- ROG merayakan 20 tahun dengan meluncurkan laptop gaming layar ganda OLED 3K pertama di dunia dan AI generasi terbaru di awal 2026.
- ROG mengklaim dominasi pasar gaming Indonesia dengan pangsa pasar mencapai 47,6 persen per Desember 2025 berdasarkan data GFK.
- Inovasi 2026 berfokus pada tiga pilar utama: ROG Nebula Display, sistem pendingin yang diperbarui, serta desain yang berorientasi pada gaming.
Suara.com - Memasuki usia ke-20, ASUS Republic of Gamers (ROG) tak sekadar merayakan perjalanan panjangnya di industri gaming.
Brand yang telah identik dengan performa ekstrem ini langsung tancap gas di awal 2026 dengan meluncurkan laptop gaming dual-screen OLED 3K pertama di dunia, teknologi AI generasi terbaru, hingga kolaborasi edisi terbatas bersama Kojima Productions.
Langkah ini bukan hanya peluncuran produk. ROG menyebutnya sebagai deklarasi standar baru industri gaming.
“Dua puluh tahun yang lalu, kami memulai perjalanan ini dengan sebuah visi sederhana, yakni menciptakan perangkat yang memberikan keunggulan mutlak bagi para gamers,” tegas Lenny Lin, Country Manager ASUS Indonesia.
Menurutnya, visi itu telah berkembang menjadi ekosistem gaming terlengkap di Indonesia. Inovasi bukan sekadar fitur, melainkan janji kami untuk selalu memberikan yang terbaik bagi komunitas gaming di Indonesia.
Kuasai 47,6 Persen Pasar, ROG Tegaskan Status Raja Gaming
![Brama Setyadi, Head of PR & Digital ASUS Indonesia, dalam Kick-Off Media Gathering di Jakarta, Selasa (24/2/2026). [Suara.com/Dythia]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/02/25/11955-brama-setyadi-head-of-pr-digital-asus-indonesia.jpg)
Sejak meluncurkan motherboard Crosshair pada 2006, ROG dikenal berani bereksperimen. Konsistensi itu membuahkan hasil nyata di Indonesia. Sejak 2015, ROG memimpin pasar gaming dan hingga akhir 2025 tetap mendominasi.
“Hal paling menggembirakan, market share ROG sekarang ada di 47,6 persen. Ini data GFK hingga Desember 2025,” ujar Brama Setyadi, Head of PR & Digital ASUS Indonesia, dalam Kick-Off Media Gathering di Jakarta, Selasa (24/2/2026).
“Kita nggak akan stop di 47,6 persen. Kita akan mencoba lebih, setidaknya mempertahankan karena itulah DNA dari ROG sebenarnya.”
Dominasi tersebut diperkuat dengan strategi 2026 yang fokus pada tiga pilar: ROG Nebula Display, sistem pendingin yang diperbarui, dan gaming-centric design.
“Gaming itu identik dengan performa tinggi, dan performa tinggi berarti panas makin tinggi. Itulah kenapa cooling jadi fokus utama kami,” jelas Brama.
“Gamer juga senang sesuatu yang estetik. Desain tetap jadi perhatian besar kami,” imbuhnya.
Tahun 2026 pun disebut sebagai titik balik dimana AI bukan lagi fitur tambahan, melainkan “otak utama” yang mengatur performa, efisiensi termal, hingga optimalisasi visual secara real-time.
ROG Zephyrus Duo (GX651): Laptop Gaming Dual-Screen OLED 3K Pertama di Dunia
Bintang utama perayaan ini adalah ROG Zephyrus Duo (GX651).