Mendagri Tito Viral Usai Komentari Bantuan Malaysia, Publik Negeri Jiran Kecewa

M Nurhadi

Jum'at, 19 Desember 2025 | 20:56 WIB
Mendagri Tito Viral Usai Komentari Bantuan Malaysia, Publik Negeri Jiran Kecewa
Tito Karnavian [Antara]

Mengutip laporan dari South China Morning Post (SCMP), banyak individu di Malaysia merasa terluka karena tindakan solidaritas mereka justru dijawab dengan perbandingan nilai rupiah.

Bagi mereka, bantuan saat bencana seharusnya dilihat sebagai bentuk persaudaraan, bukan hitung-hitungan neraca.

Di platform X (sebelumnya Twitter), ungkapan kekecewaan mengalir deras. Salah satu warganet menekankan bahwa esensi bantuan bukanlah untuk menyelesaikan seluruh masalah ekonomi negara penerima, melainkan untuk memberikan pertolongan pertama pada situasi darurat.

"Bantuan kemanusiaan ada untuk meringankan situasi, bukan untuk memperbaiki segalanya," cuit salah satu pengguna yang viral.

"Sangat sulitkah bagi dia untuk mengucapkan terima kasih?" timpal yang lain.

Konflik digital ini pun semakin memanas di platform Threads. Beberapa kelompok pengguna bahkan menyerukan tindakan ekstrem, seperti melarang Tito Karnavian masuk ke wilayah kedaulatan Malaysia.

Mereka menganggap pernyataan tersebut sebagai bentuk penghinaan terhadap ketulusan rakyat Malaysia yang ingin membantu sesama di saat sulit.

Netizen Indonesia Turut Beri Simpati dan Maaf

Menariknya, kontroversi ini tidak hanya melibatkan warga Malaysia. Masyarakat Indonesia sendiri terpantau banyak yang tidak sejalan dengan logika yang disampaikan oleh Mendagri.

baca juga

Media Malaysia, The Rakyat Post, melaporkan adanya fenomena unik di mana banyak netizen Indonesia justru membanjiri kolom komentar untuk meminta maaf atas ucapan menteri mereka.

Banyak warga Indonesia yang merasa perilaku tersebut tidak mencerminkan budaya Indonesia yang menjunjung tinggi rasa syukur. Mereka merasa malu karena bantuan yang sangat dibutuhkan oleh warga di lapangan justru dianggap remeh di level elit pemerintah.

“Sejumlah warga Indonesia merasa malu dan meminta maaf kepada warga Malaysia atas pernyataannya. Mereka berterima kasih kepada Malaysia karena memberikan bantuan yang mereka perlukan,” ujar laporan tersebut menggambarkan situasi di media sosial.

Polemik ini pun kian melebar setelah beberapa pembuat konten dan influencer ternama Malaysia, seperti Reina Lum, ikut memberikan respons terhadap isu tersebut.

Terkini, Tito Karnavian memberikan klarifikasi atas pernyataannya tersebut. Ia menyebut, tidak bermaksud untuk mengecilkan bantuan dari Malaysia dan sangat menghormati warga di Malaysia

Kontributor : Rizqi Amalia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mendagri: Pemerintah Hadir Penuh Tangani Bencana di Sumatera

Mendagri: Pemerintah Hadir Penuh Tangani Bencana di Sumatera

News | Jum'at, 19 Desember 2025 | 19:24 WIB

Mendagri Tito Sudah Cek Surat Pemerintah Aceh ke UNDP dan Unicef, Apa Katanya?

Mendagri Tito Sudah Cek Surat Pemerintah Aceh ke UNDP dan Unicef, Apa Katanya?

News | Jum'at, 19 Desember 2025 | 14:17 WIB

Mendagri Tito Jelaskan Duduk Perkara Pemkot Medan Kembalikan Bantuan Beras 30 Ton ke UAE

Mendagri Tito Jelaskan Duduk Perkara Pemkot Medan Kembalikan Bantuan Beras 30 Ton ke UAE

News | Jum'at, 19 Desember 2025 | 13:38 WIB

Terkini

Bukan Rem atau Gas Total: Menentukan Kecepatan AI Berbasis Risiko

Bukan Rem atau Gas Total: Menentukan Kecepatan AI Berbasis Risiko

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:25 WIB

Sabet Emas BWF World Junior Championships 2026, 3 Bintang PB Djarum Terima Bonus Total Rp200 Juta

Sabet Emas BWF World Junior Championships 2026, 3 Bintang PB Djarum Terima Bonus Total Rp200 Juta

Sport | Sabtu, 07 November 2026 | 19:23 WIB

Sulap Kontrakan Jadi Sarang Prostitusi, Perempuan 53 Tahun di Baturaja Diciduk Polisi

Sulap Kontrakan Jadi Sarang Prostitusi, Perempuan 53 Tahun di Baturaja Diciduk Polisi

Sumsel | Sabtu, 07 November 2026 | 19:10 WIB

Melawan Trauma Body Shaming dalam Novel The Boy I Knew From YouTube

Melawan Trauma Body Shaming dalam Novel The Boy I Knew From YouTube

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:05 WIB

Sulap Sampah Plastik Menjadi Kostum Jutaan Rupiah, Kisah Gotong Royong Kampung Pancasila Gunungsari

Sulap Sampah Plastik Menjadi Kostum Jutaan Rupiah, Kisah Gotong Royong Kampung Pancasila Gunungsari

Jatim | Sabtu, 07 November 2026 | 19:02 WIB

Kemiskinan Struktural Punya Dampak ke Anak dan Pendapatan Keluarga

Kemiskinan Struktural Punya Dampak ke Anak dan Pendapatan Keluarga

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:00 WIB

Kenapa Polo Indonesia Murah? Ini 5 Hal yang Membedakan dari Ralph Lauren

Kenapa Polo Indonesia Murah? Ini 5 Hal yang Membedakan dari Ralph Lauren

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 18:59 WIB

Rosiade Padel Tournament 2026 Sabet Dua Rekor MURI, Erick Thohir: Menpora Saja Susah Dapat

Rosiade Padel Tournament 2026 Sabet Dua Rekor MURI, Erick Thohir: Menpora Saja Susah Dapat

Sport | Sabtu, 07 November 2026 | 18:59 WIB

Rosiade Padel Tournament Seri 3, Tetap Gratis Demi Lahirkan Atlet Berprestasi

Rosiade Padel Tournament Seri 3, Tetap Gratis Demi Lahirkan Atlet Berprestasi

Sport | Sabtu, 07 November 2026 | 18:54 WIB

Hyundai Siapkan Lebih Banyak Model Hybrid Manfaatkan Insentif Pemerintah

Hyundai Siapkan Lebih Banyak Model Hybrid Manfaatkan Insentif Pemerintah

Otomotif | Sabtu, 07 November 2026 | 18:50 WIB

×