GPU tersebut dioptimalkan untuk AEC (architecture, engineering, construction) dan inferensi workstation, menawarkan stabilitas dan kinerja melalui berbagai sertifikasi independent software vendor (ISV)dan software yang dioptimalkan.
![Intel Gaudi. [Intel Indonesia]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/05/20/85893-intel-gaudi.jpg)
GPU Intel Arc Pro B-Series kompatibel dengan driver konsumen dan profesional di Windows.
Di Linux, GPU ini mendukung software stack terkontainerisasi untuk menyederhanakan penerapan AI, dan akan terus ditingkatkan dengan fitur dan pengoptimalan.
Dengan menggabungkan kapasitas memori yang besar dan kompatibilitas dengan software utama, Intel Arc Pro B-Series menawarkan creator dan pengembang AI solusi yang scalable dan hemat biaya.
Intel juga meluncurkan platform workstation berbasis Intel® Xeon® yang bisa dikonfigurasi (dengan nama kode Project Battlematrix) yang didesain untuk mengurangi kendala yang dihadapi pengembang AI.
Ia mendukung hingga delapan GPU Intel Arc Pro B60 24GB untuk memungkinkan model AI berukuran sedang (hingga 150 miliar parameter) dan akurat dengan video random-access memory hingga 192GB.
“Intel Arc Pro B-Series menunjukkan komitmen Intel terhadap teknologi GPU dan kemitraan ekosistem,” kata Vivian Lien, vice president dan general manager Client Graphics Intel.
Menurutnya, dengan kecanggihan arsitektur X e 2 dan ekosistem software yang berkembang, GPU Arc Pro terbaru menghadirkan akses dan skalabilitas untuk perusahaan kecil dan menengah yang mencari solusi yang spesifik.
GPU Intel Arc Pro B60 akan tersedia dari mitra add-in board termasuk namun tidak terbatas pada ASrock, Gunnir, Lanner, Maxsun, Onix, Senao, dan Sparkle mulai Juni 2025.
GPU Intel Arc Pro B50 akan tersedia di reseller resmi Intel mulai Juli 2025.
Intel Gaudi 3 Mendukung Penerapan PCIe dan Rack Scale
Memperluas strategi AI-nya, Intel memperkenalkan adanya opsi baru untuk penerapan akselerator AI Intel Gaudi 3.
Kartu Intel Gaudi 3 PCIe mendukung inferensi AI yang scalable dalam lingkungan server pusat data yang ada.
Dengan menggunakan model AI seperti Llama, pelanggan mulai dari bisnis kecil hingga enterprise besar bisa mendapatkan keuntungan dari fleksibilitas untuk menjalankan model Llama 3.1 8B hingga Llama 4 Scout atau Maverick dalam skala penuh karena tersedianya konfigurasi yang dapat diskalakan.
Kartu Intel Gaudi 3 PCIe akan tersedia pada paruh kedua 2025.
Desain referensi sistem rack scale Intel Gaudi 3 dibangun dengan fleksibilitas dan skalabilitas, mendukung hingga 64 akselerator per rak dan menawarkan memori bandwidth tinggi sebesar 8,2 terabytes (TB).
Desain modular yang terbuka membantu menghindari vendor lock-in.
Dengan pendingin cair, sistem ini memberikan kinerja yang kuat dan membantu menjaga total biaya kepemilikan (TCO) tetap terkendali.
Arsitektur rack scale pada Intel Gaudi dioptimalkan untuk menjalankan model AI besar dan andal dalam menjalankan inferensi secara real time dengan performa berlatensi rendah.
Konfigurasi ini menegaskan komitmen Intel terhadap infrastruktur AI yang terbuka, fleksibel, dan aman, mendukung desain kustom dan Open Compute Project (OCP) untuk penyedia pelayanan cloud (cloud service providers/CSPs).
Sementara itu, setelah debutnya di CES 2025, Intel AI Assistant Builder – framework software yang terbuka dan ringan untuk membangun dan menjalankan agen AI kustom secara di lokal di AI PC berbasis Intel, kini sudah tersedia dalam beta release untuk publik di GitHub.
Dengan solusi inovatif baru yang diluncurkan di Computex oleh Acer dan ASUS sebagai contoh, Intel AI Assistant Builder memungkinkan para pengembang dan mitra menciptakan dan menerapkan agen AI dengan cepat untuk organisasi dan pelanggan langsung mereka.