Asosiasi Bongkar Alasan Kualitas Internet Indonesia Kalah Jauh dari Negara Lain

Dicky Prastya

Jum'at, 22 Agustus 2025 | 14:33 WIB
Asosiasi Bongkar Alasan Kualitas Internet Indonesia Kalah Jauh dari Negara Lain
Ketua Umum APJII, Muhamad Arif (kanan) saat konferensi pers di kantornya, Jakarta, Jumat (22/8/2025). [Suara.com/Dicky Prastya]

Suara.com - Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mengungkapkan sejumlah masalah yang membuat kualitas internet Indonesia masih kalah dari negara lain.

Berdasarkan riset APJII bertajuk Survei Penetrasi Internet dan Perilaku Penggunaan Internet 2025, penetrasi internet Indonesia hanya 80,66 persen dari total jumlah penduduk 284.438.900 di tahun 2025. 

Artinya, jumlah pengguna internet Indonesia mencapai 229 juta orang, tepatnya 229.428.417. Sedangkan 55.010.483 sisanya masih belum mendapatkan internet.

Ketua Umum APJII, Muhammad Arif menjelaskan kalau alasan internet tidak merata karena penyelenggara layanan internet (internet service provider atau ISP) saat ini sudah terlalu banyak. Tapi mereka malah membuka layanannya di sekitar perkotaan saja, jarang menjangkau wilayah lain.

"Memang industrinya sudah semakin padat, demand-nya semakin tinggi, tapi pengguna internetnya kurang lebih kan hampir sama, terutama di perkotaan," kata dia saat konferensi pers di Kantor APJII, Jumat (22/8/2025).

Dicontohkan Arif, misalnya di Jakarta ada 20 ISP, namun tak lama naik menjadi 30. Kenaikan pelaku ISP ini justru tidak dibarengi dengan jumlah pengguna.

"Akhirnya perang harga itu enggak bisa dielakkan lagi. Makanya akhirnya apa? Kalau perang harga enggak bisa dielakkan, akhirnya margin semakin tipis. Margin semakin tipis, dari mana si teman-teman provider ini punya dana lebih untuk mengembangkan bisnis ke depannya?" papar dia.

Maka dari itu, APJII meminta Pemerintah, khususnya Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk mendorong moratorium atau menunda kehadiran ISP baru. 

Dengan begitu, lanjut Arif, maka pelaku industri internet bisa menata kembali regulasi-regulasi yang ada. Menurut dia, efek penataan regulasi bisa mengembangkan kualitas internet, seperti meminimalisir perang harga antar operator.

baca juga

"Sekarang ini mungkin jaringan banyak tapi menumpuk, bukan merata. Ini kan sayang. Jadi kita akhirnya membuang investasi di tempat yang sama terus-terusan. Padahal marketnya itu-itu saja. Jadi kan sia-sia," keluh dia.

Arif menilai kalau moratorium ini bisa berdampak tak hanya untuk pemerataan jaringan internet, tetapi juga meningkatkan kualitas internet Indonesia.

"Mungkin di China sudah 6G. Jangan-jangan ternyata sudah 7G, dan lainnya. Ini kalau benchmark di negara lain. Nah kalau kita masih ketinggalan terus, tapi mau investasi pakai apa kalau si operator masih bertempur di masalah harga?" tandasnya.
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lawan Tsunami Hoaks, Kominfo Tegaskan Sanksi, Google Perkuat Literasi

Lawan Tsunami Hoaks, Kominfo Tegaskan Sanksi, Google Perkuat Literasi

Tekno | Jum'at, 22 Agustus 2025 | 12:45 WIB

Vidio Shopping x Shopee: Angkat Produk & Konten Lokal Jadi Primadona Nusantara

Vidio Shopping x Shopee: Angkat Produk & Konten Lokal Jadi Primadona Nusantara

News | Kamis, 21 Agustus 2025 | 13:13 WIB

TikTok Jadi Medsos Favorit Orang Indonesia di 2025, YouTube-Instagram Kalah Jauh

TikTok Jadi Medsos Favorit Orang Indonesia di 2025, YouTube-Instagram Kalah Jauh

Tekno | Senin, 18 Agustus 2025 | 19:06 WIB

Riset Ungkap Konten Paling Disukai Orang Indonesia 2025, Tak Lagi Gosip dan Politik

Riset Ungkap Konten Paling Disukai Orang Indonesia 2025, Tak Lagi Gosip dan Politik

Tekno | Senin, 18 Agustus 2025 | 18:34 WIB

CEK FAKTA: Benarkah WhatsApp Call Harus Pakai Internet Premium?

CEK FAKTA: Benarkah WhatsApp Call Harus Pakai Internet Premium?

News | Minggu, 17 Agustus 2025 | 15:07 WIB

Kemerdekaan Akses Jaringan Internet Buat UMKM, Harga Mulai Rp 400 Ribuan

Kemerdekaan Akses Jaringan Internet Buat UMKM, Harga Mulai Rp 400 Ribuan

Tekno | Sabtu, 16 Agustus 2025 | 13:10 WIB

Terkini

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Brace Balsa Sekulic Bawa Persib Hajar Melbourne FC, Maung Bandung Sempurna di ACL Two

Brace Balsa Sekulic Bawa Persib Hajar Melbourne FC, Maung Bandung Sempurna di ACL Two

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:55 WIB

×