Suara.com - Kehadiran tablet Dual OS yang menggabungkan Windows dan Android dalam satu perangkat menjadi solusi menarik bagi mereka yang ingin produktif sekaligus praktis tanpa harus membeli laptop mahal dan ponsel terpisah.
Dengan Dual OS, pengguna bisa mengerjakan dokumen, presentasi, hingga desain ringan di Windows, lalu beralih ke Android untuk hiburan, komunikasi, atau aplikasi mobile favorit.
Meski saat ini tablet Dual OS baru sudah jarang diproduksi, sejumlah model lama masih menjadi buruan karena harganya yang terjangkau dan fungsinya yang tetap relevan.
Berikut ini adalah rekomendasi tablet murah dual OS yang masih layak dipertimbangkan oleh pekerja.
1. Chuwi Hi10 Plus

Chuwi Hi10 Plus menjadi salah satu tablet Dual OS yang cukup populer karena menawarkan keseimbangan antara performa dan harga. Tablet ini menjalankan Windows 10 untuk keperluan produktivitas seperti Microsoft Word, Excel, PowerPoint, serta Remix OS berbasis Android untuk hiburan dan aplikasi mobile.
Dengan layar sekitar 10,8 inci beresolusi tinggi, perangkat ini nyaman digunakan untuk mengetik tugas kuliah, membaca e-book, maupun presentasi kerja. RAM 4 GB dan penyimpanan internal 64 GB cukup memadai untuk aktivitas harian, bahkan multitasking ringan.
Keunggulan lain Chuwi Hi10 Plus adalah dukungan keyboard eksternal yang membuatnya terasa seperti laptop mini. Di pasar second, tablet ini umumnya dibanderol sekitar Rp1,8 juta hingga Rp2 juta, tergantung kondisi fisik dan kelengkapan aksesorisnya.
2. Cube iWork10

Cube iWork10 hadir sebagai tablet 2-in-1 dengan konsep praktis untuk pengguna yang menginginkan fleksibilitas maksimal. Tablet ini mengusung Windows 10 Home dan Android 5.1, memungkinkan pengguna berpindah sistem sesuai kebutuhan.
Untuk mahasiswa, Cube iWork10 sangat membantu dalam mengerjakan makalah, browsing referensi, hingga mengikuti kelas daring. Sementara bagi pekerja, tablet ini cukup mumpuni untuk pekerjaan administrasi ringan dan presentasi.
Baca Juga: 4 Rekomendasi Tablet Murah Anti Lemot, RAM 8 GB Harga Mulai Rp 1 Jutaan
Dengan RAM 4 GB dan memori 64 GB, Cube iWork10 mampu menjalankan aplikasi Office dan browser secara lancar. Desainnya yang ringkas membuat tablet ini mudah dibawa ke mana saja tanpa membebani tas. Di pasaran, Cube iWork10 bisa ditemukan dengan harga sekitar Rp1,25 juta hingga Rp2 juta, tergantung apakah unit tersebut disertai keyboard docking atau tidak.
3. PiPO W1 Pro

Bagi pengguna yang lebih mengutamakan Windows sebagai sistem utama, PiPO W1 Pro menjadi pilihan menarik. Tablet ini dirancang dengan orientasi produktivitas, sehingga cocok bagi mahasiswa jurusan administrasi, bisnis, maupun pekerja kantoran yang membutuhkan perangkat untuk mengolah data dan dokumen.
Dengan prosesor Intel Atom dan RAM 4 GB, PiPO W1 Pro mampu menjalankan Windows 10 Home dengan cukup stabil. Beberapa unit PiPO W1 Pro juga dilengkapi keyboard docking, membuat pengalaman mengetik semakin nyaman.
Tablet ini ideal untuk spreadsheet, pembuatan laporan, serta pengolahan presentasi tanpa harus membawa laptop besar. Harga PiPO W1 Pro di pasar saat ini berada di kisaran Rp1,3 juta hingga Rp1,85 juta, tergantung kondisi dan paket penjualannya.
4. Jumper EZpad 5S

Jumper EZpad 5S dikenal sebagai tablet ekonomis yang tetap mampu menunjang kebutuhan kerja dan belajar sehari-hari. Meski lebih sering dipasarkan sebagai tablet Windows, sejumlah unit mendukung Dual OS atau dapat diinstal Android secara terpisah.
Tablet ini sangat cocok bagi mahasiswa yang membutuhkan perangkat murah untuk mengetik tugas, mengikuti kelas daring, atau mengakses materi kuliah. Dengan RAM 4 GB dan penyimpanan 64 GB, Jumper EZpad 5S cukup handal untuk pekerjaan dasar.