Infrastruktur Digital Terancam Tersendat, MASTEL Ingatkan Sinkronisasi Kebijakan PusatDaerah

Dythia Novianty | Suara.com

Kamis, 15 Januari 2026 | 17:03 WIB
Infrastruktur Digital Terancam Tersendat, MASTEL Ingatkan Sinkronisasi Kebijakan PusatDaerah
Ilustrasi infrastruktur digital. [Unsplash]
  • Pembangunan infrastruktur digital penting bagi transformasi Indonesia, namun industri hadapi tekanan regulasi dan biaya tinggi.
  • Ketidaksinkronan kebijakan antara pusat dan daerah menjadi hambatan utama pembangunan infrastruktur digital nasional.
  • Penghentian layanan telekomunikasi di Mojokerto oleh daerah menuai kritik karena mengabaikan kepentingan publik dan investasi.

Suara.com - Pembangunan infrastruktur digital dinilai menjadi tulang punggung transformasi digital Indonesia.

Lebih dari sekadar kepentingan bisnis operator, jaringan telekomunikasi kini berperan vital dalam memastikan layanan publik, pertumbuhan ekonomi digital, hingga daya saing nasional tetap berjalan.

Ketua Umum Masyarakat Telematika Indonesia (MASTEL), Sarwoto Atmo Sutarno, menegaskan bahwa sektor telekomunikasi menghadapi tantangan yang semakin kompleks.

Di satu sisi, industri dituntut mempercepat pembangunan jaringan mulai dari fixed broadband hingga 5G, namun di sisi lain dibebani berbagai tekanan regulasi.

“Industri telekomunikasi kita saat ini menghadapi tantangan ganda. Di satu sisi dituntut mempercepat pembangunan infrastruktur agar layanan digital merata, namun di sisi lain menghadapi biaya regulasi yang tinggi dan persaingan usaha yang ketat,” ujar Sarwoto dalam keterangan resminya, Kamis (15/1/2026).

Menurutnya, hambatan utama pembangunan digital bukan terletak pada teknologi, melainkan pada ekosistem dan tata kelola kebijakan yang belum selaras antara pemerintah pusat dan daerah.

“Ketidaksinkronan kebijakan dan belum seragamnya pemahaman daerah tentang pentingnya infrastruktur digital menjadi seperti pasir dalam sepatu yang menghambat langkah besar bangsa,” tegasnya.

Sarwoto juga menyoroti arah kebijakan T3 Komdigi (Terhubung, Tumbuh, Terjaga) yang menjadi fondasi transformasi digital Indonesia periode 2025–2029.

Ia menekankan bahwa T3 Komdigi bukan sekadar jargon, melainkan panduan konkret yang menyatukan regulasi, pembangunan infrastruktur, dan eksekusi industri.

“T3 Komdigi bukan slogan. Ini adalah arah kebijakan agar digitalisasi Indonesia tidak hanya cepat, tetapi juga bernilai ekonomi dan aman bagi negara,” katanya.

MASTEL menegaskan, harmonisasi kebijakan pusat dan daerah menjadi kunci agar otonomi daerah tetap berjalan tanpa mengorbankan kesinambungan layanan publik dan iklim investasi.

Layanan Internet Dihentikan Daerah, Pemerintah Diminta Utamakan Kepentingan Publik

Kebijakan penghentian sementara layanan telekomunikasi oleh Pemerintah Kota Mojokerto memicu kekhawatiran di kalangan industri digital nasional.

Langkah penonaktifan Optical Distribution Cabinet (ODC) dinilai berisiko mengganggu layanan publik dan menciptakan ketidakpastian investasi di sektor telekomunikasi.

Sekretaris Jenderal MASTEL, C. Mirza Taufik, menjelaskan bahwa kebijakan tersebut didasarkan pada Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2015 tentang penataan kabel serat optik.

Namun, ia menilai penegakan aturan tidak seharusnya dilakukan dengan cara memutus layanan.

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto di Jakarta, belum lama ini. [Mastel]
Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto di Jakarta, belum lama ini. [Mastel]

“Penegakan regulasi tentu penting, tetapi tidak boleh mengorbankan kepentingan publik. Pelaku industri merasa was-was karena langkah seperti ini bisa menjadi preseden di daerah lain,” ujar Mirza.

Ia menilai pemerintah pusat perlu segera turun tangan untuk menjembatani perbedaan tafsir regulasi antara pusat dan daerah.

“Kemendagri bersama kementerian terkait harus hadir agar ada kesamaan pemahaman dan solusi win-win yang tidak merugikan konsumen maupun dunia usaha,” tegasnya.

Sikap tegas juga disampaikan Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto. Ia menegaskan bahwa layanan telekomunikasi merupakan bagian dari layanan publik yang tidak boleh terganggu oleh dinamika kebijakan daerah.

“Konsumen harus menjadi prioritas utama. Saya tidak setuju jika ada pemutusan layanan selama tidak ada pelanggaran berat dan masyarakat dirugikan,” kata Bima.

Senada, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menekankan bahwa jaringan telekomunikasi kini setara dengan kebutuhan dasar seperti listrik dan air.

“Ketika terjadi perbedaan persepsi aturan, penyelesaiannya harus melalui dialog dan koordinasi, bukan dengan memutus layanan yang dampaknya langsung dirasakan masyarakat,” jelas Nezar.

Nezar menambahkan, Komdigi siap memfasilitasi dialog antara pemerintah daerah dan industri agar kepentingan pendapatan daerah tetap sejalan dengan visi besar transformasi digital nasional.

“Harmonisasi regulasi pusat dan daerah sangat penting agar pembangunan infrastruktur telekomunikasi berjalan tanpa hambatan,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

ZTE Siapkan Indonesia Jadi Pusat Inovasi Teknologi di ZTE Day 2025 lewat 5G, AI, dan IoT

ZTE Siapkan Indonesia Jadi Pusat Inovasi Teknologi di ZTE Day 2025 lewat 5G, AI, dan IoT

Tekno | Sabtu, 24 Mei 2025 | 14:05 WIB

Telkom Solution Pamer 3 Senjata Ampuh, Dorong Transformasi Digitan B2B

Telkom Solution Pamer 3 Senjata Ampuh, Dorong Transformasi Digitan B2B

Tekno | Jum'at, 23 Mei 2025 | 10:49 WIB

Serat Optik : Tulang Punggung Transformasi Digital Indonesia, Ini Kata Para Ahli

Serat Optik : Tulang Punggung Transformasi Digital Indonesia, Ini Kata Para Ahli

Tekno | Kamis, 08 Mei 2025 | 09:34 WIB

Kolaborasi Datacomm dan Wavenet Percepat Transformasi Digital

Kolaborasi Datacomm dan Wavenet Percepat Transformasi Digital

Tekno | Jum'at, 18 April 2025 | 18:19 WIB

Pentingnya Kolaborasi dalam Hadapi Manfaat dan Tantangan Teknologi AI di Era Transformasi Digital

Pentingnya Kolaborasi dalam Hadapi Manfaat dan Tantangan Teknologi AI di Era Transformasi Digital

Tekno | Rabu, 19 Februari 2025 | 07:05 WIB

Telkom Beri Diskon Internet Buat UMKM demi Dorong Percepat Transformasi Digital

Telkom Beri Diskon Internet Buat UMKM demi Dorong Percepat Transformasi Digital

Tekno | Kamis, 12 Desember 2024 | 21:32 WIB

Terkini

Tren Audio Open-Ear Makin Populer, HAKII Resmi Hadir di Indonesia lewat Blibli

Tren Audio Open-Ear Makin Populer, HAKII Resmi Hadir di Indonesia lewat Blibli

Tekno | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:56 WIB

Huawei Watch FIT 5 Series Resmi Meluncur di Indonesia, Punya Fitur Deteksi Risiko Diabetes dan ECG

Huawei Watch FIT 5 Series Resmi Meluncur di Indonesia, Punya Fitur Deteksi Risiko Diabetes dan ECG

Tekno | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:27 WIB

25 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 12 Mei 2026: Bocoran Kehadiran Samuel Eto'o

25 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 12 Mei 2026: Bocoran Kehadiran Samuel Eto'o

Tekno | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:10 WIB

33 Kode Redeem FF Terbaru 12 Mei 2026: Buruan Ambil MP40 Cobra dan Jajal Fitur Kuda

33 Kode Redeem FF Terbaru 12 Mei 2026: Buruan Ambil MP40 Cobra dan Jajal Fitur Kuda

Tekno | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:50 WIB

5 Rekomendasi Tablet Layar OLED, Visual Mantap untuk Kerja dan Gaming

5 Rekomendasi Tablet Layar OLED, Visual Mantap untuk Kerja dan Gaming

Tekno | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:01 WIB

Samsung Galaxy A27 Segera Hadir, Snapdragon Bakal Gantikan Exynos?

Samsung Galaxy A27 Segera Hadir, Snapdragon Bakal Gantikan Exynos?

Tekno | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:30 WIB

Realme 16T 5G Debut Pekan Depan, Usung Baterai Jumbo 8.000 mAh

Realme 16T 5G Debut Pekan Depan, Usung Baterai Jumbo 8.000 mAh

Tekno | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:05 WIB

Heboh DM Instagram Disebut Tak Lagi Aman, Pakar Siber Ungkap Faktanya soal Enkripsi

Heboh DM Instagram Disebut Tak Lagi Aman, Pakar Siber Ungkap Faktanya soal Enkripsi

Tekno | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:45 WIB

Kumpulan Prompt AI Edit Foto Masa Kecil vs Masa Kini, Hasil Estetik dan Emosional

Kumpulan Prompt AI Edit Foto Masa Kecil vs Masa Kini, Hasil Estetik dan Emosional

Tekno | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:18 WIB

Lawan Berat Redmi dan Honor: Huawei Siapkan HP Baru Baterai 10.000 mAh+

Lawan Berat Redmi dan Honor: Huawei Siapkan HP Baru Baterai 10.000 mAh+

Tekno | Selasa, 12 Mei 2026 | 13:15 WIB