Call of Duty: Black Ops 7 Raih Review Negatif, Activision Puji Respons Penggemar

Ruth Meliana

Rabu, 19 November 2025 | 13:33 WIB
Call of Duty: Black Ops 7 Raih Review Negatif, Activision Puji Respons Penggemar
Call of Duty: Black Ops 7 (Activision)

Suara.com - Rilis Call of Duty: Black Ops 7 memicu gelombang kritik yang jarang terjadi pada salah satu franchise game terbesar dunia ini. Meski mendapat skor pengguna terendah sepanjang sejarah seri Call of Duty, Activision justru mengunggah pesan optimistis di media sosial, memuji “respons besar dari para penggemar” dan mengucapkan selamat kepada tim Treyarch serta Raven Software atas peluncuran game tersebut.

Pernyataan itu membuat banyak pemain heran. Pasalnya mengutip 80 LV (18/11/2025), Black Ops 7 saat ini hanya memperoleh skor pengguna 1.7 di Metacritic, dan ulasan Mixed di Steam.

Keluhan yang muncul pun cukup beragam: optimisasi buruk, sistem microtransaction yang dianggap berlebihan, mode multiplayer yang dinilai kurang solid, hingga kontrol yang dinilai tidak nyaman.

Beberapa pemain menyindir unggahan Activision sebagai upaya menutupi masalah. “Kalau ini disebut respons bagus, saya tak bisa bayangkan seperti apa respons buruk versi mereka,” tulis salah satu pengguna, mengutip dari 80 LV (18/11/2025).

Di tengah kritik tersebut, laporan Rolling Stone (18/11/2025) menggambarkan Black Ops 7 sebagai game terbesar sekaligus paling berantakan dalam sejarah Call of Duty. Game ini dibangun oleh 10 studio, namun hasil akhirnya tetap terasa kewalahan oleh ambisi besar yang tidak sepenuhnya terwujud.

Situasi internal Microsoft dan Xbox—yang belakangan sering melakukan PHK dan pengetatan anggaran—dikabarkan ikut mempengaruhi moral para pengembang.

Black Ops 7 mencoba mengikuti kesuksesan pendahulunya, Black Ops 6, yang dipuji karena campaign cerita yang kreatif dan penuh kejutan. Namun kali ini, campaign justru dianggap sebagai titik terlemah.

Berlangsung sekitar lima jam dan mengambil latar tahun 2035, cerita game ini dinilai dangkal, dipenuhi misi-misi mirip looter shooter, serta terlalu mengandalkan elemen aneh seperti monster surreal dan zombie yang muncul lebih sering dari dugaan.

Kiernan Shipka berperan sebagai antagonis utama, sementara Milo Ventimiglia kembali hadir sebagai David Mason. Meski tampil meyakinkan, para aktor dinilai tidak terbantu oleh naskah yang tipis dan alur cerita yang hanya menjadi jembatan menuju rangkaian aksi penuh efek visual. Isu dunia yang disinggung—seperti dominasi perusahaan teknologi atau penyalahgunaan deepfake—hanya muncul sekilas tanpa pendalaman berarti.

baca juga

Sementara itu, mode Endgame—sebuah mode PvE 32 pemain yang terinspirasi game extraction—memiliki potensi, tetapi terlalu banyak meminjam aset dari campaign sehingga terasa repetitif. Bahkan pemain mencatat bahwa mode campaign dan mode ini sering memakai peta, musuh, dan sistem progresi yang sama.

Empat pemain co-op untuk campaign seharusnya menjadi keunggulan, tetapi kebanyakan pemain merasa tidak ada perbedaan berarti dibanding mode lain.

Mode Zombies, yang menjadi favorit lama komunitas, justru menjadi aspek yang menuai pujian. Map Ashes of the Damned dan pengalaman survival berbasis ronde di Vandorn Farm dinilai lebih solid, menawarkan sensasi klasik Zombies dengan berbagai elemen lama seperti GobbleGums, peti misterius, dan peningkatan senjata. Mode ini dianggap jauh lebih terarah dibandingkan campaign.

Multiplayer—inti utama setiap rilis Call of Duty—tetap menjadi daya tarik bagi sebagian pemain. Treyarch mempertahankan gameplay cepat yang menjadi ciri seri Black Ops, menghadirkan 16 peta untuk mode 6v6 dan mode 20v20 bernama Skirmish. Mode ini menawarkan pertarungan besar ala Warzone, di mana pemain bisa "turun kembali" setelah mati, namun sebagian pemain menganggapnya hanya sebagai pelengkap.

Sistem pergerakan baru seperti lompatan kedua setelah menyentuh dinding tidak banyak mempengaruhi pertempuran. Perubahan terbesar justru pada progresi yang kini terintegrasi ke semua mode, memungkinkan pemain naik level dan mengumpulkan perlengkapan apa pun mode yang mereka mainkan. Banyak pemain mengapresiasi sistem tersebut karena mengurangi repetisi.

Namun dibalik fitur yang masih solid, Rolling Stone (18/11/2025) menilai Black Ops 7 adalah contoh game yang ambisius tetapi tidak terkoordinasi. Tekanan produksi tahunan, tuntutan perusahaan, serta penggunaan elemen-elemen berbasis AI dalam progresi dan desain latar dinilai sebagai tanda franchise ini mulai kewalahan menyeimbangkan kualitas dan skala yang diinginkan.

Dengan banyaknya game tembak-menembak lain yang dirilis tahun ini, para kritikus menyebut Black Ops 7 sulit direkomendasikan, bahkan bagi penggemar lama. Meski aspek multiplayer dan Zombies masih membawa kesenangan khas seri ini, kualitas keseluruhan dipandang berada di bawah standar Call of Duty. Untuk sementara, para pemain disarankan menunggu pembaruan besar—atau mencoba alternatif lain yang lebih matang.

Kontributor : Gradciano Madomi Jawa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadwal Rilis dan Spesifikasi PC Call of Duty: Black Ops 7 Resmi Diumumkan

Jadwal Rilis dan Spesifikasi PC Call of Duty: Black Ops 7 Resmi Diumumkan

Tekno | Kamis, 06 November 2025 | 13:13 WIB

Penjualan Battlefield 6 Tembus 10 Juta Kopi, Analis Sebut Masih Sulit Kalahkan Game COD

Penjualan Battlefield 6 Tembus 10 Juta Kopi, Analis Sebut Masih Sulit Kalahkan Game COD

Tekno | Rabu, 05 November 2025 | 16:32 WIB

Call of Duty Black Ops 6 Jadi Game Gratis Pekan Ini, Sengaja Halangi Battlefield 6?

Call of Duty Black Ops 6 Jadi Game Gratis Pekan Ini, Sengaja Halangi Battlefield 6?

Tekno | Rabu, 08 Oktober 2025 | 15:04 WIB

Terkini

Berangkat Cerdas: Mengubah Lelah Menjadi Faedah di Bangku Transportasi Umum

Berangkat Cerdas: Mengubah Lelah Menjadi Faedah di Bangku Transportasi Umum

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 08:41 WIB

Ulasan Novel Perundungan Maut, Pembalasan Dendam Para Korban Perundungan

Ulasan Novel Perundungan Maut, Pembalasan Dendam Para Korban Perundungan

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 08:35 WIB

Samsung Hadirkan Bespoke AI Refrigerator, Revolusi Manajemen Dapur di Musim Sekolah 2026

Samsung Hadirkan Bespoke AI Refrigerator, Revolusi Manajemen Dapur di Musim Sekolah 2026

Tekno | Rabu, 22 Juli 2026 | 08:33 WIB

Korupsi KBS Terungkap: Dana Perawatan Satwa Menguap ke Kantong Pribadi Dirut

Korupsi KBS Terungkap: Dana Perawatan Satwa Menguap ke Kantong Pribadi Dirut

Jatim | Rabu, 22 Juli 2026 | 08:30 WIB

Usai Mundur, Nanik Spill Tipis-tipis Sosok Kepala BGN Baru: Siap Jewer kalau Menyimpang

Usai Mundur, Nanik Spill Tipis-tipis Sosok Kepala BGN Baru: Siap Jewer kalau Menyimpang

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 08:28 WIB

Weton Tulang Wangi Hari Apa? Ini Ciri-Ciri Kepribadiannya Menurut Primbon Jawa

Weton Tulang Wangi Hari Apa? Ini Ciri-Ciri Kepribadiannya Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 08:25 WIB

Lampung Bersiap Jadi Rumah Kapal Induk Pertama Indonesia Giuseppe Garibaldi

Lampung Bersiap Jadi Rumah Kapal Induk Pertama Indonesia Giuseppe Garibaldi

Lampung | Rabu, 22 Juli 2026 | 08:22 WIB

Cukai Vape Sumbang Rp2,8 T, Bea Cukai Wanti-wanti Ledakan Produk Ilegal Ancam Penerimaan Negara

Cukai Vape Sumbang Rp2,8 T, Bea Cukai Wanti-wanti Ledakan Produk Ilegal Ancam Penerimaan Negara

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 08:20 WIB

Kebijakan Pemerintah Ini Bikin Bisnis Akar Rumput Untung, BBRI Ikutan Cuan

Kebijakan Pemerintah Ini Bikin Bisnis Akar Rumput Untung, BBRI Ikutan Cuan

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 08:18 WIB

Lampu Hijau Peluncuran! Sertifikasi Xiaomi Pad 9 dan Xiaomi 17 Fold Resmi Terbit

Lampu Hijau Peluncuran! Sertifikasi Xiaomi Pad 9 dan Xiaomi 17 Fold Resmi Terbit

Tekno | Rabu, 22 Juli 2026 | 08:15 WIB

×