Rojali dan Rohalus Viral, Perusahaan Raksasa Ini Punya Trik Jitu "Paksa" Mereka Beli

Dythia Novianty Suara.Com
Jum'at, 01 Agustus 2025 | 15:05 WIB
Rojali dan Rohalus Viral, Perusahaan Raksasa Ini Punya Trik Jitu "Paksa" Mereka Beli
Ilustrasi Digiplus. [Suara.com/Dythia]

Suara.com - Fenomena Rojali (Rombongan Jarang Beli) dan Rohalus (Rombongan Hanya Elus), tengah menjadi viral di media social dan hal itu ternyata juga mencuri perhatian buat para peretail.

Salah satunya Digiplus, unit bisnis teknologi dari PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAP), yang ternyata melihat fenomena Rojali dan Rohalus sebagai potensi.

"Bukan masalah, malah opportunity buat kita. Nggak apa-apa jrang beli nanti kita paksa untuk beli," ucap Head of Operations Digiplus, Erwin Renehan saat jumpa pers di Jakarta, Kamis (1/8/2025).

Menurutnya, kedua fenomena yang tengah viral di media sosial itu benar-benar menjadi sebagai potensi bagi pihaknya.

"Buat rojali yang jarang beli, bagaimana kita menyediakan affordability program ke mereka," kata dia.

Menurut Erwin, berbagai program dihadirkan Digiplus untuk memberi kemudahan para customer dalam membeli barang-barang yang dihadirkan.

Kolaborasi Digiplus dan Infinix di Jakarta, Kamis (31/7/2025). [Suara.com/Dythia]
Kolaborasi Digiplus dan Infinix di Jakarta, Kamis (31/7/2025). [Suara.com/Dythia]

"Ada cashback dengan berbagai bank dan ada juga program Beli Sekarang Bayar Nanti (BNPL). itu part of our effort untuk affordability buat si Rojali," bebernya.

Tidak hanya itu, Digiplus juga ternyata sudah menyiapkan "senjata" untuk fenomena Rohalus.

"Rohalus itu pengen (sebetulnya), ada budget tapi how to si our staff bisa meyakinkan lagi," ujarnya.

Baca Juga: Punya Nama Kuat, Infinix Masuk Digiplus

Erwin melihat, untuk fenomena yang satu ini akan berhadapan dengan kemampuan dari para staff penjual di semua retailnya.

"Dengan kemampuan selling skill, dia pasti harus bisa dari konversi menjadi beli. Itu bagian kerjaan tim operation retail yang kita lagi push naikin dan terus dipertahankan," ungkapnya.

Sebelumnya, Rojali dan Rohalus baru sebagian dari fenomena sosial yang sebenarnya meresahkan karena berkaitan dengan lemahnya kondisi ekonomi masyarakat saat ini.

Hal itu sempat disampaikan oleh Deputi Bidang Statistik Sosial BPS, Ateng Hartono.

Menurutnya, daya beli masyarakat yang menurun mengindikasikan adanya tekanan ekonomi, terutama di kalangan kelas rentan.

Bahkan, fenomena "Rojali" ini tidak hanya berlaku bagi kalangan kelas menengah ke bawah, tetapi juga pada menengah ke atas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI