Peringatan Pengguna Google Chrome: Waspada Penipuan Peretasan Berbahaya

Budi Arista Romadhoni

Sabtu, 01 Maret 2025 | 13:01 WIB
Peringatan Pengguna Google Chrome: Waspada Penipuan Peretasan Berbahaya
Google Chrome. [PhotoMIX Company/Pexel]

Suara.com - Sebuah peringatan telah dikeluarkan untuk lebih dari 3,2 juta pengguna Google Chrome terkait penipuan peretasan berbahaya yang melibatkan ekstensi browser populer ini.

Setiap hari, jutaan orang di seluruh dunia menggunakan Chrome untuk bekerja, menjelajah internet, atau aktivitas lainnya, baik melalui desktop maupun perangkat mobile. Namun, pengguna diminta waspada terhadap 16 ekstensi browser yang telah disusupi oleh peretas.

Menurut laporan Daily Mail, beberapa ekstensi yang terpengaruh antara lain Blipshot, Emojis, Color Changer for YouTube, Video Effects for YouTube, Audio Enhancer, Themes for Chrome, YouTube Picture in Picture, Mike Adblock for Chrome, Super Dark Mode, dan Emoji Keyboard Emojis for Chrome.

Selain itu, ekstensi seperti Adblock for Chrome, Nimble Capture, KProxy, Page Refresh, Wistia Video Downloader, Adblocker for Chrome, dan Adblock for You juga disebut-sebut telah disusupi oleh peretas.

Dilansir dari UNILAD, Tim GitLab Threat Intelligence, yang berhasil mengungkap skema ini, menjelaskan di situs mereka: "Kami mengidentifikasi setidaknya 16 ekstensi Chrome berbahaya yang digunakan untuk menyuntikkan kode ke browser guna memfasilitasi penipuan iklan dan optimisasi mesin pencari. Ekstensi-ekstensi ini mencakup berbagai fungsi, seperti pengambil tangkapan layar, pemblokir iklan, dan keyboard emoji, serta berdampak pada setidaknya 3,2 juta pengguna."

Tim tersebut juga menambahkan bahwa pelaku ancaman menggunakan serangan multistage yang kompleks untuk melemahkan keamanan browser pengguna, menyuntikkan konten berbahaya, dan menyembunyikan kode jahat di luar ekstensi.

Meskipun ekstensi-ekstensi ini telah dihapus dari Chrome Web Store, pengguna yang telah mengunduhnya perlu menghapusnya secara manual untuk menghindari risiko peretasan.

GitLab Threat Intelligence juga memperingatkan bahwa pelaku ancaman mungkin terlibat dalam pengembangan atau distribusi kit phishing. Ekstensi-ekstensi berbahaya ini berpotensi menyebabkan kebocoran informasi sensitif atau memberikan akses awal kepada peretas.

Spencer Starkey, Wakil Presiden di SonicWall, menekankan bahwa perusahaan seperti Google harus selalu waspada untuk memastikan keamanan pengguna. 

baca juga

"Para penjahat siber terus mengembangkan taktik, teknik, dan prosedur baru untuk mengeksploitasi kerentanan dan melewati kontrol keamanan. Perusahaan harus mampu beradaptasi dan merespons ancaman ini dengan cepat," ujarnya.

Google sendiri telah mengonfirmasi kepada UNILAD bahwa ekstensi-ekstensi tersebut telah dihapus dari Chrome Web Store. Namun, pengguna tetap disarankan untuk memeriksa dan menghapus ekstensi yang mencurigakan dari perangkat mereka guna menghindari potensi serangan siber.

Tips untuk Pengguna:

  • Periksa daftar ekstensi yang terpasang di browser Chrome Anda.
  • Hapus ekstensi yang tidak dikenal atau tidak digunakan.
  • Selalu perbarui browser dan ekstensi ke versi terbaru.
  • Hindari mengunduh ekstensi dari sumber yang tidak terpercaya.

Dengan meningkatnya ancaman siber, kewaspadaan dan tindakan proaktif menjadi kunci untuk menjaga keamanan data pribadi Anda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

FBI: Hacker Korea Utara Gasak Kripto Senilai Rp24 Triliun, Terbesar dalam Sejarah

FBI: Hacker Korea Utara Gasak Kripto Senilai Rp24 Triliun, Terbesar dalam Sejarah

News | Kamis, 27 Februari 2025 | 15:13 WIB

Uji Coba 30 Detik Ini Bisa Cegah Peretasan Kata Sandi Anda, Ini Caranya

Uji Coba 30 Detik Ini Bisa Cegah Peretasan Kata Sandi Anda, Ini Caranya

Tekno | Selasa, 25 Februari 2025 | 19:52 WIB

NSA Peringatkan Pengguna iPhone: Matikan Fitur Ini untuk Hindari Peretasan Data

NSA Peringatkan Pengguna iPhone: Matikan Fitur Ini untuk Hindari Peretasan Data

Tekno | Sabtu, 15 Februari 2025 | 07:23 WIB

Terkini

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Capai Ketinggian 1,8 Kilometer Mengarah ke Selat Sunda

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Capai Ketinggian 1,8 Kilometer Mengarah ke Selat Sunda

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:52 WIB

Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni

Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni

Lampung | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:42 WIB

Galaxy S26 FE Dibanderol Rp9,7 Jutaan, Bawa 47 Fitur Galaxy AI dan Update 7 Tahun

Galaxy S26 FE Dibanderol Rp9,7 Jutaan, Bawa 47 Fitur Galaxy AI dan Update 7 Tahun

Tekno | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:35 WIB

Review Who Is Martin Mull?: Dokumenter Biografi Netflix yang Mengaduk-aduk Emosi Penonton

Review Who Is Martin Mull?: Dokumenter Biografi Netflix yang Mengaduk-aduk Emosi Penonton

Your Say | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:20 WIB

Perang AS - Iran Akan Dimulai Lagi, Pentagon Siapkan Serangan Besar

Perang AS - Iran Akan Dimulai Lagi, Pentagon Siapkan Serangan Besar

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:12 WIB

Arti Burung Gagak Mengitari Rumah Menurut Primbon Jawa, Benarkah Tanda Kematian?

Arti Burung Gagak Mengitari Rumah Menurut Primbon Jawa, Benarkah Tanda Kematian?

Lifestyle | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:10 WIB

Erupsi GAK Lumpuhkan Penerbangan, Menhub Ingatkan Transportasi Harus Siap Hadapi Darurat

Erupsi GAK Lumpuhkan Penerbangan, Menhub Ingatkan Transportasi Harus Siap Hadapi Darurat

Bisnis | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:05 WIB

Dikepung Kabut Asap, Operasional Bandara SSK II Pekanbaru Masih Normal

Dikepung Kabut Asap, Operasional Bandara SSK II Pekanbaru Masih Normal

Riau | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:01 WIB

Kabut Asap Karhutla Picu 52.483 Kasus ISPA di Sumsel

Kabut Asap Karhutla Picu 52.483 Kasus ISPA di Sumsel

Foto | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:00 WIB

AI Makin Rumit Dikelola, Indosat Satukan 300 Model dalam Satu Platform

AI Makin Rumit Dikelola, Indosat Satukan 300 Model dalam Satu Platform

Tekno | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 07:54 WIB

×