Bukan Cuma Buat Ghosting, Ini Alasan Sebenarnya Jutaan Orang Matikan Centang Biru WhatsApp

Budi Arista Romadhoni

Senin, 08 September 2025 | 08:45 WIB
Bukan Cuma Buat Ghosting, Ini Alasan Sebenarnya Jutaan Orang Matikan Centang Biru WhatsApp
Ilustrasi Aplikasi WhatsApp (Pexels/Anton)
Baca 10 detik
  • Centang biru WhatsApp bisa picu kecemasan sosial.
  • Mematikan centang biru adalah cara menjaga privasi.
  • Ada trik lain baca pesan tanpa ketahuan pengirim.

Suara.com - Pernahkah Anda merasakan jantung sedikit berdebar saat membuka pesan WhatsApp penting, sadar bahwa dua centang biru yang muncul di layar pengirim menjadi sinyal tak tertulis bahwa Anda "harus" segera membalas?

Fenomena ini bukan sekadar paranoia; ini adalah tekanan sosial di era digital yang dirasakan oleh jutaan pengguna.

Keputusan untuk mematikan fitur 'Laporan Dibaca' atau centang biru bukan lagi semata-mata soal ingin menghindar atau melakukan ghosting terhadap seseorang.

Lebih dari itu, langkah ini telah menjadi sebuah pernyataan sikap untuk merebut kembali kendali atas privasi dan, yang terpenting, menjaga kesehatan mental dari tuntutan untuk selalu terhubung dan responsif.

Bagi sebagian pengguna, tekanan untuk merespons secepatnya setelah pengirim tahu pesannya telah dibaca dapat menimbulkan kecemasan.

Beberapa pengguna merasa terbebani untuk segera merespons pesan setelah tanda centang biru muncul, karena khawatir dianggap tidak peduli atau mengabaikan pengirim pesan menjadi salah satu alasan utama di balik tren ini. 

Ini adalah bentuk perlawanan diam-diam terhadap budaya serba instan yang seringkali mengabaikan batas-batas personal.

Cara Resmi Menjadi 'Tak Terlihat'

WhatsApp sendiri menyediakan cara yang sangat mudah bagi pengguna untuk lepas dari jerat centang biru. Fitur ini dapat dinonaktifkan secara permanen (hingga Anda mengubahnya kembali) melalui pengaturan privasi.

baca juga

Untuk melakukannya, pengguna hanya perlu mengikuti langkah-langkah sederhana berikut:

  • Buka aplikasi WhatsApp di ponsel Anda.
  • Ketuk ikon tiga titik di pojok kanan atas (untuk Android) atau masuk ke tab 'Pengaturan' (untuk iPhone).
  • Pilih menu 'Setelan', lalu masuk ke 'Privasi'.
  • Cari opsi 'Laporan Dibaca' atau 'Read Receipts'.
  • Geser toggle dari posisi aktif (hijau) menjadi nonaktif (abu-abu).

Namun, ada konsekuensi dari pilihan ini. "perlu Anda ketahui, mematikan centang biru WhatsApp juga membuat Anda tidak bisa mengetahui apakah pesan yang Anda balas telah dibaca."

Ini adalah sebuah timbal balik yang adil: untuk mendapatkan privasi, Anda juga harus merelakan informasi status keterbacaan pesan yang Anda kirim.

Trik Situasional Tanpa Mematikan Fitur

Bagaimana jika Anda hanya ingin membaca satu atau dua pesan secara diam-diam tanpa harus mematikan fitur ini secara total? Ada beberapa trik yang bisa diaplikasikan.

Pertama, manfaatkan panel notifikasi. Saat pesan masuk, jangan langsung membuka aplikasi. Cukup tarik bar notifikasi dari atas layar dan baca pratinjau pesan di sana.

Selama Anda tidak mengetuk notifikasi tersebut, pengirim tidak akan pernah tahu pesannya sudah terbaca.

Kedua, adalah 'Mode Pesawat'. Trik klasik ini masih sangat efektif. Saat pesan diterima, aktifkan mode pesawat (airplane mode) pada ponsel Anda.

Ini akan memutus semua koneksi internet. Setelah itu, buka WhatsApp dan baca pesannya dengan tenang.

Sebelum menonaktifkan kembali mode pesawat, pastikan Anda menutup aplikasi WhatsApp sepenuhnya dari daftar aplikasi berjalan (recent apps).

Bagi pengguna Android, ada opsi ketiga yang sangat praktis, yaitu menggunakan widget WhatsApp di homescreen.

Dengan menambahkan widget ini, Anda bisa membaca pesan masuk secara utuh tanpa perlu membuka aplikasi dan tanpa memicu centang biru.

Penting untuk dicatat, semua trik privasi ini tidak berlaku di percakapan grup. Ini tidak akan menonaktifkan laporan dibaca untuk obrolan grup atau laporan diputar untuk pesan suara.

Di dalam grup, centang biru baru akan muncul setelah semua anggota grup membaca pesan tersebut. Begitu pula dengan pesan suara, yang akan selalu menunjukkan ikon mikrofon biru setelah didengarkan, terlepas dari pengaturan privasi Anda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Datascrip Luncurkan Prima: Chatbot AI 24/7 untuk Layanan Pelanggan Kilat di WhatsApp

Datascrip Luncurkan Prima: Chatbot AI 24/7 untuk Layanan Pelanggan Kilat di WhatsApp

Tekno | Sabtu, 06 September 2025 | 13:12 WIB

FYP Penuh Berita Rusuh Bikin Auto Cemas? Ini Cara Biar Nggak Mental Gak Ikutan Chaos

FYP Penuh Berita Rusuh Bikin Auto Cemas? Ini Cara Biar Nggak Mental Gak Ikutan Chaos

Your Say | Senin, 01 September 2025 | 12:21 WIB

Spotify Rilis Fitur DM Baru ala Instagram, Buat Apa?

Spotify Rilis Fitur DM Baru ala Instagram, Buat Apa?

Tekno | Selasa, 26 Agustus 2025 | 22:05 WIB

Terkini

Refleksi Mariposa: Pentingnya Orang Tua Memahami Mental dan Hati Anak

Refleksi Mariposa: Pentingnya Orang Tua Memahami Mental dan Hati Anak

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Infinix GT 50 Pro Meluncur, Bawa Baterai 6.500 mAh, Layar AMOLED 144Hz, dan Pendingin Cair

Infinix GT 50 Pro Meluncur, Bawa Baterai 6.500 mAh, Layar AMOLED 144Hz, dan Pendingin Cair

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:59 WIB

Kompolnas Soroti Kasus Polisi Riau Diduga Habisi Nyawa Ibu Kandung

Kompolnas Soroti Kasus Polisi Riau Diduga Habisi Nyawa Ibu Kandung

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:53 WIB

Proyeksi IHSG Hari Ini Usai Asing Borong Saham, Cek 5 Emiten Paling Laris

Proyeksi IHSG Hari Ini Usai Asing Borong Saham, Cek 5 Emiten Paling Laris

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:47 WIB

Data dan Transaksi Digital Terancam, RI Siapkan Teknologi Baru

Data dan Transaksi Digital Terancam, RI Siapkan Teknologi Baru

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:40 WIB

Bahlil Beri Bocoran RUU Migas: BUK Bakal Dapat Kewenangan Besar!

Bahlil Beri Bocoran RUU Migas: BUK Bakal Dapat Kewenangan Besar!

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:39 WIB

5 Tips Memilih Sepatu Lari Maraton yang Nyaman dan Anti Cedera

5 Tips Memilih Sepatu Lari Maraton yang Nyaman dan Anti Cedera

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:35 WIB

Belajar Menjalani Hidup dengan Lebih Tenang melalui Hal-Hal yang Boleh dan Tak Boleh Kulakukan

Belajar Menjalani Hidup dengan Lebih Tenang melalui Hal-Hal yang Boleh dan Tak Boleh Kulakukan

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:30 WIB

7 Cara Membedakan Tas Goyard Asli dan KW Super, Jangan Tertipu Motif

7 Cara Membedakan Tas Goyard Asli dan KW Super, Jangan Tertipu Motif

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:10 WIB

Perlukah Indonesia Punya UU Anti-Perundungan? Ini Aturan yang Sudah Ada dan Tantangannya

Perlukah Indonesia Punya UU Anti-Perundungan? Ini Aturan yang Sudah Ada dan Tantangannya

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:05 WIB

×