Rahasia Perusahaan TIK Ini Selamatkan Bumi, Berhasil Serap Ratusan Ton Emisi Karbon

Dythia Novianty

Rabu, 09 April 2025 | 14:50 WIB
Rahasia Perusahaan TIK Ini Selamatkan Bumi, Berhasil Serap Ratusan Ton Emisi Karbon
Ilustrasi emisi. [Unsplash]

Suara.com - NEC Indonesia mengambil langkah besar dalam upaya pelestarian lingkungan dengan menanam 6.250 pohon di dua desa, yakni Desa Sukaresmi dan Sukaharja, yang terletak di Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor.

Aktivitas ini mencakup area seluas 10,5 hektare dan merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung keberlanjutan lingkungan serta melaksanakan program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) yang berkelanjutan.

Program penghijauan ini memberikan dampak positif yang signifikan tidak hanya terhadap lingkungan, tetapi juga terhadap masyarakat setempat.

Berdasarkan analisis allometrik terhadap jenis pohon yang ditanam, diperkirakan bahwa pohon-pohon yang ditanam akan menyerap sekitar 710 ton emisi karbon dioksida ekuivalen (COeq) sepanjang hidupnya.

Hal ini menjadi bukti konkret kontribusi NEC Indonesia dalam upaya global untuk mengurangi dampak perubahan iklim melalui kegiatan penghijauan yang ramah lingkungan.

Lebih dari sekedar dampak terhadap lingkungan, program ini juga memberikan manfaat sosial yang sangat penting bagi penduduk sekitar.

Ilustrasi Industri Teknologi. [Unsplash]
Ilustrasi Cara NEC Indonesia Selamatkan Bumi, Berhasil Serap Ratusan Ton Emisi Karbon. [Unsplash]

Dengan penanaman pohon yang menciptakan ruang hijau seluas 10,5 hektare, tercipta lingkungan yang lebih sejuk dan sehat, serta kualitas udara yang lebih baik.

Selain itu, keberadaan pohon-pohon tersebut turut meningkatkan pengelolaan sumber daya air yang dapat memberikan keuntungan bagi masyarakat.

Dalam aspek ekonomi, petani di sekitar lokasi juga memperoleh manfaat langsung dari hasil pertanian tahunan pohon buah atau hasil penjualan kayu.

baca juga

Presiden Direktur NEC Indonesia, Joji Yamamoto, menegaskan bahwa keberlanjutan merupakan salah satu nilai inti yang dipegang oleh perusahaan.

Ia mengatakan, NEC Indonesia memandang keberlanjutan bukan hanya sebagai bagian dari inovasi teknologi, tetapi juga sebagai komitmen untuk menjaga kelestarian lingkungan bagi generasi mendatang.

"Sebagai bagian dari NEC 2030 Vision, kami berkomitmen untuk menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan dengan memanfaatkan teknologi dan melaksanakan inisiatif lingkungan yang berdampak positif," katanya dalam keterangan resminya, Rabu (9/4/2025).

Program ini diharapkan dapat berkontribusi pada pelestarian lingkungan dan memberikan manfaat sosial bagi masyarakat dalam jangka panjang.

Pemantauan tahap ketiga terhadap pohon-pohon yang ditanam menunjukkan hasil yang sangat menggembirakan.

Pohon-pohon kayu seperti Jati, Mahoni, dan Sengon telah tumbuh dengan baik, dengan tinggi antara 2,15 hingga 3,25 meter dan diameter batang yang bervariasi antara 2,35 hingga 4,47 cm.

Sementara itu, pohon buah seperti alpukat, durian, dan mangga yang termasuk dalam kelompok pohon Multi-Purpose Tree Species (MPTS) tumbuh dengan tinggi antara 1,25 hingga 2,15 meter dan diameter batang antara 1,53 hingga 3,05 cm.

Keberagaman jenis pohon yang ditanam dalam program ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat ekologis, seperti peningkatan biodiversitas dan penyimpanan karbon, tetapi juga keuntungan ekonomi bagi masyarakat dalam jangka panjang.

Dengan kombinasi pohon kayu dan pohon buah, masyarakat dapat memanfaatkan hasil dari kedua jenis pohon tersebut, yang memberikan peluang bagi peningkatan kesejahteraan mereka melalui penjualan hasil panen atau kayu.

Dengan demikian, program penanaman pohon yang dilaksanakan oleh NEC Indonesia menunjukkan komitmen perusahaan dalam mendukung pelestarian alam dan menciptakan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan. Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan, baik dari segi ekologi, sosial, maupun ekonomi bagi masyarakat sekitar.

NEC Indonesia terus berupaya untuk memperkuat keberlanjutan lingkungan, memberikan dampak positif bagi masyarakat, serta mendukung upaya global dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lebih Dari 5.000 Siswa Kenali Energi Transisi Lewat 12 Sekolah Energi Berdikari Pertamina

Lebih Dari 5.000 Siswa Kenali Energi Transisi Lewat 12 Sekolah Energi Berdikari Pertamina

Bisnis | Kamis, 30 Januari 2025 | 21:53 WIB

Petrokimia Gresik Garap Proyek Dekarbonisasi

Petrokimia Gresik Garap Proyek Dekarbonisasi

Bisnis | Kamis, 30 Januari 2025 | 08:48 WIB

Axioo AI Summit, Puncak Prestasi Talenta AI Indonesia

Axioo AI Summit, Puncak Prestasi Talenta AI Indonesia

Tekno | Senin, 27 Januari 2025 | 09:02 WIB

CCS Indonesia Berpotensi Jadi Pemimpin Global, Eddy Soeparno: Peluang Investasi Besar

CCS Indonesia Berpotensi Jadi Pemimpin Global, Eddy Soeparno: Peluang Investasi Besar

News | Jum'at, 24 Januari 2025 | 03:00 WIB

SMGR Raih Validasi Internasional untuk Target Pengurangan Emisi

SMGR Raih Validasi Internasional untuk Target Pengurangan Emisi

Bisnis | Kamis, 23 Januari 2025 | 07:02 WIB

Sharp Hydro Heroes Sukses Ciptakan Petani Muda Berkelanjutan

Sharp Hydro Heroes Sukses Ciptakan Petani Muda Berkelanjutan

Tekno | Jum'at, 17 Januari 2025 | 08:57 WIB

Terkini

Terus Dipacu! Begini 20 Persen Penampakan Stadion Sudiang Makassar

Terus Dipacu! Begini 20 Persen Penampakan Stadion Sudiang Makassar

Sulsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:15 WIB

Penjualan Mobil Nasional Juli 2026 Meningkat, Dominasi Mobil China Kian Nyata

Penjualan Mobil Nasional Juli 2026 Meningkat, Dominasi Mobil China Kian Nyata

Otomotif | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:15 WIB

2 Anggota KPK Gadungan Tipu dan Sekap Lansia di Serpong

2 Anggota KPK Gadungan Tipu dan Sekap Lansia di Serpong

Banten | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:14 WIB

Kemarau Panjang Ubah Wajah Situ Gede, Air Menyusut Pemandangan Tak Biasa Ini Viral

Kemarau Panjang Ubah Wajah Situ Gede, Air Menyusut Pemandangan Tak Biasa Ini Viral

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:12 WIB

Jalur Ekspedisi Disusupi, Kabupaten Bogor Jadi Sarang Transit Peredaran Rokok Ilegal

Jalur Ekspedisi Disusupi, Kabupaten Bogor Jadi Sarang Transit Peredaran Rokok Ilegal

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:10 WIB

Sepucuk Surat dalam Film Dear You Mengajarkan Arti Rindu yang Hilang

Sepucuk Surat dalam Film Dear You Mengajarkan Arti Rindu yang Hilang

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:10 WIB

Ambil Sampel Cari Penyebab Kematian, Polisi Bongkar Makam Sutrimo di Banyumas

Ambil Sampel Cari Penyebab Kematian, Polisi Bongkar Makam Sutrimo di Banyumas

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:07 WIB

Timnas Indonesia Bakal Turun dengan Kekuatan Penuh di FIFA ASEAN Cup, Negara Tetangga Was-was

Timnas Indonesia Bakal Turun dengan Kekuatan Penuh di FIFA ASEAN Cup, Negara Tetangga Was-was

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:05 WIB

2 Pilihan Kulkas Mini Polytron 50 Liter, Hemat Listrik dan Pas untuk Ruang Sempit

2 Pilihan Kulkas Mini Polytron 50 Liter, Hemat Listrik dan Pas untuk Ruang Sempit

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:04 WIB

Hibah Rp800 Juta untuk DWP Tangsel Disorot, Dasar Hukum Pencairan Anggaran Dipertanyakan

Hibah Rp800 Juta untuk DWP Tangsel Disorot, Dasar Hukum Pencairan Anggaran Dipertanyakan

Banten | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:03 WIB

×