Pesawat ATR 42-500 Buatan Mana? Cek Spesifikasi Lengkapnya

Husna Rahmayunita | Suara.com

Minggu, 18 Januari 2026 | 15:55 WIB
Pesawat ATR 42-500 Buatan Mana? Cek Spesifikasi Lengkapnya
Foto: Indonesia-air.com

Suara.com - Kabar duka kembali datang dari dunia aviasi Indonesia, pada hari Sabtu (17/1/2026), pesawat ATR-42-500 milik Indonesia Air Transport dari Bandara Adisutjipto Yogyakarta menuju Bandara Sultan Hasanuddin Makassar dilaporkan hilang kontak. Sampai saat ini tim SAR masih mencoba mencari korban di wilayah Puncak Bulusaraung usai puing-puing pesawat berhasil ditemukan.

Dari berita duka ini, tidak sedikit orang yang kemudian dengan spesifikasi pesawat ATR 42-500, termasuk asal pesawat yang mengangkut 8 awak dan 3 penumpang ini.

Spesifikasi pesawat ATR 42-500

ATR 42 diproduksi oleh AT (Avions de transport Regional), perusahaan gabungan antara Airbus asal Prancis dan Leonardo dari Italia. Sementara itu, Indonesia Air merupakan perusahaan pesawat charter yang sudah berdiri sejak 1968 dan pertama kali go public pada 2006 di Bursa Efek Indonesia.

Mengacu pada keterangan yang tercantum di laman resmi perusahaan, Indonesia Air saat ini mengoperasikan tiga jenis armada udara, yaitu Embraer Legacy 600, Airbus Helicopter EC 155 B1, serta ATR 42-500. Untuk tipe ATR 42-500, pesawat ini memiliki kapasitas angkut hingga 46 penumpang, tidak termasuk kru kabin yang bertugas.

Pesawat ATR 42 Rute Yogyakarta–Makassar Hilang Kontak di Maros–Pangkep. (Dok. Ist)
Pesawat ATR 42 Rute Yogyakarta–Makassar. (Dok. Ist)

Dilengkapi mesin dan baling-baling generasi baru serta desain kabin yang telah diperbarui, pesawat tersebut mampu terbang pada ketinggian maksimal 7.620 meter dengan kecepatan mencapai 556 kilometer per jam.

Dalam pernyataan resminya, Indonesia Air juga menegaskan bahwa audit keselamatan dilakukan secara rutin oleh otoritas pemerintah serta auditor independen yang ditunjuk oleh perusahaan minyak dan gas. Hal ini menunjukkan bahwa operasional Indonesia Air senantiasa mengikuti serta memenuhi standar keselamatan penerbangan internasional yang berlaku.

Kabar terbaru mengenai jatuhnya pesawat ATR 42-500

Sampai hari Minggu (18/1/2026) ini, TIM SAR dilaporkan telah menemukan satu orang korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan Pangkep, Sulawesi Selatan. Korban masih dalam proses evakuasi dari lereng gunung dan belum diketahui identitasnya.

Perlu Anda ketahui bahwa koordinat pesawat ATR 42-500 jatuh ditemukan di ketinggian 1.300 Mdpl. Sementara itu, korban pertama ditemukan tidak jauh dari lokasi penemuan serpihan pesawat.

Cuaca merupakan tantangan utama dalam proses evakuasi korban. Pasalnya, hujan lebat turun sehingga menyelimuti puncak Gunung Bulusaraung. Di tengah keterbatasan medan, seluruh tim SAR tetap melanjutkan operasi dengan mengutamakan aspek keselamatan personel. Tim lapangan juga mengajukan tambahan peralatan berupa tali dan carabiner demi menunjang proses evakuasi.

Sebelum ikabarkan hilang kontak, Lukman F Laisa selaku Direktur Jenderal Perhubungan Udara menjelasakan bahwa pesawat sudah diarahkan menuju Air Traffic Control Makassar Area Terminal Service Center (MATSC) pukul 04.23 UTC.

Sayangnya, radar menangkap pesawat tidak berada di jalur pendekatan ideal. Padahal, taha approach merupakan fase kruaisl menjelang pendaratan lalu bersiap menyentuh aspal. Usai menyadari bahwa posisi pesawat tidak sesuai prosedur, ATC memerintahkan psawat ke jalur semestinya.

Kondisi tersebut mendorong petugas menerapkan fase darurat DETRESFA (Distress Phase). Dari sini, AirNav Indonesia cabang MATSC segera mengaktifkan koordinasi dengan Rescue Coordinator Center Basarnas Pusat dan Polres Maros Basarnas kemudian menerima alarm pertama tentang pesawat yang disewa Kementerian Kelautan dan Perikanan ini pada pukul 13.17 WITA.

Demikian informasi mengenai profil dan spesifikasi pesawat ATR 42-500 rute Yogyakarta-Makassar yang jatuh di area Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep. Semoga proses evakuasi dilancarkan dan keluarga korban dilapangkan. Seperti yang diketahui, pesawat ini membawa total 11 penumpangyang terdiri dari 8 orang awak pesawat dan 3 orang pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Pegawai KKP di Pesawat yang Hilang Kontak Tengah Jalani Misi Pemerintah

3 Pegawai KKP di Pesawat yang Hilang Kontak Tengah Jalani Misi Pemerintah

Bisnis | Minggu, 18 Januari 2026 | 10:57 WIB

Titik Jatuh Pesawat ATR di Maros Ditemukan, TNI AU Kerahkan Pasukan Elite untuk Evakuasi

Titik Jatuh Pesawat ATR di Maros Ditemukan, TNI AU Kerahkan Pasukan Elite untuk Evakuasi

News | Minggu, 18 Januari 2026 | 10:29 WIB

Pesawat ATR 400 Hilang Kontak di Maros, TNI AU Terjunkan Helikopter Caracal Sisir Lokasi

Pesawat ATR 400 Hilang Kontak di Maros, TNI AU Terjunkan Helikopter Caracal Sisir Lokasi

News | Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:17 WIB

Terkini

Tren Audio Open-Ear Makin Populer, HAKII Resmi Hadir di Indonesia lewat Blibli

Tren Audio Open-Ear Makin Populer, HAKII Resmi Hadir di Indonesia lewat Blibli

Tekno | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:56 WIB

Huawei Watch FIT 5 Series Resmi Meluncur di Indonesia, Punya Fitur Deteksi Risiko Diabetes dan ECG

Huawei Watch FIT 5 Series Resmi Meluncur di Indonesia, Punya Fitur Deteksi Risiko Diabetes dan ECG

Tekno | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:27 WIB

25 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 12 Mei 2026: Bocoran Kehadiran Samuel Eto'o

25 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 12 Mei 2026: Bocoran Kehadiran Samuel Eto'o

Tekno | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:10 WIB

33 Kode Redeem FF Terbaru 12 Mei 2026: Buruan Ambil MP40 Cobra dan Jajal Fitur Kuda

33 Kode Redeem FF Terbaru 12 Mei 2026: Buruan Ambil MP40 Cobra dan Jajal Fitur Kuda

Tekno | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:50 WIB

5 Rekomendasi Tablet Layar OLED, Visual Mantap untuk Kerja dan Gaming

5 Rekomendasi Tablet Layar OLED, Visual Mantap untuk Kerja dan Gaming

Tekno | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:01 WIB

Samsung Galaxy A27 Segera Hadir, Snapdragon Bakal Gantikan Exynos?

Samsung Galaxy A27 Segera Hadir, Snapdragon Bakal Gantikan Exynos?

Tekno | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:30 WIB

Realme 16T 5G Debut Pekan Depan, Usung Baterai Jumbo 8.000 mAh

Realme 16T 5G Debut Pekan Depan, Usung Baterai Jumbo 8.000 mAh

Tekno | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:05 WIB

Heboh DM Instagram Disebut Tak Lagi Aman, Pakar Siber Ungkap Faktanya soal Enkripsi

Heboh DM Instagram Disebut Tak Lagi Aman, Pakar Siber Ungkap Faktanya soal Enkripsi

Tekno | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:45 WIB

Kumpulan Prompt AI Edit Foto Masa Kecil vs Masa Kini, Hasil Estetik dan Emosional

Kumpulan Prompt AI Edit Foto Masa Kecil vs Masa Kini, Hasil Estetik dan Emosional

Tekno | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:18 WIB

Lawan Berat Redmi dan Honor: Huawei Siapkan HP Baru Baterai 10.000 mAh+

Lawan Berat Redmi dan Honor: Huawei Siapkan HP Baru Baterai 10.000 mAh+

Tekno | Selasa, 12 Mei 2026 | 13:15 WIB