Sama-sama Rp10 Ribu, Program Makan Bergizi Gratis Dibandingkan dengan PMTAS Zaman Anies

Budi Arista Romadhoni, Lintang Siltya Utami

Kamis, 09 Januari 2025 | 10:24 WIB
Sama-sama Rp10 Ribu, Program Makan Bergizi Gratis Dibandingkan dengan PMTAS Zaman Anies
Kolase Anies Baswedan dan program makan gratis. [Suara.com]

Suara.com - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming rupanya menjadi perhatian warganet. Menu makanan senilai Rp 10.000 tersebut dinilai tidak layak dalam segi porsi dan penyajian oleh mayoritas pengguna media sosial.

Terbaru, program makan gratis tersebut dibandingkan dengan program Pemberian Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMTAS) yang pernah dilaksanakan ketika Anies Baswedan masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Kala itu, PMTAS menyasar sebagian anak SD, PAUD, dan SLB di sekitar 450 sekolah di Jakarta. Sayangnya, program tersebut sempat terhenti ketika pandemi Covid-19 meskipun Anies Baswedan berusaha untuk melanjutkannya lagi pada 2022. Walau begitu, kini program PMTAS telah berhenti.

Saat ditelusuri, pemberian makan gratis versi PMTAS dihargai sekitar Rp 10.890 per anak dan dikelola oleh Komite Sekolah. Manu makanan tersebut juga telah dipantau oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Menurut penuturan Indra Charismiadji, eks Jubir Timnas Amin, program PMTAS berbeda dengan MBG karena tidak memotong anggaran pendidikan. Hal ini dibeberkannya dalam sebuah cuplikan video yang dibagikan ulang oleh akun X @akuntwiter968.

"Ternyata program makan siang gratis itu justru melanjutkan programnya Anies Baswedan di DKI Jakarta, yang namanya PMTAS, Pemberian Makanan Tambahan untuk Anak Sekolah. Jadi kami sudah melakukan duluan dari tahun 2019. Bedanya adalah dalam pelaksanaan kami nggak perlu memotong anggaran pendidikan, kami nggak perlu memotong bansos, kami nggak perlu memotong anggaran kesehatan, jadi kami nggak perlu memotong tapi sudah berhasil," ucap Indra dalam video tersebut.

Program Makan Bergizi Gratis sendiri memotong hampir 10 persen dari total anggaran pendidikan nasional pada 2025 atau sekitar Rp 71 triliun.

"Ternyata program makan siang gratis itu pernah dilakukan Anies di tahun 2019 namanya PMTAS. Bedanya nggak perlu motong anggaran pendidikan, bansos, anggaran kesehatan. Idenya keren tanpa motong anggaran atau naikin pajak," cuit pemilik akun.

Unggahan yang disukai sebanyak lebih dari 4.700 kali oleh sesama pengguna X itu pun menuai beragam komentar. Walau dibandingkan dengan program makan gratis yang dilaksanakan Prabowo, program PMTAS zaman Anies Baswedan dinilai tetap memiliki pro dan kontra.

baca juga

"Adopsi program Pak Anies tapi prakteknya sunat anggaran di mana-mana dan hasil akhir yang nyampe ke anak didik nggak sesuai ekspektasi. Jauuh banget lihat hasilnya dengan saat di masa Pak Anies. Udah gitu nggak boleh ada kritik," ujar @wah**_********

"Emang revolusioner sih. Waktu ada PMTAS makanannya sangat bergizi tapi sayangnya nggak bertahan lama. Sama juga waktu ada Covid pertama dapat bantuan dari Pemprov DKI isi lengkap banget. Eh giliran diambil alih sama gerombolan Mulyono isinya ala kadarnya doang," komentar @wid********

"Sebelumnya ada makan sehat di era SBY kalau nggak salah ingat, soalnya gue masih jadi guru sukarela. Terus makannya berubah jadi kasih telor, nggak lama hilang. Ada lagi PMTAS di DKI dan era sekarang, btw semuanya bermasalah kok," tambah @elw***_******

"Memang. Makanannya disuplai UMKM sekitar, termasuk orang tua murid sendiri sehingga menjamin kualitas. Orang tua mana yang mau anaknya keracunan. Sayang beberapa waktu setelah ini ada Covid jadi program ini distop," sahut @nasi********

"Betul, PMTAS itu sinergi antara pemprov, sekolah, dan orang tua murid. Kebetulan adik saya pernah berpartisipasi, kemudian saat Pj Heru nggak tau lagi kelanjutannya, dan makanannya selain bergizi juga lezat," timpal @putr********

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apakah Menu Makan Bergizi Gratis Sudah Sesuai Prinsip Isi Piringku Kemenkes? Begini Kata IDI

Apakah Menu Makan Bergizi Gratis Sudah Sesuai Prinsip Isi Piringku Kemenkes? Begini Kata IDI

News | Kamis, 09 Januari 2025 | 09:49 WIB

Ini Lokasi Rumah Murah yang Akan Dibangun oleh Qatar

Ini Lokasi Rumah Murah yang Akan Dibangun oleh Qatar

Bisnis | Kamis, 09 Januari 2025 | 09:07 WIB

Duh! Penampakan Menu Makan Bergizi Gratis Hari ke-3 Makin Menyedihkan, Disebut Mirip Pakan Burung

Duh! Penampakan Menu Makan Bergizi Gratis Hari ke-3 Makin Menyedihkan, Disebut Mirip Pakan Burung

Tekno | Kamis, 09 Januari 2025 | 09:11 WIB

Terkini

Pesan Bos Freeport ke DSI: Jangan Perpanjang Birokrasi

Pesan Bos Freeport ke DSI: Jangan Perpanjang Birokrasi

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 19:24 WIB

Taj Yasin Siapkan Rorak untuk Pulihkan Ekologi Gunung Muria

Taj Yasin Siapkan Rorak untuk Pulihkan Ekologi Gunung Muria

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:23 WIB

Perkuat Operasional Global, Pertamina Akuisisi Hak Partisipasi Moeve di Cekungan Berkine Aljazair

Perkuat Operasional Global, Pertamina Akuisisi Hak Partisipasi Moeve di Cekungan Berkine Aljazair

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 19:22 WIB

Freeport Targetkan Tambang Grasberg Pulih 100 Persen pada 2028

Freeport Targetkan Tambang Grasberg Pulih 100 Persen pada 2028

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 19:19 WIB

Bukan Cuma Gaji, Mental Karyawan Jadi Penentu Produktivitas Kerja

Bukan Cuma Gaji, Mental Karyawan Jadi Penentu Produktivitas Kerja

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 19:10 WIB

Sadap Presiden Prabowo, Bisakah Listyo Dijerat Pasal Makar dan Dihukum Mati?

Sadap Presiden Prabowo, Bisakah Listyo Dijerat Pasal Makar dan Dihukum Mati?

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:07 WIB

Mensos Ungkap Lima Tenaga Pendidik Sekolah Rakyat Dipecat, Termasuk Kepala Sekolah

Mensos Ungkap Lima Tenaga Pendidik Sekolah Rakyat Dipecat, Termasuk Kepala Sekolah

Bogor | Rabu, 04 November 2026 | 19:03 WIB

Surplus Dagang RI Menyusut Jadi 3,36 Miliar Dolar AS, Ini Penyebabnya

Surplus Dagang RI Menyusut Jadi 3,36 Miliar Dolar AS, Ini Penyebabnya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 19:01 WIB

Tren Budaya Lokal di Tangan Gen Z: Benar Merawat Tradisi atau Cuma Konten?

Tren Budaya Lokal di Tangan Gen Z: Benar Merawat Tradisi atau Cuma Konten?

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 19:00 WIB

Politisi Gerindra Singgung Penyandang Dana Kasus Penyadapan Prabowo, Siapa Dia?

Politisi Gerindra Singgung Penyandang Dana Kasus Penyadapan Prabowo, Siapa Dia?

Jatim | Rabu, 04 November 2026 | 19:00 WIB

×