Review Redmi Pad SE 8.7: Kembalinya Xiaomi ke Tablet Mini

Dicky Prastya

Selasa, 08 April 2025 | 06:47 WIB
Review Redmi Pad SE 8.7: Kembalinya Xiaomi ke Tablet Mini
Review Redmi Pad SE 8.7, tablet murah ukuran mini terbaru dari Xiaomi. [Suara.com/Dicky Prastya]

Suara.com - Xiaomi akhirnya meluncurkan Redmi Pad SE 8.7 ke Indonesia. Ini jadi tablet murah terbaru dari Xiaomi yang tampil dengan layar mini.

Redmi Pad SE 8.7 juga sekaligus menjadi momentum kembalinya Xiaomi ke pasar tablet dengan layar mungil berukuran 8 inci. Sejak 2014, perusahaan HP China itu memang pertama kali debut ke lini tersebut lewat perangkat dengan layar mini.

Mulai dari Mi Pad 7.9 yang dikenalkan tahun 2014, Mi Pad 2 di 2015, hingga Mi Pad 3 saat 2017, semua tablet ini dirilis dengan layar 7.9 inci.

Xiaomi kemudian menaikkan sedikit ukuran layar tabletnya di tahun 2018 lewat kehadiran Mi Pad 4 dan Mi Pad 4 Plus dengan masing-masing ukuran layar 8 inci dan 10,1 inci.

Sempat vakum tiga tahun, mereka kembali muncul ke pasar tablet lewat Xiaomi Pad 5 di Agustus 2021 hingga sekarang. Namun produk tersebut memiliki ukuran layar lebar seluas 11 inci.

Kini mereka kembali ke trah tablet mini lewat Redmi Pad SE 8.7 yang sesuai namanya, layar perangkat tersebut hanya berukuran 8.7 inci.

Suara.com berkesempatan melakukan review Redmi Pad SE 8.7 sekitar tiga minggu dengan varian 4/128GB warna Sky Blue. Berikut ulasannya.

Desain dan isi boks

Mungil, imut, mini, itu jadi kesan pertama saya sebagai pengguna tablet 11 inci kala pertama kali memegang Redmi Pad SE 8.7. Rasanya seperti memegang ponsel biasa, tapi lebih besar.

baca juga

Tablet ini memiliki ukuran dimensi 211,58 x 125,48 x 8,8 mm dengan berat sekitar 373 gram, membuatnya masih enteng saat dipegang satu tangan. Bingkai datar dengan sudut melengkung juga membuatnya nyaman tatkala digenggam.

Review Redmi Pad SE 8.7, tablet murah ukuran mini terbaru dari Xiaomi. [Suara.com/Dicky Prastya]
Review Redmi Pad SE 8.7, tablet murah ukuran mini terbaru dari Xiaomi. [Suara.com/Dicky Prastya]

Berkat ukurannya yang mungil tersebut, saya bisa menyimpan Redmi Pad SE 8.7 ke dalam pouch alias tas kecil. Jika biasanya kantong saya berisi aksesori ponsel seperti charger dan TWS, kini makin penuh dengan tablet.

Panel belakangnya terbuat dari bahan plastik, serta menimbulkan bunyi jika digesek dengan kuku jari. Sisi belakang tablet pun tidak licin ataupun meninggalkan bekas sidik jari.

Bagian belakang Redmi Pad SE 8.7 sendiri tampak simpel dengan logo Redmi di pojok kiri bawah serta modul kamera melingkar berisi satu lensa dan lampu flash LED di pojok kiri atas.

Sisi atas tablet satu lubang speaker, logo Dolby Atmos, dan Infrared Blaster. Sedangkan bawahnya ada port jack audio 3.5mm, mikrofon, port USB-C, dan speaker lagi, yang berarti total ada dua speaker kiri kanan jika diposisikan secara landscape.

Lalu bagian kiri ada slot MicroSD yang mendukung kapasitas hingga 2TB, tapi nihil slot kartu SIM. Sedangkan bagian kanan ada tombol daya hingga pengatur volume.

Isi boks Redmi Pad SE 8.7 meliputi unit tablet, adaptor charger 10W, kabel USB-C, panduan singkat, garansi, hingga ejector untuk melepas slot MicroSD. Perlu dicatat kalau tablet ini sebenarnya mendukung charger 18W, sayang hanya diberikan 10W.

Review Redmi Pad SE 8.7, tablet murah ukuran mini terbaru dari Xiaomi. [Suara.com/Dicky Prastya]
Review Redmi Pad SE 8.7, tablet murah ukuran mini terbaru dari Xiaomi. [Suara.com/Dicky Prastya]

Layar

Redmi Pad SE 8.7 mengusung layar LCD seluas 8.7 inci, resolusi 1340 x 800 piksel, refresh rate 90Hz, kecerahan maksimum 600 nits, rasio aspek 5:3, rasio screen to body 84,41 persen, dan menampung 1 miliar warna.

Dari ukuran rasio layar ke bodi itu, Redmi Pad SE 8.7 memiliki bezel cukup tebal. Namun ketebalannya tidak simetris di segala sisi, melainkan lebih menonjol pada sisi atas dan bawahnya.

Bagi saya layarnya memang cukup kecil untuk sebuah tablet, tapi lebih besar apabila dibanding smartphone biasa. Ada kepuasan tersendiri saat dipakai browsing internet, menonton video YouTube, hingga scroll TikTok. Sebab tampak lebih enak bagi saya yang biasa melakukan itu dari layar smartphone, tapi kebesaran jika dilihat dari tablet biasa.

Refresh rate 90Hz juga membuatnya mulus saat dipakai untuk menjelajahi dunia digital.

Redmi Pad SE 8.7 ini juga amat memuaskan saat saya gunakan untuk membaca buku digital atau e-book. Saya yang biasa baca dari laptop atau tablet 11 inci, kini sudah menemukan solusi untuk perangkat lebih ringan dan portabel.

Review Redmi Pad SE 8.7, tablet murah ukuran mini terbaru dari Xiaomi. [Suara.com/Dicky Prastya]
Review Redmi Pad SE 8.7, tablet murah ukuran mini terbaru dari Xiaomi. [Suara.com/Dicky Prastya]

Kamera

Redmi Pad SE 8.7 memiliki satu kamera belakang 8MP yang dipasangkan dengan lampu flash LED. Sedangkan kamera depannya beresolusi 5MP.

Sudah rahasia umum kalau komponen kamera hanya sekadar pelengkap untuk sebuah tablet. Ada bagus, tidak ada pun tidak masalah. Nah itulah yang diterapkan di Redmi Pad SE 8.7.

Lagipula siapa yang menggunakan tablet untuk foto dan rekam video kalau sudah ada smartphone? Mungkin itu yang ada di benak Xiaomi untuk tablet ini, dan saya sepakat akan hal tersebut.

Kamera belakang 8MP Redmi Pad SE 8.7 sebenarnya masih oke jika dipakai untuk memotret di luar ruangan kondisi siang hari. Namun seolah tidak konsisten, ada beberapa foto yang berhasil merekam gambar dengan apik, tetapi kadang-kadang juga warnanya terlihat pudar.

Misalnya untuk memfoto objek berupa gedung di bawah matahari terik, warna bangunan bisa tertangkap jernih dengan latar langit biru. Tapi jika memotret bagian depan restoran dari jarak dekat, warnanya justru kurang greget.

Kamera Redmi Pad SE 8.7 lemah jika dipakai memotret di malam hari. Cahaya lampu berbayang, warna tak tertangkap jelas, objek seperti bangunan pun buram.

Untuk kamera selfie 5MP pun demikian, cenderung bakal terpakai saat kalian sedang rapat online dan menampilkan wajah di antara peserta.

Berikut hasil kamera Redmi Pad SE 8.7

Review hasil kamera Redmi Pad SE 8.7. [Suara.com/Dicky Prastya]
Review hasil kamera Redmi Pad SE 8.7. [Suara.com/Dicky Prastya]
Review hasil kamera Redmi Pad SE 8.7. [Suara.com/Dicky Prastya]
Review hasil kamera Redmi Pad SE 8.7. [Suara.com/Dicky Prastya]
Review hasil kamera Redmi Pad SE 8.7. [Suara.com/Dicky Prastya]
Review hasil kamera Redmi Pad SE 8.7. [Suara.com/Dicky Prastya]
Review hasil kamera Redmi Pad SE 8.7. [Suara.com/Dicky Prastya]
Review hasil kamera Redmi Pad SE 8.7. [Suara.com/Dicky Prastya]
Review hasil kamera Redmi Pad SE 8.7. [Suara.com/Dicky Prastya]
Review hasil kamera Redmi Pad SE 8.7. [Suara.com/Dicky Prastya]
Review hasil kamera Redmi Pad SE 8.7. [Suara.com/Dicky Prastya]
Review hasil kamera Redmi Pad SE 8.7. [Suara.com/Dicky Prastya]
Review hasil kamera Redmi Pad SE 8.7. [Suara.com/Dicky Prastya]
Review hasil kamera Redmi Pad SE 8.7. [Suara.com/Dicky Prastya]

Performa

Redmi Pad SE 8.7 diperkuat prosesor MediaTek Helio G85 yang dipasangkan dengan RAM LPDDR4X 4GB dan ROM EMMC 5.1 hingga 128GB. Sistem operasinya sudah HyperOS berbasis Android U alias Android 14.

Sekadar tips, jika Redmi Pad SE 8.7 ini terasa lemot atau berat membuka aplikasi, kalian bisa mengaktifkan fitur RAM extension dan pilih opsi 4GB. Begitu pula jika memori internalnya kurang, kalian bisa menggunakan kartu MicroSD untuk menambah kapasitas tambahan hingga 2TB.

Saat performanya diuji di aplikasi benchmark, skor AnTuTu Redmi Pad SE 8.7 mencapai 268.099. Tidak mengherankan mengingat ini tablet entry-level yang dibanderol sejutaan saja.

Tablet ini masih lancar untuk dipakai kegiatan ringan berupa browsing internet, menjelajahi media sosial seperti Instagram dan TikTok, hingga menonton video online dari YouTube.

Begitu pula untuk memainkan game-game casual yang sudah terpasang otomatis di tablet. Tapi mulai terasa ketika bermain game online seperti Mobile Legends.

Redmi Pad SE 8.7 sebenarnya bisa memainkan Mobile Legends dengan opsi Frame Rate 'Tinggi' dan Grafis 'Sedang'. Di menit-menit awal game bisa dimainkan dengan lancar. Namun di game kedua dan seterusnya, mulai terasa patah-patah hingga kurang responsif saat penekanan tombol.

Redmi Pad SE 8.7 juga menghadirkan baterai besar 6.650mAh yang bisa tahan seharian, bahkan lebih jika untuk pemakaian ringan. Hal yang disayangkan justru charger, di mana Xiaomi hanya memberikan adaptor 10W alih-alih tablet ini sudah mendukung kecepatan 18W.

Saat kami tes dengan charger 18W, baterai Redmi Pad SE 8.7 memerlukan waktu sekitar 2,5 jam untuk pengisian daya 0 ke 100 persen. Sementara adaptor bawaan 10W bisa memakan waktu hingga 3 jam lebih.

Review Redmi Pad SE 8.7, tablet murah ukuran mini terbaru dari Xiaomi. [Suara.com/Dicky Prastya]
Review Redmi Pad SE 8.7, tablet murah ukuran mini terbaru dari Xiaomi. [Suara.com/Dicky Prastya]

Kesimpulan

Kehadiran Xiaomi Redmi Pad 8.7 SE seolah memberikan angin segar untuk para penggemar tablet compact, ringkas, mini, mungil, apa pun namanya. Lebih lagi harganya cuma sejutaan, menambah daya tarik baru untuk segmen tablet yang beragam saat ini.

Xiaomi sepertinya sukses membidik kekosongan pangsa pasar para penyuka tablet mini, namun harganya murah. Saya tak akan heran jika Redmi Pad SE 8.7 menjadi calon produk gaib terbaru.

Tablet ini menawarkan keunggulan berupa desainnya yang compact, ringan, portabel dibawa ke mana-mana karena muat di tas kecil. Layarnya mulus untuk jelajah aplikasi, hingga nyaman untuk mereka yang gemar membaca ebook.

Tak perlu lagi kalian membeli produk e-reader seperti Kindle yang hanya bisa dipakai untuk membaca buku digital. Redmi Pad SE 8.7 menyediakan fungsibilitas lebih kaya sebagai tablet Android.

Namun seperti disebutkan di atas, Redmi Pad SE 8.7 juga memiliki kelemahan. Kamera yang seadanya, performa standar, hingga charger bawaan yang hanya 10W. Kalian juga perlu aksesori tambahan seperti case, pelindung layar, hingga keyboard dan stylus pen apabila benar-benar diperlukan.

Dengan plus minus di atas, Redmi Pad SE 8.7 masih layak untuk dibeli. Xiaomi menjual tablet ini dengan harga Rp 1.599.000 untuk memori 4/128GB dengan pilihan warna Graphite Gray, Aurora Green, dan Sky Blue.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vivo X200 Ultra Meluncur 21 April, Bareng Tablet hingga Smartwatch

Vivo X200 Ultra Meluncur 21 April, Bareng Tablet hingga Smartwatch

Tekno | Senin, 07 April 2025 | 21:37 WIB

Vivo Segera Rilis 6 Perangkat Anyar: Ada HP Flagship hingga Tablet

Vivo Segera Rilis 6 Perangkat Anyar: Ada HP Flagship hingga Tablet

Tekno | Senin, 07 April 2025 | 17:01 WIB

Review Anime Ranma 1/2, Komedi Klasik dengan Sentuhan Modern

Review Anime Ranma 1/2, Komedi Klasik dengan Sentuhan Modern

Your Say | Senin, 07 April 2025 | 15:46 WIB

Xiaomi Umumkan Perbaikan Bug Baru untuk HyperOS 2

Xiaomi Umumkan Perbaikan Bug Baru untuk HyperOS 2

Tekno | Senin, 07 April 2025 | 09:09 WIB

Terkonfirmasi Lin Bin, Xiaomi 15S Pro Akan Dilengkapi Chipset Bikinan Sendiri

Terkonfirmasi Lin Bin, Xiaomi 15S Pro Akan Dilengkapi Chipset Bikinan Sendiri

Tekno | Senin, 07 April 2025 | 07:59 WIB

3 Mahasiswi Tewas Terbakar di Mobil Listrik Xiaomi SU7: Ini Kronologi dan Tanggapan Perusahaan

3 Mahasiswi Tewas Terbakar di Mobil Listrik Xiaomi SU7: Ini Kronologi dan Tanggapan Perusahaan

Otomotif | Minggu, 06 April 2025 | 18:05 WIB

Terkini

Ekonomi Digital Indonesia Bisa Tembus Rp5.800 T, Nezar Patria : RI Tak Boleh Hanya Jadi Pasar AI

Ekonomi Digital Indonesia Bisa Tembus Rp5.800 T, Nezar Patria : RI Tak Boleh Hanya Jadi Pasar AI

Tekno | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:26 WIB

Inspirasi K-Wellness dan AI Home LG ala Shin Ye Eun

Inspirasi K-Wellness dan AI Home LG ala Shin Ye Eun

Tekno | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:51 WIB

Ekonomi Digital Indonesia Capai 100 Miliar Dolar AS, Komdigi Dorong Kolaborasi Nasional

Ekonomi Digital Indonesia Capai 100 Miliar Dolar AS, Komdigi Dorong Kolaborasi Nasional

Tekno | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:26 WIB

5 HP Layar Lengkung dan NFC Termurah, Sensasi Premium dengan Bujet Minimum

5 HP Layar Lengkung dan NFC Termurah, Sensasi Premium dengan Bujet Minimum

Tekno | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:15 WIB

Powerbank Bagus Merek Apa? Ini 4 Pilihan 10.000 mAh untuk Antisipasi Listrik Padam

Powerbank Bagus Merek Apa? Ini 4 Pilihan 10.000 mAh untuk Antisipasi Listrik Padam

Tekno | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:41 WIB

7 Tips agar Baterai iPhone Awet, Kurangi Risiko Battery Health Cepat Turun

7 Tips agar Baterai iPhone Awet, Kurangi Risiko Battery Health Cepat Turun

Tekno | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:19 WIB

4 Genset Silent Terbaik untuk di Rumah, Anti Berisik Hemat Bensin untuk Backup saat Mati Listrik

4 Genset Silent Terbaik untuk di Rumah, Anti Berisik Hemat Bensin untuk Backup saat Mati Listrik

Tekno | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:23 WIB

Harga Steam Machine Lebih Mahal dari PS5, Ini Penyebabnya!

Harga Steam Machine Lebih Mahal dari PS5, Ini Penyebabnya!

Tekno | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:10 WIB

POCO X8 Pro Yellow Resmi Meluncur di Indonesia, Desain Ikonik dan Fitur Komunikasi Tanpa Sinyal

POCO X8 Pro Yellow Resmi Meluncur di Indonesia, Desain Ikonik dan Fitur Komunikasi Tanpa Sinyal

Tekno | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:09 WIB

Bos WhatsApp Resmi Mengundurkan Diri, Ini Sosok Penggantinya

Bos WhatsApp Resmi Mengundurkan Diri, Ini Sosok Penggantinya

Tekno | Selasa, 23 Juni 2026 | 11:40 WIB