8 Prediksi Kaspersky, Bagaimana AI Menjadi Ancaman dan Pertahanan Siber Ini Wajib Dilakukan

Dythia Novianty

Senin, 12 Januari 2026 | 10:38 WIB
8 Prediksi Kaspersky, Bagaimana AI Menjadi Ancaman dan Pertahanan Siber Ini Wajib Dilakukan
Ilustrasi kecerdasan buatan. [Unsplash]
baca 10 detik
  • Asia Pasifik (APAC) menunjukkan adopsi AI mingguan sebesar 78%, didorong oleh konektivitas konsumen dan populasi muda yang melek teknologi.
  • Perkembangan AI mendefinisikan ulang ancaman siber, dengan deepfake menjadi arus utama dan meningkatnya kualitas konten palsu secara umum.
  • AI akan menjadi alat lintas rantai dalam serangan siber, namun juga meningkatkan kemampuan pertahanan melalui analisis dan pengambilan keputusan yang lebih cerdas.

Suara.com - Kawasan Asia Pasifik (APAC), sebanyak 78 persen profesional yang disurvei sudah menggunakan AI setidaknya setiap minggu, dibandingkan dengan 72 persen secara global.

Hal ini menyoroti adopsi AI yang cepat dan luas di kawasan ini dalam alur kerja sehari-hari.

Namun, yang benar-benar membedakan Asia Pasifik adalah bagaimana AI berakar, yakni adopsi meningkat didukung oleh konsumen yang sangat terhubung, penetrasi perangkat yang masif, dan populasi muda yang melek teknologi yang mengintegrasikan AI ke dalam pengalaman sehari-hari mereka jauh sebelum banyak perusahaan secara resmi meluncurkannya.

Momentum dari bawah ke atas ini, diperkuat oleh investasi yang kuat, strategi yang dipimpin CEO, dan perkembangan pesat pasar digital.

Kondisi ini mengubah Asia Pasifik menjadi tempat pembuktian AI paling dinamis di dunia, tempat perusahaan "AI Frontier" lahir dan tempat masa depan transformasi perusahaan muncul pertama kali.

Seiring percepatan adopsi AI di seluruh kawasan ini, implikasinya meluas jauh melampaui produktivitas perusahaan dan pengalaman pelanggan.

Bagi para pemimpin keamanan siber, posisi Asia Pasifik di bidang inovasi AI menjadikannya model sekaligus peringatan bahwa teknologi yang sama yang mendorong transformasi bisnis juga mendefinisikan ulang bagaimana ancaman siber dibuat, diotomatisasi, dan disebarkan.

Para ahli Kaspersky menguraikan bagaimana perkembangan AI membentuk kembali lanskap keamanan siber pada tahun 2026, baik untuk pengguna individu maupun bisnis.

LLM (Learning and Learning Models) memengaruhi kemampuan pertahanan sekaligus memperluas peluang bagi pelaku ancaman.

baca juga

1. Deepfake menjadi teknologi arus utama, dan kesadaran akan terus meningkat.

Perusahaan semakin banyak membahas risiko konten sintetis dan melatih karyawan untuk mengurangi kemungkinan menjadi korban.

Seiring bertambahnya volume deepfake, semakin beragam pula format kemunculannya.

Pada saat yang sama, kesadaran meningkat tidak hanya di dalam organisasi tetapi juga di antara pengguna biasa, dimana konsumen akhir lebih sering menemukan konten palsu dan lebih memahami sifat ancaman tersebut.

Akibatnya, deepfake menjadi elemen tetap dalam agenda keamanan, yang membutuhkan pendekatan sistematis untuk pelatihan dan kebijakan internal.

2. Kualitas deepfake akan meningkat melalui audio yang lebih baik dan hambatan masuk yang lebih rendah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

8 Cara dan Prompt AI Membuat Video Renovasi Rumah Berantakan Jadi Rapi

8 Cara dan Prompt AI Membuat Video Renovasi Rumah Berantakan Jadi Rapi

Tekno | Rabu, 31 Desember 2025 | 16:51 WIB

Ancaman Digital Makin Kompleks, Perusahaan Keamanan Siber Nasional Perkuat AI

Ancaman Digital Makin Kompleks, Perusahaan Keamanan Siber Nasional Perkuat AI

Tekno | Rabu, 31 Desember 2025 | 11:43 WIB

Anak Usaha ITSEC - Mitra Kemenhan, Beri Pelatihan Siber dan AI Bernilai Rp1 Triliun

Anak Usaha ITSEC - Mitra Kemenhan, Beri Pelatihan Siber dan AI Bernilai Rp1 Triliun

Tekno | Selasa, 30 Desember 2025 | 09:07 WIB

Tak Perlu Keluar Aplikasi Lagi! Gemini Segera Bisa Multitasking di Android

Tak Perlu Keluar Aplikasi Lagi! Gemini Segera Bisa Multitasking di Android

Tekno | Sabtu, 27 Desember 2025 | 16:19 WIB

Samsung Hadirkan Pengalaman Hiburan 'Sultan' Lewat Lini TV Raksasa Berteknologi AI

Samsung Hadirkan Pengalaman Hiburan 'Sultan' Lewat Lini TV Raksasa Berteknologi AI

Tekno | Jum'at, 26 Desember 2025 | 12:40 WIB

10 Prompt Gemini AI Edit Foto Liburan Keluarga di Luar Negeri, Praktis dan Realistis

10 Prompt Gemini AI Edit Foto Liburan Keluarga di Luar Negeri, Praktis dan Realistis

Tekno | Senin, 22 Desember 2025 | 11:26 WIB

Terkini

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

×