Imbas Ramai Pagar Laut: Kades Kohod Viral Diduga Punya Koleksi Mobil Mewah dan Dituding Dapat "Upeti"

Cesar Uji Tawakal, Rezza Dwi Rachmanta

Sabtu, 25 Januari 2025 | 19:21 WIB
Imbas Ramai Pagar Laut: Kades Kohod Viral Diduga Punya Koleksi Mobil Mewah dan Dituding Dapat "Upeti"
Ilustrasi Rubicon. (jeep-id.com)

Suara.com - Kepala Desa Kohod, Arsin menuai sorotan terkait keberadaan pagar laut misterius. Sebuah utas viral menuding bila Kades Kohod sering bergaya hedon dan mengoleksi mobil mewah.

Utas tersebut ditulis oleh akun @bung_madin. Sebagai informasi, pagar laut misterius sepanjang 30,16 kilometer di perairan Tangerang memancing perhatian banyak pihak.

Publik semakin kaget usai mengetahui bila terdapat Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) dan Sertifikat Hak Milik (SHM) pagar laut di kawasan pesisir pantai utara (pantura), Kabupaten Tangerang, Banten, khususnya di Desa Kohod, Kecamatan Pakuhaji.

Adanya SHGB dan SHM ditengarai cacat prosedur dan materil sehingga batal demi hukum. "Kades Kohod uang tiba-tiba jadi miliarder. Mobil & hajatan mewah tapi rakyat menderita. Ini semua bau-bau proyek Aguan. Kita bongkar biar jelas!" tulis @bung_madin.

Akun @bung_madin menuding bila Kades Kohod mempunyai sejumlah mobil mewah seperti Jeep Wrangler Rubicon, Mitsubishi Pajero, dan sedan Honda Civic. Sebagai referensi, harga Jeep Wrangler Rubicon sendiri mulai dari Rp 1,7 miliar. Kades Kohod disebut memiliki sedan serta SUV lain seharga ratusan juta rupiah.

Salah satu video viral memperlihatkan Desa Kohod yang menggelar pesta dangdut selama tiga hari tiga malam. "Arsin tahu Desa Kohod bakal jadi ladang duit dari proyek besar Agung Sedayu. Nggak pake lama, dia jadi 'boneka pengusaha' buat amankan proyek. Desa? Warga? Nggak ada di kamus dia. Arsin ngaku cuma bantu ngurus PBB, tapi fakta di lapangan beda. Arsin diduga jadi makelar proyek Aguan, dengan fee miliaran. Transaksi Rp 6 triliun, dia dapet 2,5 persen alias Rp 150 miliar!" tuding @bung_madin.

Postingan milik @bung_madin viral setelah memperoleh ribuan retweet dan 11 ribu tanda suka. Kades Kohod baru-baru ini juga viral karena beradu argumen dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Nusron Wahid. Arsin bersikukuh bila 'laut yang disertifikat' dulunya adalah empang dan kolam, namun berubah menjadi laut karena terdapat abrasi.

Melalui laporan terpisah, pegiat media sosial sekaligus sekaligus mantan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara Said Didu menuding bila terbitnya sertifikat ada andil dari oknum kepala desa.

Kades Kohod, Arsin. (X @bung_madin)
Kades Kohod, Arsin. (X @bung_madin)

"Kotornya itu selalu tingkat desa. Itu ada 16 desa, seharusnya kepala desa tahu. Kepala desa mendukung PIK 2. Dugaan saya yaitu terjadi kongkalingkong yang sistematis antara pengembang dengan lurah untuk mengakuisisi laut dan dipagar. Dugaan kuat saya, laut yang dipagar itu memang disiapkan untuk reklamasi oleh pengembang dengan alasan bahwa mereka sudah beli dari pemilik fiktif yang dibikin oleh kepala desa," ungkap Said Didu. Postingan gaya mewah Kades Kohod menuai beragam komentar netizen.

baca juga

"Gegara UU Desa, menciptkan raja-raja kecil demi kepentingan hajatan 5 tahunan," tulis @bu**sj**ti.

"Kalau bener, parah banget nih kades," balas @n**ro**39.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Video Jokowi Siap 'Gebuk' Mafia Tanah Viral Lagi, Netizen: Ingat Rumus...

Video Jokowi Siap 'Gebuk' Mafia Tanah Viral Lagi, Netizen: Ingat Rumus...

Tekno | Sabtu, 25 Januari 2025 | 17:59 WIB

Viral Reaksi Pengamen Waria Marah Usai Diberi Rp 1.000, Langsung Pamer Kunci Mobil

Viral Reaksi Pengamen Waria Marah Usai Diberi Rp 1.000, Langsung Pamer Kunci Mobil

Tekno | Sabtu, 25 Januari 2025 | 16:30 WIB

Usai Viral Ngamuk Gegara Ngamen Dikasih Rp1 Ribu, Apotek di Jakbar Diamuk

Usai Viral Ngamuk Gegara Ngamen Dikasih Rp1 Ribu, Apotek di Jakbar Diamuk

News | Sabtu, 25 Januari 2025 | 02:50 WIB

Mengenal Nono Sampono, Pendobrak Tradisi TNI Jadi Perisai Hidup Megawati

Mengenal Nono Sampono, Pendobrak Tradisi TNI Jadi Perisai Hidup Megawati

Lifestyle | Sabtu, 25 Januari 2025 | 09:35 WIB

Terkini

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:15 WIB

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:06 WIB

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:38 WIB

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:33 WIB

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:24 WIB

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:16 WIB

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:15 WIB

×