baru Redmi Bawa Layar 7 Inci dan Baterai 10.000 mAh

Pesaing Honor, HP Baru Redmi Bawa Layar 7 Inci dan Baterai 10.000 mAh

Tekno | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:40 WIB

Era AI Bawa Tantangan Baru, Banyak Perusahaan Tinggalkan Sistem Keamanan Terfragmentasi

Era AI Bawa Tantangan Baru, Banyak Perusahaan Tinggalkan Sistem Keamanan Terfragmentasi

Tekno | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:23 WIB

3 HP POCO Rp1 Jutaan Paling Worth It di 2026, Terbaru Ada C81 Pro dengan Baterai Jumbo

3 HP POCO Rp1 Jutaan Paling Worth It di 2026, Terbaru Ada C81 Pro dengan Baterai Jumbo

Tekno | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:38 WIB

Telkomsel Digiland Run 2026 Sold Out, 12.500 Peserta Nikmati Lari Berbasis 5G dan AI

Telkomsel Digiland Run 2026 Sold Out, 12.500 Peserta Nikmati Lari Berbasis 5G dan AI

Tekno | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:05 WIB