Lewat HyperOS 3, Ikon HP Xiaomi Bakal Mirip iOS

Lintang Siltya Utami

Senin, 23 Juni 2025 | 18:07 WIB
Lewat HyperOS 3, Ikon HP Xiaomi Bakal Mirip iOS
Ilustrasi HP Xiaomi. [N.Tho.Duc/Unsplash]

Suara.com - HyperOS 3 membawa pembaruan besar dalam hal visual pada perangkat Xiaomi, terutama pada desain ikon yang kini tampil dengan pendekatan yang sangat mirip dengan antarmuka iOS milik Apple.

Dalam versi terbaru dari sistem operasi ini, Xiaomi tampaknya mencoba menarik perhatian pengguna melalui tampilan yang lebih mencolok dan modern.

Dari tangkapan layar pratinjau resmi yang dibagikan, terlihat bahwa perusahaan asal China ini meninggalkan pendekatan warna basic dan minimalis seperti pada versi sebelumnya, dan beralih ke ikon-ikon yang lebih berwarna serta menyala terang.

Dilansir dari Xiaomi Time pada Senin (23/6/2025), ikon-ikon ini tidak hanya terlihat lebih hidup, tetapi juga sangat mengingatkan pada desain visual Apple, khususnya iOS versi terbaru. Bisa dibilang, perubahan ini memberikan nuansa yang lebih segar, berani, dan mengikuti arah tren desain global di dunia perangkat mobile.

Transformasi antarmuka yang ditampilkan tidak bersifat dangkal semata, tetapi mencerminkan perubahan strategis Xiaomi dalam menyesuaikan diri dengan ekspektasi pengguna modern.

Salah satu perubahan besar yang langsung mencolok adalah pada desain ikon aplikasi inti, seperti Kamera dan Galeri, yang kini mengusung gaya lebih bulat dan efek tiga dimensi.

Ikon HP Xiaomi yang mirip iOS. [Xiaomitime]
Ikon HP Xiaomi yang mirip iOS. [Xiaomitime]

Sentuhan visual tersebut sangat menyerupai pendekatan yang digunakan dalam iOS 18, yang menonjolkan efek kedalaman dan pencahayaan untuk meningkatkan estetika sekaligus kegunaan.

Dengan peningkatan saturasi warna dan elemen visual yang lebih hidup, ikon-ikon ini menjadi lebih mudah dikenali, bahkan pada pandangan pertama.

Selain tampilan ikon, Xiaomi juga melakukan penyederhanaan pada elemen antarmuka lainnya. Salah satu perubahan mencolok adalah penghapusan bilah pencarian dari layar beranda.

baca juga

Keputusan ini tampaknya diambil untuk menciptakan kesan antarmuka yang lebih rapi dan minimalis, sekaligus membuka ruang tambahan bagi pengguna untuk menambahkan ikon aplikasi atau widget sesuai kebutuhan.

Penyederhanaan ini bukan sekadar keputusan desain, melainkan mencerminkan arah baru yang ditempuh banyak perusahaan teknologi, yaitu menjadikan tampilan antarmuka lebih bersih, fungsional, dan ramah pengguna.

Fitur lain yang mendapat sentuhan baru adalah indikator baterai. Xiaomi memperkenalkan desain ulang untuk tampilan persentase baterai yang kini mengadopsi pendekatan yang serupa dengan milik iPhone.

Dalam tampilan baru ini, informasi baterai lebih jelas dan intuitif, membantu pengguna dalam memantau daya perangkat mereka secara efisien.

Desain indikator ini juga diintegrasikan dengan elemen antarmuka bergaya kaca (Glass UI), di mana efek transparan dan lapisan memberikan kesan elegan dan futuristik pada tampilan keseluruhan sistem operasi.

Pembaruan ini tidak hanya mengandalkan tampilan, tetapi juga mencakup aspek kompatibilitas dan cakupan perangkat yang sangat luas.

HyperOS 3 akan mendukung setidaknya 96 perangkat dari berbagai lini produk Xiaomi. Di antaranya, sebanyak 33 model berasal dari seri utama Xiaomi, termasuk perangkat flagship dan mid-range.

Kemudian, ada pula 44 model dari lini Redmi, yang mencakup perangkat dari kelas entry-level hingga premium. Tak ketinggalan, 19 perangkat POCO juga akan menerima pembaruan ini, termasuk model-model yang dirancang khusus untuk kebutuhan gaming.

Peluncuran HyperOS 3 dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2025 dan menariknya, sistem operasi ini akan mendukung dua versi Android sekaligus, yakni Android 15 dan Android 16.

Strategi kompatibilitas ganda ini bukan hanya memaksimalkan jumlah perangkat yang bisa diperbarui, tetapi juga memperpanjang masa pakai software tersebut dalam menghadapi perkembangan hardware yang semakin cepat.

Xiaomi tampaknya menyadari pentingnya fleksibilitas dan keandalan sistem operasi untuk menjangkau berbagai segmen pasar, dari pengguna ponsel budget hingga pengguna yang memakai perangkat kelas atas.

Kesimpulannya, HyperOS 3 bukan hanya sekadar penyegaran tampilan, melainkan representasi dari arah baru Xiaomi dalam merancang pengalaman pengguna yang lebih modern, menarik, dan kompetitif.

Dengan mengambil inspirasi dari desain visual Apple, menyederhanakan elemen UI, dan memperluas kompatibilitas, Xiaomi berupaya menjadikan HyperOS sebagai sistem operasi yang relevan, adaptif, dan tahan lama di tengah persaingan ketat di pasar smartphone global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Xiaomi Smart Band 10 Siap Rilis, Harga Diprediksi Murah Meriah

Xiaomi Smart Band 10 Siap Rilis, Harga Diprediksi Murah Meriah

Tekno | Senin, 23 Juni 2025 | 17:46 WIB

Xiaomi Bakal Rilis HyperOS 2.2 Global ke 8 HP Populer, Apa Saja?

Xiaomi Bakal Rilis HyperOS 2.2 Global ke 8 HP Populer, Apa Saja?

Tekno | Senin, 23 Juni 2025 | 17:01 WIB

Tablet Gaming Redmi Segera Debut, Xiaomi Pamer Main Wukong dengan Kontroler

Tablet Gaming Redmi Segera Debut, Xiaomi Pamer Main Wukong dengan Kontroler

Tekno | Senin, 23 Juni 2025 | 17:18 WIB

Terkini

Pemulihan Ekosistem Palsu Mengintai di Balik Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan

Pemulihan Ekosistem Palsu Mengintai di Balik Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:16 WIB

Viral Karena TikTok, Menkes Ungkap Manfaat Luar Biasa Umbi Kimpul untuk Kesehatan

Viral Karena TikTok, Menkes Ungkap Manfaat Luar Biasa Umbi Kimpul untuk Kesehatan

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Pemerintah Tantang Pembiayaan UMKM Tembus Rp2.000 Triliun

Pemerintah Tantang Pembiayaan UMKM Tembus Rp2.000 Triliun

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:10 WIB

Pemprov DKI Buka Wacana Tata Ulang Jalur Sepeda di Jakarta

Pemprov DKI Buka Wacana Tata Ulang Jalur Sepeda di Jakarta

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:09 WIB

Harga Minyak Mentah di bawah 100 dolar AS, Stok Pertalite dan Biodiesel Diklaim Aman

Harga Minyak Mentah di bawah 100 dolar AS, Stok Pertalite dan Biodiesel Diklaim Aman

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:08 WIB

Pekerja Garmen Didominasi Perempuan, Kesadaran Risiko Kanker dan Deteksi Dini Perlu Diperkuat

Pekerja Garmen Didominasi Perempuan, Kesadaran Risiko Kanker dan Deteksi Dini Perlu Diperkuat

Health | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:05 WIB

HUT ke-81 RI dan Kebebasan Digital: Saatnya Merdeka dari Scroll Tanpa Henti

HUT ke-81 RI dan Kebebasan Digital: Saatnya Merdeka dari Scroll Tanpa Henti

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Tanggapan Menhut Raja Juli Terkait Uang Amplop dari Suhardiman Amby

Tanggapan Menhut Raja Juli Terkait Uang Amplop dari Suhardiman Amby

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:03 WIB

Bambang Harymurti Usul RUU Perampasan Aset Beri Perlindungan bagi Harta Bersama Suami-Istri

Bambang Harymurti Usul RUU Perampasan Aset Beri Perlindungan bagi Harta Bersama Suami-Istri

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:59 WIB

Shokz OpenDots 2 Resmi Masuk Indonesia, Bawa Dolby Audio dalam Desain Open-Ear Fashion

Shokz OpenDots 2 Resmi Masuk Indonesia, Bawa Dolby Audio dalam Desain Open-Ear Fashion

Tekno | Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:54 WIB

×