Apakah Menu Makan Bergizi Gratis Sudah Sesuai Prinsip Isi Piringku Kemenkes? Begini Kata IDI

Agung Sandy Lesmana, Lilis Varwati

Kamis, 09 Januari 2025 | 09:49 WIB
Apakah Menu Makan Bergizi Gratis Sudah Sesuai Prinsip Isi Piringku Kemenkes? Begini Kata IDI
Siswa SD Negeri Lengkong Wetan 1, Serpong, Kota Tangsel menyantap menu makan bergizi gratis. [Wivyh Hikmatullah]

Suara.com - Menu makanan bergizi gratis (MBG) jadi perbincangan seiring beredarnya berbagai foto dan video di media sosial sejak diluncurkan pertama kali pada Senin (6/1) kemarin. Setiap daerah nampak disajikan menu MBG berbeda-beda, terutama pada lauk protein, buah, serta susu. 

Jurnalis Suara.com mencoba meminta tanggapan dari ahli gizi mengenai komposisi menu disesuaikan dengan prinsip Isi Piringku dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Diketahui, bahwa Isi Piringku merupakan pedoman yang disusun oleh Kemenkes untuk mengampanyekan konsumsi makanan yang sesuai dengan pedoman gizi seimbang.

Saat konferensi pers Ikatan Dokter Indonesia (IDI) secara virtual, Ahli gizi masyarakat dokter Tan Shot Yet enggan berpendapat secara gamblang mengenai hal tersebut. Hanya saja dia meminta publik ikut memantau pelaksanaan MBG agar berkelanjutan dan tepat sasaran.

Ilustrasi Makan Bergizi Gratis. [Suara.com/Iqbal Assaputro]
Ilustrasi Makan Bergizi Gratis. [Suara.com/Iqbal Assaputro]

"Apakah sesuai atau tidak dengan Isi Piringku dari Kemenkes? Mari kita lihat bersama-sama. Itu gunanya kenapa kita punya kontrol sosial, bukan kritik ya," ujar dokter Tan secara virtual, Rabu (8/1/2025). 

Dia mengutip dari pernyataan juru bicara komunikasi Kepresidenan yang menyatakan adanya prinsip monitoring publik terhadap pelaksanaan MBG.

Monitoring tersebut bisa dilakukan terhadap pos-pos penyediaan makanan yang dibangun oleh pemerintah hingga vendor yang ditunjuk jadi penyedia makanan.

Ilustrasi Makan Bergizi Gratis. [Suara.com/Iqbal Assaputro]
Ilustrasi Makan Bergizi Gratis. [Suara.com/Iqbal Assaputro]

"Nah, tinggal sekarang bagaimana monitoring ini dijalankan dengan baik. Perjalanan masih panjang. Ini baru berjalan dua hari saja. Jadi, semoga insyaaAllah ini bisa berjalan seterusnya dan dengan perbaikan, bukan kemunduran," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua IDI dr. Adib Khumaidi juga berpendapat.

Menurutnya, kalau penentuan menu MBG terlihat menyesuaikan dengan karakteristik setiap daerah serta kebiasaan konsumsi masyarakatnya. Sehingga pemilihan menu makanan bergizi juga mengikuti kearifan lokal dari daerah setempat.  

"Artinya orang dengan karakteristik yang di Aceh dengan di Papua mungkin berbeda. Anak karakteristik di Kalimantan dengan di Sulawesi mungkin berbeda. Jadi ini yang juga harus dikedepankan. Sehingga potensi kearifan lokal tadi, daerah, harus benar-benar dilibatkan," ujar Adib.

Menurut Adib, program MBG tidak bisa hanya dilihat per menu lauk pauk yang disajikan. Seperti perbedaan adanya susu atau tidak. 

"Kita harus melihat dari aspek tentang kebutuhan gizian tadi dan kemudian bagaimana tetap kearifan lokal di dalam satu bentuk makanan yang diberikan. Sehingga itu benar-benar bisa buat sasaran dan termanfaatkan juga buat kelompok masyarakat yang akan diberikan makan bergizi gratis ini," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Barbar! Viral Pejabat di Halmahera Barat Membabi Buta Gebuki Warga Diduga Tak Sudi Kantor Didemo

Barbar! Viral Pejabat di Halmahera Barat Membabi Buta Gebuki Warga Diduga Tak Sudi Kantor Didemo

News | Kamis, 09 Januari 2025 | 09:01 WIB

Wacana ASN Pindah ke IKN Masih Gelap, Menpan RB: Mana Orang yang Mau Dipindahkan?

Wacana ASN Pindah ke IKN Masih Gelap, Menpan RB: Mana Orang yang Mau Dipindahkan?

News | Rabu, 08 Januari 2025 | 07:41 WIB

Usul Gandeng UMKM di Sekitar Sekolah, Legislator PDIP Kritik Menu Program MBG: Mestinya Sesuai Selera Anak

Usul Gandeng UMKM di Sekitar Sekolah, Legislator PDIP Kritik Menu Program MBG: Mestinya Sesuai Selera Anak

News | Selasa, 07 Januari 2025 | 15:30 WIB

Heboh Review Jujur Siswa SD Sebut Rasa Menu Ayam MBG Aneh, Netizen Sedih: Sabar ya Dek!

Heboh Review Jujur Siswa SD Sebut Rasa Menu Ayam MBG Aneh, Netizen Sedih: Sabar ya Dek!

News | Selasa, 07 Januari 2025 | 08:19 WIB

Terkini

'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung

'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 22:37 WIB

Aksi Koboi Kades: Panjat Pagar dan Todong Pistol ke Warga Bekasi, Kini Disidik Polisi

Aksi Koboi Kades: Panjat Pagar dan Todong Pistol ke Warga Bekasi, Kini Disidik Polisi

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 22:07 WIB

Menenun Harapan Perempuan Penenun di Timur Indonesia Bersama Giro Kartini

Menenun Harapan Perempuan Penenun di Timur Indonesia Bersama Giro Kartini

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 21:37 WIB

Khofifah Bangga Program ADEM Cetak Generasi Papua Berprestasi, 51 Murid Lolos PTN

Khofifah Bangga Program ADEM Cetak Generasi Papua Berprestasi, 51 Murid Lolos PTN

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 21:18 WIB

Lagi Ujian Diciduk Polisi! 2 Pelajar Palmerah Ditangkap usai Bacok Siswa SMK secara Acak

Lagi Ujian Diciduk Polisi! 2 Pelajar Palmerah Ditangkap usai Bacok Siswa SMK secara Acak

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 21:17 WIB

Satgas PRR Minta Optimalisasi TKD dan Hibah Antardaerah Tak Terhambat Birokrasi

Satgas PRR Minta Optimalisasi TKD dan Hibah Antardaerah Tak Terhambat Birokrasi

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 21:08 WIB

Buntut Kasus Hanania, Menteri Haji: Sekarang Semua Travel Wajib Akreditasi!

Buntut Kasus Hanania, Menteri Haji: Sekarang Semua Travel Wajib Akreditasi!

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 21:02 WIB

Minta Anggaran Rp3,9 T Cuma Dikasih Rp728 M, Pigai: Kami Berprestasi Tapi Tak Pernah Diapresiasi DPR

Minta Anggaran Rp3,9 T Cuma Dikasih Rp728 M, Pigai: Kami Berprestasi Tapi Tak Pernah Diapresiasi DPR

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:49 WIB

Polri Rekrut Disabilitas: Bukan Cuma Staf, Berpeluang Duduki Jabatan Struktural!

Polri Rekrut Disabilitas: Bukan Cuma Staf, Berpeluang Duduki Jabatan Struktural!

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:37 WIB

Kapolri Jamin Takkan Serobot Kursi ASN: Polisi Masuk Kementerian Hanya Jika Diminta!

Kapolri Jamin Takkan Serobot Kursi ASN: Polisi Masuk Kementerian Hanya Jika Diminta!

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:13 WIB