Gegara Pagar Laut, Nusron Wahid Buktikan Rezim Jokowi Manipulasi Hukum Tanah Secara Sistematis

Denada S Putri

Senin, 03 Februari 2025 | 16:09 WIB
Gegara Pagar Laut, Nusron Wahid Buktikan Rezim Jokowi Manipulasi Hukum Tanah Secara Sistematis
Kolase foto pagar laut dan Jokowi-Aguan. [Ist]

Suara.com - Kasus pagar bambu laut atau pagar laut misterius sepanjang 30 km di pesisir Kabupaten Tangerang, Banten yang menjadi kontroversi ini seakan membuka berbagai upaya penyalahgunaan kekuasaan oleh para elit politik pemerintah.

Kasus ini menjadi semakin ramai ketika Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mengungkap pagar laut tersebut memiliki sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB).

Bahkan Nusron juga mengungkap perusahan mana saja yang memiliki sertifikat tersebut yang membuat hubungan pemilik perusahaan dengan elit pemerintah terungkap.

Terbaru, Nusron Wahid memberi tindakan tegas kepada delapan pejabat di kementeriannya yang terlibat dalam kasus pagar laut ini.

Tindakan tersebut ialah memberikan sanksi kepada mereka yang terlibat dengan rincian pemberhentian jabatan untuk enam orang dan sanksi berat untuk dua orang lainnya.

Tidak berhenti sampai disitu, Nusron dan jajaran Kementerian ATR/BPN juga masih menyelidiki kasus pagar laut lainnya yang ada di Bekasi, Jawa Barat.

Menanggapi aksi Nusron Wahid yang berani membongkar kasus pagar laut ini, pengamat politik Rocky Gerung mengaku ikut mengapresiasinya.

Rocky Gerung yang juga aktivis seperti Nusron ini menilai penting bagi publik untuk memberi kesempatan kepada Nusron untuk melakukan berbagai hal dalam kapasitasnya sebagai Menteri.

Menurut Rocky, aksi dari Nusron membuat sebuah gebrakan baru dalam membongkar adanya manipulasi hukum yang terjadi dalam rezim pemerintahan sebelumnya, yakni rezim Joko Widodo (Jokowi).

baca juga

"Nusron kita beri kesempatan pada beliau sebagai kapasitasnya sebagai Menteri dengan kekuatan politiknya yang di-backup oleh Golkar untuk mulai membuka wacana yang bakal menghasilkan pikiran-pikiran baru bahwa penyelundupan hukum dan manipulasi hukum adalah hal yang berlangsung secara sistematis, terstruktur, dan masif di rezim sebelumnya," ungkap Rocky dikutip dari kanal Youtube pribadinya, Rocky Gerung Official, Senin (03/02/2025).

Meski Nusron tergabung dalam Partai Golkar yang juga masuk kedalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus yang dibentuk atas inisiasi Prabowo Subianto, Rocky menegaskan bahwa yang dibongkar oleh Nusron adalah rezim Jokowi.

"Kan yang dibongkar oleh Nusron adalah rezim sebelumnya. Nusron mulai memperlihatkan di  zaman Pak Jokowi manipulasi hukum tanah itu sudah berlangsung secara sistematis, terstruktur, dan masif," ujar Rocky.

Kontributor : Maliana

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebut Jokowi-Gibran Pakai Teori Badut, Roy Suryo Singgung soal Sirkus: Lucu tapi Konyol, Orang Akhirnya Percaya

Sebut Jokowi-Gibran Pakai Teori Badut, Roy Suryo Singgung soal Sirkus: Lucu tapi Konyol, Orang Akhirnya Percaya

News | Senin, 03 Februari 2025 | 15:56 WIB

Temani Jokowi Kondangan, Jan Ethes Bikin Pangling: Saingan Barron Trump

Temani Jokowi Kondangan, Jan Ethes Bikin Pangling: Saingan Barron Trump

Lifestyle | Senin, 03 Februari 2025 | 15:39 WIB

Susi Pudjiastuti Setuju Kebiajakan Prabowo Potong Anggaran Otorita IKN, Warganet Singgung Jokowi: Jangan Gitu Bu..

Susi Pudjiastuti Setuju Kebiajakan Prabowo Potong Anggaran Otorita IKN, Warganet Singgung Jokowi: Jangan Gitu Bu..

Tekno | Senin, 03 Februari 2025 | 15:21 WIB

Terkini

Terdeteksi 198 Titik Panas di Riau, Terbanyak Kedua se-Sumatera

Terdeteksi 198 Titik Panas di Riau, Terbanyak Kedua se-Sumatera

Riau | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:17 WIB

Sudahi Kebiasaan Doomscrolling! Tak Semua Hal di Internet Perlu Diikuti

Sudahi Kebiasaan Doomscrolling! Tak Semua Hal di Internet Perlu Diikuti

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:15 WIB

Ikan Sungai Batanghari Makin Hilang, dari 300 Spesies Kini Tinggal 135

Ikan Sungai Batanghari Makin Hilang, dari 300 Spesies Kini Tinggal 135

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:14 WIB

Kapolri Jadi Anggota Tapak Suci, Dinilai Sebagai Langkah Perkuat Pemerintahan Prabowo-Gibran

Kapolri Jadi Anggota Tapak Suci, Dinilai Sebagai Langkah Perkuat Pemerintahan Prabowo-Gibran

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:08 WIB

6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya

6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:05 WIB

Karhutla Meluas 10 Hektare di Kobar, Asap Mulai Dekati Bandara Pangkalan Bun

Karhutla Meluas 10 Hektare di Kobar, Asap Mulai Dekati Bandara Pangkalan Bun

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:04 WIB

Cara Dapat Cashback Tiket Whoosh Pakai BRImo

Cara Dapat Cashback Tiket Whoosh Pakai BRImo

Bri | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:04 WIB

Polisi Dalami Sosok Febrio Adiono di Kasus Kematian Sutrimo

Polisi Dalami Sosok Febrio Adiono di Kasus Kematian Sutrimo

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 909 Kejadian, Indikasi Luas Terdampak 664,87 Hektare

Karhutla Sumsel Tembus 909 Kejadian, Indikasi Luas Terdampak 664,87 Hektare

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:50 WIB

Lokasi Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Aneh, Wamenkop Farida Farichah Ungkap Alasannya

Lokasi Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Aneh, Wamenkop Farida Farichah Ungkap Alasannya

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:50 WIB

×