Pakar Kaspersky Mengidentifikasi Agen Serangan Siber Perusahaan Rusia, Backdoor Loki Berbahaya!

Dythia Novianty

Selasa, 23 September 2025 | 19:34 WIB
Pakar Kaspersky Mengidentifikasi Agen Serangan Siber Perusahaan Rusia, Backdoor Loki Berbahaya!
Ilustrasi Serangan Siber. [Pixabay]
baca 10 detik
  • Kaspersky mengidentifikasi backdoor Loki yang digunakan dalam serangan terarah ke 12 perusahaan Rusia
  • Loki memanfaatkan email phishing untuk menyusup dan memberikan kontrol luas ke sistem korban
  • Penyerang memodifikasi kerangka kerja open-source dan alat umum untuk menghindari deteksi dan menyerang secara personal

Suara.com - Versi backdoor Loki yang sebelumnya tidak diketahui dan telah digunakan dalam serangkaian serangan terarah terhadap sedikitnya 12 perusahaan Rusia telah diidentifikasi oleh para ahli Kaspersky.

Serangan tersebut terjadi di berbagai industri, termasuk teknik dan industri kesehatan.

Malware tersebut, yang dideteksi Kaspersky sebagai Backdoor.Win64.MLoki, adalah versi agen pribadi dari kerangka kerja pascaeksploitasi sumber terbuka (open-source post-exploitation framework) Mythic.

Loki menjangkau komputer korban melalui email phishing dengan lampiran berbahaya yang diluncurkan sendiri oleh pengguna yang tidak menaruh curiga.

Setelah terinstal, Loki memberi penyerang kemampuan ekstensif pada sistem yang disusupi, seperti mengelola token akses Windows, menyuntikkan kode ke dalam proses yang sedang berjalan, dan mentransfer file antara mesin yang terinfeksi dan server perintah dan kontrol.

"Popularitas kerangka kerja pascaeksploitasi sumber terbuka semakin meningkat, dan meskipun
bermanfaat untuk meningkatkan keamanan infrastruktur, kami melihat penyerang semakin banyak mengadopsi dan memodifikasi kerangka kerja ini untuk menyebarkan malware," kata Artem Ushkov, pengembang penelitian di Kaspersky.

Ilustrasi malware. [Pixabay]
Ilustrasi malware. [Pixabay]

Menurutnya, Loki adalah contoh terbaru dari penyerang yang menguji dan menerapkan berbagai kerangka kerja untuk tujuan berbahaya dan memodifikasinya untuk menghalangi deteksi dan atribusi.

Agen Loki sendiri tidak mendukung penyaluran lalu lintas, oleh karena itu penyerang menggunakan utilitas yang tersedia untuk umum seperti ngrok dan gTunnel untuk mengakses segmen jaringan pribadi.

Kaspersky menemukan bahwa dalam beberapa kasus, utilitas gTunnel dimodifikasi menggunakan
goreflect untuk mengeksekusi kode berbahayanya di memori komputer yang menjadi target, sehingga terhindar dari deteksi.

baca juga

Saat ini, tidak ada cukup data untuk mengaitkan Loki dengan kelompok pelaku ancaman yang sudah
ada.

Namun, analisis Kaspersky menunjukkan bahwa penyerang mendekati setiap target secara individual dengan hati-hati daripada mengandalkan template email phishing standar.

Untuk memaksimalkan keamanan organisasi ada beberapa hal yang disarankan Kaspersky.

  • Jangan mengekspos layanan desktop jarak jauh, seperti RDP, ke jaringan publik kecuali benar-benar diperlukan, dan selalu gunakan kata sandi yang kuat.
  • Pastikan VPN komersial dan solusi perangkat lunak sisi server lainnya selalu mutakhir karena eksploitasi jenis perangkat lunak ini merupakan vektor infeksi ransomware yang umum. Selalu perbarui aplikasi sisi klien.
  • Cadangkan data secara teratur. Pastikan Anda dapat mengaksesnya dengan cepat dalam keadaan darurat.
  • Gunakan informasi Threat Intelligence terbaru untuk tetap mengetahui TTP terbaru yang digunakan oleh pelaku ancaman.
  • Gunakan layanan Managed Detection and Response untuk membantu mengidentifikasi dan menghentikan serangan pada tahap awal, sebelum penyerang mencapai tujuan akhir mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peluncuran iPhone 17 Picu Penipuan Online di Seluruh Dunia

Peluncuran iPhone 17 Picu Penipuan Online di Seluruh Dunia

Tekno | Jum'at, 19 September 2025 | 14:23 WIB

Akademisi, Waspada Phishing Melalui Halaman Login Universitas Palsu!

Akademisi, Waspada Phishing Melalui Halaman Login Universitas Palsu!

Tekno | Sabtu, 13 September 2025 | 11:21 WIB

Lonjakan Serangan Siber Berbasis AI Ancam Infrastruktur Email Indonesia

Lonjakan Serangan Siber Berbasis AI Ancam Infrastruktur Email Indonesia

Tekno | Senin, 08 September 2025 | 14:29 WIB

HP Android Lebih Rentan! Kaspersky Ungkap Peningkatan Serangan Malware di Semester I 2025

HP Android Lebih Rentan! Kaspersky Ungkap Peningkatan Serangan Malware di Semester I 2025

Tekno | Senin, 08 September 2025 | 13:00 WIB

Terungkap Trojan Efimer Targetkan Organisasi Melalui Email Phishing

Terungkap Trojan Efimer Targetkan Organisasi Melalui Email Phishing

Tekno | Selasa, 02 September 2025 | 14:56 WIB

AwanPintar Catat Lebih dari 133 Juta Serangan Siber pada Semester I 2025 di Indonesia

AwanPintar Catat Lebih dari 133 Juta Serangan Siber pada Semester I 2025 di Indonesia

Tekno | Rabu, 27 Agustus 2025 | 16:24 WIB

Terkini

Rumus Volume dan Luas Permukaan Balok: Panduan Lengkap dengan Sifat dan Contoh Soal

Rumus Volume dan Luas Permukaan Balok: Panduan Lengkap dengan Sifat dan Contoh Soal

Tekno | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:34 WIB

Rokok dan Miras Ilegal Senilai Rp20,18 M Disita, Negara Terancam Rugi Rp11,81 M

Rokok dan Miras Ilegal Senilai Rp20,18 M Disita, Negara Terancam Rugi Rp11,81 M

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Fenomena Slow Dating: Saat Gen Z Tidak Lagi Terburu-buru Menjalin Hubungan

Fenomena Slow Dating: Saat Gen Z Tidak Lagi Terburu-buru Menjalin Hubungan

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:20 WIB

Buron ke Singapura, Ini Tampang Bos THM Planet Batam yang Jadi Buruan Bareskrim dan Interpol

Buron ke Singapura, Ini Tampang Bos THM Planet Batam yang Jadi Buruan Bareskrim dan Interpol

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:16 WIB

Rp660 Juta Digelontorkan Untuk Bangun Huntap Bencana Aceh

Rp660 Juta Digelontorkan Untuk Bangun Huntap Bencana Aceh

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:15 WIB

Tak Perlu ke Toko, Begini Cara Menjajal Galaxy Z Series dari Smartphone

Tak Perlu ke Toko, Begini Cara Menjajal Galaxy Z Series dari Smartphone

Tekno | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:09 WIB

KPK Diam-diam Periksa Pejabat Unsoed dan Pihak Swasta di Banyumas

KPK Diam-diam Periksa Pejabat Unsoed dan Pihak Swasta di Banyumas

Jawa Tengah | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:01 WIB

Setelah 13 Hari Ditutup, Wisata Bromo Kembali Dibuka untuk Pengunjung

Setelah 13 Hari Ditutup, Wisata Bromo Kembali Dibuka untuk Pengunjung

Foto | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Emiten WSKT Selesaikan Bangunan Gedung Siti Baroroh Baried FIB UGM Rampung yang Bernilai Rp131 M

Emiten WSKT Selesaikan Bangunan Gedung Siti Baroroh Baried FIB UGM Rampung yang Bernilai Rp131 M

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 07:54 WIB

Mendagri 5 Hari Hadir di NTT: Pemerintah Pusat Enggak Akan Tinggal Diam, Kita 'Keroyok' Semua!

Mendagri 5 Hari Hadir di NTT: Pemerintah Pusat Enggak Akan Tinggal Diam, Kita 'Keroyok' Semua!

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 07:52 WIB

×