Pendukung Teori Bumi Datar Masih Bertahan, Misi Luar Angkasa SpaceX Bongkar Mitosnya

Budi Arista Romadhoni

Minggu, 06 April 2025 | 16:32 WIB
Pendukung Teori Bumi Datar Masih Bertahan, Misi Luar Angkasa SpaceX Bongkar Mitosnya
Ilustrasi bumi datar (Foto: Daily Star)

Suara.com - Upaya SpaceX untuk mengeksplorasi luar angkasa bukan hanya menandai kemajuan teknologi dan sains, tetapi juga secara tidak langsung menjadi pukulan telak terhadap salah satu teori konspirasi yang masih bertahan hingga kini: teori Bumi datar.

Menyadur dari UNILAD, melalui misi terbaru bertajuk Fram2, SpaceX merilis rekaman menakjubkan yang memperlihatkan bentuk Bumi secara jelas—bulat dan penuh lekukan alami yang tak terbantahkan.

Namun, para penganut teori Bumi datar tampaknya belum siap untuk menyerah begitu saja.

Pada 1 April pukul 21.46 waktu setempat, roket Falcon 9 dengan kapsul SpaceX Dragon berhasil diluncurkan dari Kompleks Peluncuran 39A di Pusat Antariksa Kennedy, NASA, Florida.

Dalam misinya, para astronaut dari Fram2 melewati Kutub Utara dan Kutub Selatan Bumi beberapa kali dalam sehari.

SpaceX kemudian mengunggah rekaman tersebut di media sosial, termasuk video dari wilayah kutub serta timelapse perjalanan dari Antarktika hingga Kutub Utara yang menampilkan kelengkungan planet dengan sangat jelas.

"Pandangan pertama wilayah kutub dari kapsul Dragon," tulis SpaceX di akun Twitter/X resmi mereka, yang disambut antusias oleh publik. Banyak warganet menyambut bukti visual tersebut sebagai "kemenangan kecil" melawan narasi Bumi datar yang masih beredar luas di internet.

Salah satu pengguna menulis, "Hari yang buruk untuk para penganut Bumi datar." Pengguna lain menambahkan, "Luar biasa sekali tampilannya. Sepertinya teori Bumi datar bisa dikubur dalam-dalam sekarang." Bahkan ada yang menyindir langsung komunitas Flat Earth: "Coba jelaskan ini, @FlatEarthZone."

Namun, seperti yang sering terjadi pada teori konspirasi, bukti nyata sekalipun tidak mudah mengubah keyakinan yang sudah mengakar. Komentar-komentar skeptis pun membanjiri unggahan SpaceX. Beberapa menyebut video tersebut sebagai hasil rekayasa digital atau menggunakan lens melengkung yang disebut-sebut membuat ilusi kelengkungan Bumi.

baca juga

"Kelihatan banget deep fake-nya," tulis seorang komentator. Lainnya mengatakan, "Kenapa separuh Bumi tertutup es? Ini bukan bukti, ini CGI." Bahkan ada yang menuding rekaman itu terlalu mudah untuk diedit dan tidak bisa dijadikan dasar membantah teori Bumi datar.

Misi Fram2 akhirnya kembali dengan selamat ke Bumi. Dalam pernyataan resmi, SpaceX mengatakan: "Keempat framonaut telah keluar dari kapsul Dragon dengan selamat dan tanpa bantuan."

Kendati demikian, perdebatan mengenai bentuk Bumi masih berlangsung panas, setidaknya di kolom komentar media sosial.

Salah satu warganet bahkan mengusulkan solusi ekstrem untuk mengakhiri debat tak berujung ini: "Kapan SpaceX buat misi khusus buat bawa penganut Bumi datar ke luar angkasa, biar diam mereka selamanya?"

Fenomena ini mencerminkan bagaimana teknologi dan bukti visual masih belum mampu menembus tembok keyakinan sebagian orang, terutama ketika informasi dan narasi tandingan berkembang luas di dunia maya.

Meski demikian, misi-misi seperti Fram2 tetap menjadi pengingat penting akan pentingnya edukasi publik berbasis sains dan fakta, di tengah gelombang disinformasi yang terus membayangi.

Sejumlah ilmuwan dan pendidik juga ikut angkat suara. Mereka menegaskan bahwa rekaman dari Fram2 bisa menjadi bahan ajar luar biasa bagi sekolah dan universitas untuk memperkenalkan sains secara visual dan menyenangkan.

“Ini bukan sekadar video luar angkasa, tapi alat edukasi yang nyata,” kata seorang dosen astronomi di Universitas California.

Sementara itu, Elon Musk belum menanggapi usulan netizen soal misi khusus untuk para penganut Bumi datar.

Namun, jika itu benar-benar terjadi, mungkin itu akan menjadi babak baru dalam sejarah edukasi ruang angkasa—dengan tempat duduk khusus untuk mereka yang masih percaya Bumi itu datar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

NASA Pastikan Asteroid Raksasa Tidak Ancam Bumi, Tapi Potensi Tabrakan dengan Bulan

NASA Pastikan Asteroid Raksasa Tidak Ancam Bumi, Tapi Potensi Tabrakan dengan Bulan

Tekno | Minggu, 06 April 2025 | 16:01 WIB

Kenapa Jepang Sering Terjadi Gempa Bumi? Prediksi Mengerikan di Palung Nankai Bikin Khawatir

Kenapa Jepang Sering Terjadi Gempa Bumi? Prediksi Mengerikan di Palung Nankai Bikin Khawatir

Lifestyle | Minggu, 06 April 2025 | 12:51 WIB

Indonesia di Ambang Bencana Megathrust? Ini Daftar 13 Wilayah Paling Terancam

Indonesia di Ambang Bencana Megathrust? Ini Daftar 13 Wilayah Paling Terancam

News | Sabtu, 05 April 2025 | 14:22 WIB

Terkini

Terdeteksi 198 Titik Panas di Riau, Terbanyak Kedua se-Sumatera

Terdeteksi 198 Titik Panas di Riau, Terbanyak Kedua se-Sumatera

Riau | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:17 WIB

Sudahi Kebiasaan Doomscrolling! Tak Semua Hal di Internet Perlu Diikuti

Sudahi Kebiasaan Doomscrolling! Tak Semua Hal di Internet Perlu Diikuti

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:15 WIB

Ikan Sungai Batanghari Makin Hilang, dari 300 Spesies Kini Tinggal 135

Ikan Sungai Batanghari Makin Hilang, dari 300 Spesies Kini Tinggal 135

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:14 WIB

Kapolri Jadi Anggota Tapak Suci, Dinilai Sebagai Langkah Perkuat Pemerintahan Prabowo-Gibran

Kapolri Jadi Anggota Tapak Suci, Dinilai Sebagai Langkah Perkuat Pemerintahan Prabowo-Gibran

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:08 WIB

6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya

6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:05 WIB

Karhutla Meluas 10 Hektare di Kobar, Asap Mulai Dekati Bandara Pangkalan Bun

Karhutla Meluas 10 Hektare di Kobar, Asap Mulai Dekati Bandara Pangkalan Bun

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:04 WIB

Cara Dapat Cashback Tiket Whoosh Pakai BRImo

Cara Dapat Cashback Tiket Whoosh Pakai BRImo

Bri | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:04 WIB

Polisi Dalami Sosok Febrio Adiono di Kasus Kematian Sutrimo

Polisi Dalami Sosok Febrio Adiono di Kasus Kematian Sutrimo

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 909 Kejadian, Indikasi Luas Terdampak 664,87 Hektare

Karhutla Sumsel Tembus 909 Kejadian, Indikasi Luas Terdampak 664,87 Hektare

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:50 WIB

Lokasi Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Aneh, Wamenkop Farida Farichah Ungkap Alasannya

Lokasi Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Aneh, Wamenkop Farida Farichah Ungkap Alasannya

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:50 WIB

×