Mengapa HP Xiaomi Global Baterainya Lebih Kecil dari Versi China? Ini Alasan Sebenarnya

Dythia Novianty

Selasa, 24 Februari 2026 | 09:36 WIB
Mengapa HP Xiaomi Global Baterainya Lebih Kecil dari Versi China? Ini Alasan Sebenarnya
Logo Xiaomi. (Xiaomi)
baca 10 detik
  • Kapasitas baterai flagship Xiaomi versi global sering lebih kecil daripada versi China karena regulasi transportasi baterai lithium-ion.
  • Regulasi internasional mengkategorikan baterai sel tunggal di atas 20Wh sebagai barang berbahaya, menyulitkan pengiriman global.
  • Solusi multi-sel sulit diterapkan karena kompleksitas desain internal, sehingga produsen memilih menyesuaikan kapasitas baterai.

Suara.com - Fenomena ini makin sering terjadi, dimana hp flagship Xiaomi yang rilis di China hadir dengan baterai super besar, tetapi saat masuk pasar global kapasitasnya justru “disunat”.

Contoh terbarunya, versi China dari Xiaomi 17 disebut-sebut mengusung baterai 7.000mAh. Namun varian globalnya diperkirakan hanya dibekali sekitar 6.300mAh.

Sekilas terlihat seperti penurunan spesifikasi. Tapi faktanya, ini bukan sekadar strategi penghematan biaya atau penurunan kualitas. Ada alasan teknis dan regulasi global yang jauh lebih kompleks di baliknya.

Regulasi Internasional Jadi Biang Kerok

Alasan utama perbedaan kapasitas baterai antara versi China dan global berkaitan dengan aturan transportasi baterai lithium-ion di pasar internasional.

Di Eropa, misalnya, berlaku regulasi seperti ADR (European Agreement Concerning the International Carriage of Dangerous Goods by Road) yang mengatur pengiriman barang berbahaya. Aturan serupa juga berlaku dalam penerbangan internasional.

Dilansir dari laman Gizmochina, Selasa (24/2/2026), baterai lithium-ion dengan kapasitas di atas 20Wh dikategorikan sebagai “barang berbahaya”.

Dalam konteks smartphone, satu sel baterai di atas 20Wh kira-kira setara dengan sekitar 5.200mAh (tegangan nominal standar).

Jika melebihi batas tersebut, meliputi proses pengiriman menjadi lebih rumit, biaya logistik melonjak, membutuhkan dokumentasi dan penanganan khusus, dan banyak operator logistik menolak pengiriman regular.

baca juga

Inilah yang membuat smartphone dengan baterai sel tunggal berkapasitas sangat besar sulit dipasarkan di Eropa, Amerika Serikat, dan sejumlah wilayah global lainnya.

Secara teori, solusi paling sederhana adalah membagi baterai besar menjadi dua sel kecil agar masing-masing tetap di bawah 20Wh.

Beberapa produsen memang menerapkan desain dual-cell untuk meningkatkan kapasitas tanpa melanggar regulasi. Namun, pendekatan ini tidak semudah kedengarannya.

Mengadopsi desain multi-sel secara luas berarti tata letak internal harus dirombak, sistem pengisian daya lebih kompleks, mekanisme keamanan lebih rumit, membutuhkan ruang internal lebih besar, serta bobot dan ketebalan perangkat bisa bertambah.

Bagi brand seperti Xiaomi, desain ramping dan estetika premium adalah daya tarik utama. Mengorbankan bodi tipis demi baterai ekstra besar bukan keputusan yang ringan.

Akhirnya, dibanding mendesain ulang struktur internal untuk tiap wilayah, produsen sering memilih menyesuaikan kapasitas agar tetap aman dan mudah dikirim secara global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perilisan Xiaomi Pad 8 ke Indonesia Semakin Dekat, Konfigurasi Memori Terungkap

Perilisan Xiaomi Pad 8 ke Indonesia Semakin Dekat, Konfigurasi Memori Terungkap

Tekno | Minggu, 15 Februari 2026 | 12:08 WIB

Spesifikasi Tecno Pova Curve 2: HP Midrange Tipis 8.000 mAh dengan Layar 144 Hz

Spesifikasi Tecno Pova Curve 2: HP Midrange Tipis 8.000 mAh dengan Layar 144 Hz

Tekno | Minggu, 15 Februari 2026 | 11:57 WIB

Xiaomi HyperOS 3 Resmi Meluncur: Fitur AI, HyperConnect, dan Daftar Perangkat Kebagian Updatate

Xiaomi HyperOS 3 Resmi Meluncur: Fitur AI, HyperConnect, dan Daftar Perangkat Kebagian Updatate

Tekno | Sabtu, 14 Februari 2026 | 12:53 WIB

7 HP Murah Alternatif Samsung A07 5G, Baterai Jumbo Lancar buat Multitasking

7 HP Murah Alternatif Samsung A07 5G, Baterai Jumbo Lancar buat Multitasking

Tekno | Jum'at, 13 Februari 2026 | 18:55 WIB

Harga Mirip, Mending Redmi Note 14 5G atau Realme 15T 5G?

Harga Mirip, Mending Redmi Note 14 5G atau Realme 15T 5G?

Tekno | Jum'at, 13 Februari 2026 | 17:34 WIB

8 Pilihan HP Baterai Jumbo Paling Murah 2026, Ada yang 7000 mAh!

8 Pilihan HP Baterai Jumbo Paling Murah 2026, Ada yang 7000 mAh!

Tekno | Jum'at, 13 Februari 2026 | 15:07 WIB

Terkini

Dari Marie Curie hingga Dinosaurus: Bagaimana Buku Ini Membuka Pintu Dunia Sains untuk Anak-Anak?

Dari Marie Curie hingga Dinosaurus: Bagaimana Buku Ini Membuka Pintu Dunia Sains untuk Anak-Anak?

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:09 WIB

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

Jogja | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:25 WIB

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Jawa Tengah | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:34 WIB

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×