Ribuan Karyawan Google Protes Rencana PHK Massal, Tuntut Jaminan Pesangon

Dicky Prastya

Selasa, 04 Februari 2025 | 21:04 WIB
Ribuan Karyawan Google Protes Rencana PHK Massal, Tuntut Jaminan Pesangon
Kantor Google di Mountain View, California, Amerika Serikat (Shutterstock).

Suara.com - Para karyawan Google memprotes rencana pemutusan hubungan kerja (PHK) yang akan dilakukan tahun 2025 ini. Mereka melayangkan protes tersebut lewat petisi internal.

Dalam petisi yang ditandatangani lebih dari 1.250 karyawan, mereka mengaku prihatin dan was-was dengan ketidakstabilan Google. Alhasil rencana PHK massal ini pun berpengaruh pada kinerja karyawan di perusahaan.

“Kami, para pekerja Google yang bertanda tangan di bawah ini dari kantor-kantor di seluruh Amerika Serikat dan Kanada, prihatin dengan ketidakstabilan di Google yang mempengaruhi kemampuan kami untuk melakukan pekerjaan yang berkualitas tinggi dan berdampak,” tulis petisi itu, dikutip dari CNBC, Selasa (4/2/2025).

Pegawai mempertanyakan rencana PHK Google yang sebenarnya justru memiliki keuangan sehat.

“PHK terus-menerus membuat kami merasa tidak aman dengan pekerjaan kami. Perusahaan ini jelas berada dalam posisi keuangan yang kuat, sehingga kehilangan begitu banyak rekan kerja yang berharga tanpa penjelasan menjadi lebih menyakitkan," lanjut petisi itu.

Petisi itu menyinggung CEO Google, Sundar Pichai yang menawarkan pembelian saham sebelum melakukan PHK. Hal itu dikatakan untuk menjamin pesangon bagi karyawan yang diberhentikan.

Mereka juga meminta para petinggi perusahaan teknologi itu untuk tidak memberikan peringkat penilaian kinerja yang rendah dengan tujuan untuk memberhentikan karyawan.

Penilaian kinerja tahunan karyawan yang dikenal sebagai Google Reviews and Development (GRAD) akan segera keluar. Isinya adalah penilaian pegawai terkait kinerja berdasarkan peran, level, serta dampaknya pada perusahaan.

Petisi karyawan Google ini juga meminta jaminan pesangon yang setara dengan yang ditawarkan kepada pegawai yang diberhentikan pada Januari 2023 lalu. Kala itu, Google memecat lebih dari 12.000 karyawan.

baca juga

Para eksekutif Google yang terdampak PHK saat itu sempat memamerkan paket pesangon yang mencakup gaji 16 minggu, ditambah dua minggu untuk setiap tahun tambahan karyawan bekerja di perusahaan tersebut.

Oktober 2024 lalu, Chief Financial Officer (CFO) Google Anat Ashkenazi mengatakan kalau salah satu prioritas utamanya adalah mendorong lebih banyak efisiensi anggaran.

Ia beralasan kalau Google merencanakan memiliki banyak pengeluaran pada infrastruktur teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) di tahun 2025.

"Setiap organisasi selalu dapat melangkah lebih jauh dan saya akan mencari peluang tambahan," ucap dia kala itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komdigi Batal Garap Proyek Pusat Data Nasional Batam, Bantah Efek Efisiensi Anggaran

Komdigi Batal Garap Proyek Pusat Data Nasional Batam, Bantah Efek Efisiensi Anggaran

Tekno | Selasa, 04 Februari 2025 | 20:41 WIB

Efisiensi dari Total Rp 7,72 Triliun, Anggaran Komdigi Dipangkas Jadi Rp 3,23 T

Efisiensi dari Total Rp 7,72 Triliun, Anggaran Komdigi Dipangkas Jadi Rp 3,23 T

Tekno | Selasa, 04 Februari 2025 | 20:14 WIB

Pramono Anung Akan Pangkas Anggaran Snack Pemprov DKI: Saya Jarang Makan Cemilan

Pramono Anung Akan Pangkas Anggaran Snack Pemprov DKI: Saya Jarang Makan Cemilan

News | Selasa, 04 Februari 2025 | 19:07 WIB

Efisiensi Anggaran, BKN Batasi Perjalanan Dinas Hingga Optimalkan Penggunaan Energi

Efisiensi Anggaran, BKN Batasi Perjalanan Dinas Hingga Optimalkan Penggunaan Energi

News | Selasa, 04 Februari 2025 | 18:56 WIB

Sufmi Dasco Tegaskan Semua Lembaga Kena Pemangkasan Anggaran, Termasuk DPR?

Sufmi Dasco Tegaskan Semua Lembaga Kena Pemangkasan Anggaran, Termasuk DPR?

News | Selasa, 04 Februari 2025 | 16:08 WIB

Bridgestone Dilanda Krisis Terpaksa Tutup Pabrik dan PHK Karyawan, Bagaimana Nasib di Indonesia?

Bridgestone Dilanda Krisis Terpaksa Tutup Pabrik dan PHK Karyawan, Bagaimana Nasib di Indonesia?

Otomotif | Selasa, 04 Februari 2025 | 15:55 WIB

Terkini

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 20:54 WIB

×