Brain Rot: Ketika Otak Kelebihan Beban Informasi

Muhammad Yunus

Rabu, 29 Januari 2025 | 14:47 WIB
Brain Rot: Ketika Otak Kelebihan Beban Informasi
Ilustrasi chatGPT menggambarkan fenomena brain rot di era digital—seorang individu terjebak dalam badai informasi yang terus berputar, dengan kepalanya mulai terfragmentasi akibat kelebihan stimulasi [Suara.com/Muhammad Yunus]

Suara.com - Di era digital ini, kita seperti hidup di tengah badai informasi. Setiap hari, otak kita diserbu ratusan notifikasi, video pendek, berita viral, dan tren yang terus berubah.

Namun, di balik akses tak terbatas ini, muncul fenomena yang diam-diam menggerogoti kapasitas berpikir kita: brain rot.

Apa Itu Brain Rot?

Secara harfiah, Dokter Dito Anurogo MSc PhD, alumnus PhD dari IPCTRM College of Medicine Taipei Medical University Taiwan, dosen Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Makassar Indonesia, mengatakan brain rot berarti "pembusukan otak".

Sebuah istilah yang kini sering digunakan di internet untuk menggambarkan kondisi ketika seseorang merasa pikirannya tumpul, sulit fokus, dan kehilangan daya kritis setelah terlalu banyak mengonsumsi konten digital yang dangkal dan instan.

Bayangkan otak seperti ladang subur. Untuk tumbuh, ia membutuhkan air dalam jumlah yang cukup. Namun, jika air datang berlebihan, ladang itu bisa berubah menjadi rawa yang tergenang. Informasi adalah "air" bagi otak kita—dan saat ini, kita tengah tenggelam dalam arus derasnya.

Dampak Brain Rot: Dari Otak hingga Masyarakat

1. Neurologi: Dopamine Hijacking

Ketika kita scrolling media sosial atau menonton video TikTok 15 detik, otak memberi kita "hadiah" berupa semburan dopamin—zat kimia yang menciptakan perasaan senang.

baca juga

Masalahnya, semakin sering kita mendapatkannya, semakin besar dosis yang dibutuhkan untuk merasakan kepuasan yang sama. Ini mirip dengan mekanisme kecanduan narkotika.

Akibatnya? Otak kehilangan minat terhadap hal-hal yang membutuhkan usaha lebih, seperti membaca buku atau berpikir kritis. Konsentrasi menurun, otak mudah bosan, dan kita terus mencari rangsangan instan.

2. Sosiologi: Budaya Konsumsi Informasi yang Dangkal

Di tengah ekonomi perhatian (attention economy), perusahaan teknologi berlomba-lomba mencuri fokus kita. Algoritma media sosial dirancang agar kita terus terpaku pada layar, tanpa memberi ruang untuk refleksi atau berpikir mendalam.

Dampaknya? Opini cepat menggantikan analisis mendalam. Banyak orang membentuk pandangan hanya berdasarkan judul berita tanpa membaca isinya.

Kita pun lebih sering terjebak dalam echo chamber—lingkaran informasi yang hanya mengonfirmasi keyakinan kita tanpa membuka ruang diskusi sehat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sarwendah Idap Kista di Batang Otak, Tak Mau Jalani Operasi Karena Takut Lumpuh

Sarwendah Idap Kista di Batang Otak, Tak Mau Jalani Operasi Karena Takut Lumpuh

Entertainment | Rabu, 29 Januari 2025 | 13:43 WIB

Fenomena Kabar Duka: Kenapa Salamnya Jelas, Kok Nama Almarhumnya Tidak?

Fenomena Kabar Duka: Kenapa Salamnya Jelas, Kok Nama Almarhumnya Tidak?

Your Say | Selasa, 28 Januari 2025 | 18:09 WIB

Rahasia Otak Cerdas: Belajar Efektif dengan Istirahat!

Rahasia Otak Cerdas: Belajar Efektif dengan Istirahat!

Video | Minggu, 19 Januari 2025 | 07:00 WIB

Terkini

Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil

Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil

Riau | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:02 WIB

Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air

Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air

Jogja | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:01 WIB

Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi

Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:57 WIB

9 Rekomendasi Parfum yang Cocok untuk Zodiak Taurus, HMNS hingga Mykonos

9 Rekomendasi Parfum yang Cocok untuk Zodiak Taurus, HMNS hingga Mykonos

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:55 WIB

Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan

Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:52 WIB

Strategi Pemerintah Siapkan Hidrogen Jadi Bahan Bakar Masa Depan RI

Strategi Pemerintah Siapkan Hidrogen Jadi Bahan Bakar Masa Depan RI

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:51 WIB

Pakar Desak Tim 9 Bongkar Pihak Lain yang Punya Kuasa Lebih Besar dari Febrie Adriansyah

Pakar Desak Tim 9 Bongkar Pihak Lain yang Punya Kuasa Lebih Besar dari Febrie Adriansyah

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:48 WIB

Puluhan Siswa TK Gaya Baru Solo Belajar di Atap yang Kondisinya Membahayakan

Puluhan Siswa TK Gaya Baru Solo Belajar di Atap yang Kondisinya Membahayakan

Surakarta | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:47 WIB

Hari Anak Nasional: Langkah Kecil ATFAC yang Mengubah Masa Depan Anak-anak Kurang Beruntung

Hari Anak Nasional: Langkah Kecil ATFAC yang Mengubah Masa Depan Anak-anak Kurang Beruntung

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:41 WIB

Bukan Lagi Sekadar Operator, Indosat Bertransformasi Jadi Perusahaan AI Raup Pendapatan Double Digit

Bukan Lagi Sekadar Operator, Indosat Bertransformasi Jadi Perusahaan AI Raup Pendapatan Double Digit

Tekno | Selasa, 28 Juli 2026 | 20:40 WIB

×