Cara Baru di WhatsApp Untuk Diamkan Nomor Penipuan yang Meresahkan

Eviera Paramita Sandi

Rabu, 06 Agustus 2025 | 11:09 WIB
Cara Baru di WhatsApp Untuk Diamkan Nomor Penipuan yang Meresahkan
Ilustrasi pengguna WhatsApp. (Gemini)

Suara.com - Ancaman penipuan online semakin meresahkan, dan WhatsApp menjadi salah satu platform yang sering dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan.

Sadar akan hal ini, WhatsApp akhirnya merilis serangkaian fitur keamanan baru yang wajib Anda ketahui untuk melindungi data dan uang Anda.

Ini bukan sekadar pembaruan biasa. WhatsApp secara serius meningkatkan sistem pertahanannya untuk melawan para penipu.

"WhatsApp terus memperkuat perlindungan pengguna dengan menambahkan lapisan keamanan baru yang mendukung teknologi machine learning dalam mendeteksi dan memblokir akun penipuan secara massal," kata WhatsApp dalam pernyataan resminya, Rabu (6/8/2025).

Berikut adalah 'senjata' baru yang bisa Anda gunakan:

  • Peringatan di Grup Asing: Jika ada nomor tak dikenal memasukkan Anda ke grup aneh, WhatsApp akan langsung memberi peringatan.

Anda bisa langsung keluar tanpa perlu membuka grup 'jebakan' tersebut.

  • Notifikasi Kontak Tak Dikenal: Sering dihubungi nomor misterius?

Kini akan muncul peringatan khusus saat Anda akan membalas pesan dari orang yang tidak ada di kontak Anda. Ini adalah kesempatan bagi Anda untuk berpikir dua kali.

Tindakan ini sangat penting, mengingat skala operasinya yang masif. Dalam enam bulan terakhir saja, WhatsApp dan Meta telah memblokir lebih dari 6,8 juta akun penipu.

"Kami terus berupaya memberantas pusat-pusat penipuan yang kerap melibatkan praktik kerja paksa dan dijalankan oleh jaringan kejahatan terorganisir, khususnya di wilayah Asia Tenggara," kata WhatsApp.

baca juga

Akun-akun ini berhasil dihentikan secara proaktif sebelum sempat digunakan oleh pelaku untuk menjalankan aksi penipuan mereka berkat hasil investigasi internal dan kolaborasi dengan penegak hukum.

WhatsApp menyarankan pengguna untuk selalu berhati-hati dan mempertimbangkan kembali sebelum merespons pesan yang mencurigakan, terutama jika berasal dari nomor yang tidak dikenal dan menawarkan uang dalam waktu yang singkat.

Agar tetap terlindungi saat menggunakan WhatsApp, pengguna bisa melakukan beberapa hal seperti periksa pengaturan privasi, gunakan verifikasi dua langkah, blokir dan laporkan akun yang mencurigakan, periksa informasi tambahan sebelum membalas pesan dari orang atau grup yang tidak dikenal.

Pengguna juga bisa menggunakan fitur heningkan penelepon tak dikenal serta mengunduh aplikasi WhatsApp versi resmi untuk menjaga keamanan akun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Mengetahui WhatsApp Disadap, Jangan Tunggu Sampai Chat Penting Bocor

Cara Mengetahui WhatsApp Disadap, Jangan Tunggu Sampai Chat Penting Bocor

Tekno | Senin, 04 Agustus 2025 | 14:57 WIB

CEK FAKTA: Surat Lamaran Pertamina Disebar Lewat WhatsApp, Benarkah Resmi?

CEK FAKTA: Surat Lamaran Pertamina Disebar Lewat WhatsApp, Benarkah Resmi?

News | Sabtu, 02 Agustus 2025 | 20:17 WIB

Total Kerugian Korban Scam di Indonesia Capai Rp 4,1 Triliun

Total Kerugian Korban Scam di Indonesia Capai Rp 4,1 Triliun

Tekno | Jum'at, 01 Agustus 2025 | 09:29 WIB

Terkini

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo

Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan

Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:44 WIB

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:31 WIB

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:24 WIB

×