Penampakan Rip Current Pantai Selatan Yogya dari Satelit, Bisa Seret Korban hingga Tewas

Denada S Putri, Rezza Dwi Rachmanta

Kamis, 30 Januari 2025 | 19:52 WIB
Penampakan Rip Current Pantai Selatan Yogya dari Satelit, Bisa Seret Korban hingga Tewas
Penampakan Rip Current dari satelit. (Instagram Tim SAR Baron)

Suara.com - Rip Current (arus rip) menjadi istilah yang banyak dicari usai insiden wisatawan tenggelam di Pantai Drini, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta pada Selasa (28/01/2025). Berikut terdapat penampakan Rip Current dilihat dari satelit.

Sebagai informasi, belasan siswa SMPN 7 Mojokerto terseret Rip Current ketika bermain air di Pantai Drini. Setelah proses penyelamatan, empat siswa tewas dan sembilan siswa selamat.

Jika dilihat dari bibir pantai, Rip Current memang terlihat tenang, namun sangat mematikan. Arus kuat yang mengarah ke laut tersebut dapat menyeret korban hingga tewas.

Akun media sosial Tim SAR Baron (@baron_satlinmas) membagikan penampakan Rip Current dari satelit. Data gambar tersebut diambil dari Landsat Copernicus bersumber data NOAA dan NGA.

"Laut selatan tidak untuk ciblon (berenang atau main di air). Dan yang sering membuat terkecoh adalah perairan tenang yang dikira aman, ternyata justru lebih berbahaya dan memiliki arus balik yang kuat dan mematikan. Arus ini dikenal dengan nama Rip Current (robekan arus) dan sering diasosiasikan dengan RIP (Rest in Peace = meninggal) Current," tulis @baron_satlinmas.

Pada penampakan awal, satelit merekam Rip Current yang berada di sekitar Pantai Watu Kodok dan Pantai Drini. Selanjutnya, terdapat Rip Current antara Pantai Watu Bolong dan Pantai Ngrumput.

Rip Current cukup besar terekam di sekitar Pantai Krakal. Arus kuat itu justru terlihat tenang di antara beberapa ombak di sekitarnya. Meski begitu, arus ini sangat fatal apabila kita terseret di dalamnya. Tim SAR Baron mencatat bahwa orang yang terlatih dan pintar berenang pun belum tentu bisa lolos dari arus mematikan tersebut.

Dikutip dari laman NOAA milik AS, Rip Current didorong oleh aksi gelombang pecah dan ditemukan di berbagai jenis pantai di sepanjang garis pantai samudra, laut, dan danau.

Rip Current selalu dapat dijumpai di mana pun gelombang pecah terjadi. Gelombang pecah saja tidak cukup untuk membentuk arus rip. Rip Current terbentuk ketika ada variasi sepanjang pantai dalam pecahnya gelombang.

baca juga
Penampakan Rip Current Pantai Drini dari satelit. (Instagram Tim SAR Baron)
Penampakan Rip Current Pantai Drini dari satelit. (Instagram Tim SAR Baron)

Secara khusus, arus rip cenderung terbentuk di wilayah dengan lebih sedikit pecahnya gelombang yang diapit di antara wilayah dengan pecahnya gelombang lebih besar. Penjaga pantai biasanya sudah menandai Rip Current atau mengimbau pengunjung untuk menjauh dari lokasi.

Sesorang yang andal sekalipun tak bisa menantang arus tersebut. Apabila terseret, cobalah untuk tidak berenang melawan arus melainkan berenang menyamping atau sejajar dengan garis pantai.

Cara gampang untuk menandai Rip Current adalah mengamati celah pada garis gelombang pecah. Perhatikan juga air, pasir, dan buih yang sedikit berubah warna yang bergerak ke arah laut melewati gelombang pecah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Itu Rip Current di Pantai Selatan Yogyakarta? Ini Tanda-Tanda Bahayanya

Apa Itu Rip Current di Pantai Selatan Yogyakarta? Ini Tanda-Tanda Bahayanya

Lifestyle | Kamis, 30 Januari 2025 | 15:22 WIB

Ini Tanda-tanda Munculnya RIP Current, Jangan Terkecoh Air yang Tampak Tenang!

Ini Tanda-tanda Munculnya RIP Current, Jangan Terkecoh Air yang Tampak Tenang!

Lifestyle | Kamis, 30 Januari 2025 | 13:15 WIB

Persona Pantai Natsepa, Pasir Putihnya Luas Cocok untuk Ragam Aktivitas

Persona Pantai Natsepa, Pasir Putihnya Luas Cocok untuk Ragam Aktivitas

Your Say | Rabu, 29 Januari 2025 | 18:45 WIB

Terkini

Pulihkan Ekosistem Pascakarhutla, UGM Dorong Restorasi Berbasis Sains

Pulihkan Ekosistem Pascakarhutla, UGM Dorong Restorasi Berbasis Sains

News | Senin, 02 November 2026 | 11:32 WIB

ANTM Akui Akan Ambil Alih Tambang Emas di Nabire Papua

ANTM Akui Akan Ambil Alih Tambang Emas di Nabire Papua

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 11:30 WIB

Sidang Kasus Pemerasan dan TPPU, Pengusaha Tan Kian hingga Ferry Boboho Bersaksi Lawan Eks Jampidsus

Sidang Kasus Pemerasan dan TPPU, Pengusaha Tan Kian hingga Ferry Boboho Bersaksi Lawan Eks Jampidsus

News | Senin, 02 November 2026 | 11:30 WIB

Ulasan Film Mawang: Jangan Sebut Namanya, Petaka Pelanggaran Pantangan Adat

Ulasan Film Mawang: Jangan Sebut Namanya, Petaka Pelanggaran Pantangan Adat

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 11:30 WIB

7 Kandungan Skincare yang Perlu Dikenali untuk Membantu Mengatasi Flek Hitam

7 Kandungan Skincare yang Perlu Dikenali untuk Membantu Mengatasi Flek Hitam

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 11:29 WIB

BPS Umumkan Inflasi Oktober 2026 Sentuh 0,22%, Cabai Merah Jadi Biang Kerok

BPS Umumkan Inflasi Oktober 2026 Sentuh 0,22%, Cabai Merah Jadi Biang Kerok

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 11:28 WIB

Longsor Terjang Eco Park Pelaga Bali, Dua Orang Dilaporkan Tertimbun

Longsor Terjang Eco Park Pelaga Bali, Dua Orang Dilaporkan Tertimbun

Bali | Senin, 02 November 2026 | 11:25 WIB

Geger Kanopi Kopdes Merah Putih Cibarusah Ambruk, Netizen: Sebelum Beroperasi Kena Azab

Geger Kanopi Kopdes Merah Putih Cibarusah Ambruk, Netizen: Sebelum Beroperasi Kena Azab

News | Senin, 02 November 2026 | 11:23 WIB

Rumah Murah Rp100 Juta di Purwarkarta Mulai Serah Terima Unit

Rumah Murah Rp100 Juta di Purwarkarta Mulai Serah Terima Unit

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 11:21 WIB

7 Rekomendasi Sepatu Olahraga dan Kasual Harga Rp500 Ribu - Rp1 Juta

7 Rekomendasi Sepatu Olahraga dan Kasual Harga Rp500 Ribu - Rp1 Juta

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 11:20 WIB

×