Terungkap Peluang dan Tantangan AI Bagi Pendorong Digital dan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Dythia Novianty Suara.Com
Selasa, 11 Maret 2025 | 05:22 WIB
Terungkap Peluang dan Tantangan AI Bagi Pendorong Digital dan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Ilustrasi AI (freepik)

Suara.com - Indonesia memiliki potensi besar untuk memanfaatkan peluang Kecerdasan Artifisial (Artificial Intelligence/AI), mengingat tingkat adopsi yang tergolong tinggi di kawasan Asia Tenggara. 

Namun, potensi AI ini hadir bukan tanpa hambatan dan salah satunya adalah sumber daya manusia (SDM) di Indonesia.

Hal ini diungkap Sekjen Partnership Kolaborasi Riset & Inovasi Industri Kecerdasan Artifisial/KORIKA, Sri Safitri.

"Hingga saat ini, jumlah individu yang memiliki keahlian dalam bidang AI masih sangat sedikit," ujarnya dalam diskusi Forum Wartawan Teknologi (FORWAT), perayaan Hari Ulang Tahun ke-5, Jakarta, Senin (10/3/2025).

Bahkan, dia menambahkan, program studi khusus AI di Indonesia baru dimulai.

Tidak hanya itu, Sri juga menyampaikan hambatan lain dalam perkembangan AI di Indonesia, yakni infrastruktur digital.

Diskusi peran AI dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia di Jakarta, Senin (10/3/2025). [Suara.com/Dythia]
Diskusi peran AI dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia di Jakarta, Senin (10/3/2025). [Suara.com/Dythia]

Di dalamnya adalah kurangnya pendanaan dan riset & pengembangan (R&D). 

"Dari sisi regulasi, Indonesia juga menghadapi tantangan dalam pengelolaan data dan kebijakan terkait AI. Terakhir, keterbatasan akses terhadap teknologi,” dia menjelaskan.

Sementara itu, Nailul Huda, Direktur Ekonomi Digital CELIOS menambahkan, adopsi AI yang tumbuh pesat di sektor finansial dan ekonomi digital menunjukkan bahwa teknologi ini telah menjadi tulang punggung transformasi ekonomi. 

Baca Juga: Disrupsi Digital Mengancam, Jurnalisme Berkualitas Diselamatkan, Ini Pedoman Terbaru Komdigi

"Dengan dukungan strategi pemerintah, kolaborasi industri, serta peningkatan keterampilan tenaga kerja, AI dapat memberdayakan Indonesia menuju pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan," ungkapnya.

Adrian Lesmono, Country Lead Business NVIDIA mengatakan, teknologi AI yang cepat, aman, dan mandiri adalah fondasi kedaulatan digital Indonesia. 

"Kedaulatan AI artinya kontrol penuh atas data, efisiensi dan akselerasi digital," ujarnya.

Untuk itu, penerapan AI di Indonesia perlu disesuaikan dengan prioritas pembangunan nasional. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI