Waspada Penipuan Online Mengaku Hacker, Polisi, dan Hitmen, Siap Ancam Sebar Data Pribadi!

Dythia Novianty

Senin, 17 November 2025 | 10:00 WIB
Waspada Penipuan Online Mengaku Hacker, Polisi, dan Hitmen, Siap Ancam Sebar Data Pribadi!
Ilustrasi hacker (Freepik)
baca 10 detik
  • Penipuan email semakin canggih dengan memasukkan data pribadi dan berbagai skenario ancaman untuk memicu kepanikan korban.

  • Penipu menggunakan teknik penghindaran canggih agar lolos dari filter keamanan, termasuk manipulasi huruf, format, dan HTML.

  • Pengguna disarankan untuk memverifikasi pengirim, menghindari membuka lampiran/tautan mencurigakan, dan melaporkan email ke pihak berwenang

Skema ini sangat umum di Eropa, dengan pesan dalam bahasa seperti Prancis, Spanyol, dan Portugis.

Ilustrasi Data Pribadi
Ilustrasi Data Pribadi

“Untuk menghindari solusi perlindungan, penipu menggunakan berbagai taktik penghindaran," ujar Anna Lazaricheva, Analis Spam Senior di Kaspersky, dalam keterangan resminya, Senin (17/11/2025).

Dia menjelaskan bahwa ini termasuk menyematkan ancaman utama dalam lampiran untuk menghindari pemindaian teks isi, mencampur huruf dari alfabet yang berbeda (misalnya, mengganti huruf Latin dengan huruf Sirilik yang serupa).

"Kemudian, menambahkan tanda diakritik melalui kode HTML, memvariasikan font dalam markup HTML, menyisipkan simbol acak atau tanda baca di antara kata, dan menyembunyikan teks dalam tabel HTML yang tidak terlihat," ungkapnya.

Menurut Anna, "Noise" semacam itu membuat deteksi oleh solusi keamanan menjadi lebih sulit, karena setiap varian email tampak unik namun tetap dapat dibaca oleh manusia.

"Misalnya, alamat kripto mungkin dikaburkan dengan entitas HTML untuk menghindari filter tanpa menghalangi kemampuan korban untuk menyalinnya,” imbuhnya.

Untuk menghindari menjadi korban penipuan email, Kaspersky menyarankan langkah-langkah berikut, mulai dari verifikasi pengirim.

Kamu harus selalu periksa kolom "Dari" pada email dan bandingkan dengan alamat email balasan di kolom "Balas-Ke" atau yang disebutkan dalam teks pesan. Perbedaan sering kali mengindikasikan penipuan.

Kemudian, jangan membuka file yang tidak diminta karena mungkin berisi malware. Jangan klik tautan yang mencurigakan karena dapat mengarah ke situs phishing atau penipuan.

baca juga

Perlu juga kenali tanda-tanda penghindaran dengan cari format teks yang tidak biasa, huruf campuran dari alfabet yang berbeda, atau simbol acak – ini adalah tanda bahaya spam.

Supaya tidak terjebak, lembaga penegak hukum yang sah kemungkinan besar tidak akan mengirimkan surat panggilan melalui email atau meminta pembayaran kripto karena mereka menggunakan saluran resmi.

Lalu cari lembaga, undang-undang, atau organisasi yang disebutkan secara daring, jika tidak ada atau detailnya tidak cocok, itu adalah penipuan.

Jangan lupa teruskan email yang mencurigakan ke pihak berwenang seperti unit kejahatan siber setempat dan segera perbarui perangkat lunak keamanan perangkat kamu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fakta-fakta Penangkapan 'Bjorka', Polisi Kena Ejek 'Sosok Asli'?

Fakta-fakta Penangkapan 'Bjorka', Polisi Kena Ejek 'Sosok Asli'?

Tekno | Selasa, 07 Oktober 2025 | 06:55 WIB

Deddy Corbuzier Singgung Polisi Salah Tangkap Pemilik Akun Hacker Bjorka

Deddy Corbuzier Singgung Polisi Salah Tangkap Pemilik Akun Hacker Bjorka

Entertainment | Minggu, 05 Oktober 2025 | 14:10 WIB

Situs dan Data yang Diretas Hacker Bjorka: Alamat Pejabat hingga KPU Jadi Korban

Situs dan Data yang Diretas Hacker Bjorka: Alamat Pejabat hingga KPU Jadi Korban

Lifestyle | Jum'at, 03 Oktober 2025 | 18:12 WIB

Hacker "Bjorka" Asal Mana? Diduga Sudah Ditangkap Polisi, Sempat Dikira Orang Polandia

Hacker "Bjorka" Asal Mana? Diduga Sudah Ditangkap Polisi, Sempat Dikira Orang Polandia

Lifestyle | Jum'at, 03 Oktober 2025 | 17:11 WIB

Profil dan Jejak Kriminal WFT: Pemilik Akun Bjorka yang Dibekuk Polisi

Profil dan Jejak Kriminal WFT: Pemilik Akun Bjorka yang Dibekuk Polisi

Lifestyle | Jum'at, 03 Oktober 2025 | 10:22 WIB

Cara Cek Data Pribadi Apakah Digunakan untuk Judi Online

Cara Cek Data Pribadi Apakah Digunakan untuk Judi Online

Tekno | Jum'at, 12 September 2025 | 07:54 WIB

Terkini

Gejolak Aceh-Papua Dinilai Bukan Kebetulan, Negara Disebut Gagal Pahami Akar Masalah

Gejolak Aceh-Papua Dinilai Bukan Kebetulan, Negara Disebut Gagal Pahami Akar Masalah

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:42 WIB

Gus Yaqut Bantah Rugikan Negara! Kebijakan Kouta Haji Diklaim Jadi Penyelamat Fiskal

Gus Yaqut Bantah Rugikan Negara! Kebijakan Kouta Haji Diklaim Jadi Penyelamat Fiskal

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:42 WIB

DPR Setuju Bahas RAPBN 2027, Anggaran MBG Jadi Sorotan

DPR Setuju Bahas RAPBN 2027, Anggaran MBG Jadi Sorotan

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:40 WIB

Pascagempa, Sejumlah Bandara di Flores Masih Batalkan Penerbangan

Pascagempa, Sejumlah Bandara di Flores Masih Batalkan Penerbangan

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:39 WIB

Pulihkan Psikologis Warga Gempa NTT, Polda Jateng Berangkatkan Tim Trauma Healing

Pulihkan Psikologis Warga Gempa NTT, Polda Jateng Berangkatkan Tim Trauma Healing

Jawa Tengah | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:39 WIB

Thailand Diteror Penembakan Massal, Kanapa Ini Bisa Terjadi dan Apa Akar Masalahnya?

Thailand Diteror Penembakan Massal, Kanapa Ini Bisa Terjadi dan Apa Akar Masalahnya?

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:39 WIB

20 Tahun LPDB Koperasi, Rp22,13 Triliun Dana Bergulir Disalurkan ke Koperasi di 36 Provinsi

20 Tahun LPDB Koperasi, Rp22,13 Triliun Dana Bergulir Disalurkan ke Koperasi di 36 Provinsi

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:38 WIB

Hakim Tolak Pengalihan Penahanan Yaqut di Kasus Korupsi Kuota Haji

Hakim Tolak Pengalihan Penahanan Yaqut di Kasus Korupsi Kuota Haji

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:38 WIB

Imigrasi Sumut Gelar Upacara HUT ke-81 RI, Pertegas Kedaulatan dan Integritas

Imigrasi Sumut Gelar Upacara HUT ke-81 RI, Pertegas Kedaulatan dan Integritas

Sumut | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:33 WIB

Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?

Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?

Entertainment | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:30 WIB

×