Tesla Butuh, Indonesia Jual: Dilema Nikel Antara Untung dan Lingkungan

Budi Arista Romadhoni

Selasa, 04 Februari 2025 | 08:42 WIB
Tesla Butuh, Indonesia Jual: Dilema Nikel Antara Untung dan Lingkungan
Ilustrasi pertambangan nikel. [Shutterstock]

Suara.com - Indonesia menjadi sorotan media Internasional, terutama soal tambang nikel. UNILAD, media asal Inggris menyebutkan Indonesia menjadi negara yang menjual mineral langka itu senilah 6,8 miliar US dolar.  

Diketahui, Indonesia dikenal sebagai eksportir utama nikel, salah satu mineral langka yang sangat dibutuhkan dunia. Namun, di balik keuntungan ekonomi besar, aktivitas penambangan nikel membawa dampak serius bagi lingkungan dan masyarakat setempat.

Nikel dan Perannya dalam Industri Global

Nikel merupakan komponen penting dalam baterai lithium-ion yang digunakan pada kendaraan listrik, seperti Tesla. Seiring meningkatnya permintaan mobil listrik, kebutuhan akan nikel juga melonjak. Logam ini meningkatkan kepadatan energi pada baterai, sehingga lebih efisien untuk penggunaan jangka panjang.

Dampak Lingkungan dari Penambangan Nikel

Sebagian besar cadangan nikel Indonesia berada di Sulawesi dan Kepulauan Halmahera, termasuk Pulau Kabaena di Sulawesi Tenggara. Izin tambang telah mencakup hampir tiga perempat pulau tersebut, meski baru beberapa perusahaan yang aktif beroperasi.

Namun, laporan dari Satya Bumi, sebuah LSM lingkungan, menunjukkan bahwa perairan di Kabaena kini tercemar akibat aktivitas pertambangan. Polusi ini menyebabkan penurunan populasi ikan, infeksi kulit pada anak-anak, dan mengancam mata pencaharian penduduk setempat.

Tak hanya itu, penambangan nikel menjadi penyebab utama deforestasi di daerah pertambangan, dengan sekitar dua pertiga dari 920.000 hektare area pertambangan berada di bawah tutupan hutan.

Di wilayah lain, dampak pertambangan juga dirasakan di Raja Ampat, kawasan yang dikenal sebagai surga keanekaragaman hayati laut. Endapan sedimen dari tambang terbawa arus laut dan mengancam terumbu karang serta habitat lebih dari 1.600 spesies ikan, termasuk yang terancam punah.

baca juga

Direktur Auriga Nusantara, Timer Manurung, menyatakan bahwa selama pertambangan nikel terus beroperasi, ekosistem laut di Raja Ampat akan semakin terancam, yang berpotensi merusak daya tarik wisata internasional wilayah tersebut.

Langkah Pemerintah Indonesia

Pemerintah Indonesia berencana mengevaluasi kepatuhan perusahaan tambang terhadap regulasi lingkungan. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan akan meninjau kembali Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) perusahaan tambang, serta menegakkan aturan bagi mereka yang melanggar.

Pejabat senior Kementerian ESDM, Tri Winarno, menegaskan bahwa keberlanjutan sumber daya nikel menjadi prioritas kebijakan pemerintah. Namun, belum ada kejelasan bagaimana langkah ini akan memengaruhi produksi nikel ke depannya.

Dengan tantangan besar antara keuntungan ekonomi dan kelestarian lingkungan, masa depan industri nikel Indonesia masih menjadi perdebatan yang terus berlanjut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harta Karun Terpendam Afghanistan: Taliban Incar Triliunan Dolar dari Kekayaan Mineral

Harta Karun Terpendam Afghanistan: Taliban Incar Triliunan Dolar dari Kekayaan Mineral

News | Minggu, 02 Februari 2025 | 16:36 WIB

Komisi II DPR Ungkap Masih Ada Ladang Sawit Belum Punya HGU, Sebabkan Negara Rugi karena Tak Ada Pajak

Komisi II DPR Ungkap Masih Ada Ladang Sawit Belum Punya HGU, Sebabkan Negara Rugi karena Tak Ada Pajak

News | Jum'at, 31 Januari 2025 | 10:24 WIB

Laut, Darat dan Udara Dikuasai Negara, Bahlil: Bukan Untuk Kepentingan Pengusaha!

Laut, Darat dan Udara Dikuasai Negara, Bahlil: Bukan Untuk Kepentingan Pengusaha!

Bisnis | Kamis, 30 Januari 2025 | 17:35 WIB

Terkini

Irjen Herry Heryawan Dapat Tugas Baru, Kapolda Riau Dijabat Irjen Arman Achdiat

Irjen Herry Heryawan Dapat Tugas Baru, Kapolda Riau Dijabat Irjen Arman Achdiat

Riau | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 20:05 WIB

Makin Panas! Netizen Malaysia Serang Jennifer Hubner hingga Ancam Boikot Produk Indonesia

Makin Panas! Netizen Malaysia Serang Jennifer Hubner hingga Ancam Boikot Produk Indonesia

Entertainment | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 20:05 WIB

3 Setrika Alas Keramik yang Murah, Anti Lengket dan Tak Merusak Bahan Pakaian

3 Setrika Alas Keramik yang Murah, Anti Lengket dan Tak Merusak Bahan Pakaian

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 20:02 WIB

Bukan Sekadar Jalan-Jalan, Komunitas Ini Bikin Tren Baru Akhir Pekan Bareng Anjing Kesayangan

Bukan Sekadar Jalan-Jalan, Komunitas Ini Bikin Tren Baru Akhir Pekan Bareng Anjing Kesayangan

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:58 WIB

Kapolri Suyudi Mulai Tata Jajaran, Puluhan Petinggi Polri Dilantik dan Sertijab Malam Ini

Kapolri Suyudi Mulai Tata Jajaran, Puluhan Petinggi Polri Dilantik dan Sertijab Malam Ini

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:55 WIB

Orang Tua Kini Bisa Atur WhatsApp Anak Remaja, Chat Tetap Privat

Orang Tua Kini Bisa Atur WhatsApp Anak Remaja, Chat Tetap Privat

Tekno | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:50 WIB

Cara Membersihkan Kompor Gas Biar Apinya Biru, Begini Langkahnya

Cara Membersihkan Kompor Gas Biar Apinya Biru, Begini Langkahnya

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:30 WIB

Tan Cheng Hoe Gerah Lihat Pemain Malaysia Larut dalam Kekecewaan: Stop Nangis

Tan Cheng Hoe Gerah Lihat Pemain Malaysia Larut dalam Kekecewaan: Stop Nangis

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:30 WIB

Perlindungan Sisa Kuota Dinilai Belum Maksimal, Komdigi Evaluasi Operator Seluler

Perlindungan Sisa Kuota Dinilai Belum Maksimal, Komdigi Evaluasi Operator Seluler

Tekno | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:27 WIB

10 Pilihan HP NFC Rp1 Jutaan Spek Terbaik, Bisa untuk QRIS dan Top Up e-Money

10 Pilihan HP NFC Rp1 Jutaan Spek Terbaik, Bisa untuk QRIS dan Top Up e-Money

Tekno | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:25 WIB

×