ASUS ROG 20 Tahun: Raja Gaming Indonesia Hadirkan Laptop Dual-Screen OLED 3K dan AI Generasi Baru

Dythia Novianty Suara.Com
Rabu, 25 Februari 2026 | 08:09 WIB
ASUS ROG 20 Tahun: Raja Gaming Indonesia Hadirkan Laptop Dual-Screen OLED 3K dan AI Generasi Baru
ROG Zephyrus Duo (GX651). [Asus Indonesia]
Baca 10 detik
  • ROG merayakan 20 tahun dengan meluncurkan laptop gaming layar ganda OLED 3K pertama di dunia dan AI generasi terbaru di awal 2026.
  • ROG mengklaim dominasi pasar gaming Indonesia dengan pangsa pasar mencapai 47,6 persen per Desember 2025 berdasarkan data GFK.
  • Inovasi 2026 berfokus pada tiga pilar utama: ROG Nebula Display, sistem pendingin yang diperbarui, serta desain yang berorientasi pada gaming.

Suara.com - Memasuki usia ke-20, ASUS Republic of Gamers (ROG) tak sekadar merayakan perjalanan panjangnya di industri gaming.

Brand yang telah identik dengan performa ekstrem ini langsung tancap gas di awal 2026 dengan meluncurkan laptop gaming dual-screen OLED 3K pertama di dunia, teknologi AI generasi terbaru, hingga kolaborasi edisi terbatas bersama Kojima Productions.

Langkah ini bukan hanya peluncuran produk. ROG menyebutnya sebagai deklarasi standar baru industri gaming.

“Dua puluh tahun yang lalu, kami memulai perjalanan ini dengan sebuah visi sederhana, yakni menciptakan perangkat yang memberikan keunggulan mutlak bagi para gamers,” tegas Lenny Lin, Country Manager ASUS Indonesia.

Menurutnya, visi itu telah berkembang menjadi ekosistem gaming terlengkap di Indonesia. Inovasi bukan sekadar fitur, melainkan janji kami untuk selalu memberikan yang terbaik bagi komunitas gaming di Indonesia.

Kuasai 47,6 Persen Pasar, ROG Tegaskan Status Raja Gaming

Brama Setyadi, Head of PR & Digital ASUS Indonesia, dalam Kick-Off Media Gathering di Jakarta, Selasa (24/2/2026). [Suara.com/Dythia]
Brama Setyadi, Head of PR & Digital ASUS Indonesia, dalam Kick-Off Media Gathering di Jakarta, Selasa (24/2/2026). [Suara.com/Dythia]

Sejak meluncurkan motherboard Crosshair pada 2006, ROG dikenal berani bereksperimen. Konsistensi itu membuahkan hasil nyata di Indonesia. Sejak 2015, ROG memimpin pasar gaming dan hingga akhir 2025 tetap mendominasi.

“Hal paling menggembirakan, market share ROG sekarang ada di 47,6 persen. Ini data GFK hingga Desember 2025,” ujar Brama Setyadi, Head of PR & Digital ASUS Indonesia, dalam Kick-Off Media Gathering di Jakarta, Selasa (24/2/2026).

“Kita nggak akan stop di 47,6 persen. Kita akan mencoba lebih, setidaknya mempertahankan karena itulah DNA dari ROG sebenarnya.”

Baca Juga: HP Satukan HyperX dan OMEN, Hadirkan Ekosistem Gaming Terpadu dan Luncurkan HyperX OMEN 15

Dominasi tersebut diperkuat dengan strategi 2026 yang fokus pada tiga pilar: ROG Nebula Display, sistem pendingin yang diperbarui, dan gaming-centric design.

“Gaming itu identik dengan performa tinggi, dan performa tinggi berarti panas makin tinggi. Itulah kenapa cooling jadi fokus utama kami,” jelas Brama.

“Gamer juga senang sesuatu yang estetik. Desain tetap jadi perhatian besar kami,” imbuhnya.

Tahun 2026 pun disebut sebagai titik balik dimana AI bukan lagi fitur tambahan, melainkan “otak utama” yang mengatur performa, efisiensi termal, hingga optimalisasi visual secara real-time.

ROG Zephyrus Duo (GX651): Laptop Gaming Dual-Screen OLED 3K Pertama di Dunia

Bintang utama perayaan ini adalah ROG Zephyrus Duo (GX651).

Laptop ini menjadi yang pertama di dunia dengan dua layar sentuh 16 inci 3K ROG Nebula HDR OLED 120Hz. Dua layar. Keduanya OLED. Keduanya 3K. Keduanya 120Hz.

Jajaran Zephyrus Series yang akan hadir di 2026 dalam Kick-Off Media Gathering di Jakarta, Selasa (24/2/2026). [Suara.com/Dythia]
Jajaran Zephyrus Series yang akan hadir di 2026 dalam Kick-Off Media Gathering di Jakarta, Selasa (24/2/2026). [Suara.com/Dythia]

Bagi kreator, layar kedua berfungsi sebagai kanvas tambahan untuk editing timeline, color grading, hingga monitoring render AI. Bagi gamer, layar ini menjadi ruang taktis untuk streaming dashboard, map, atau Discord tanpa mengganggu layar utama.

Di balik desain futuristiknya, tertanam performa buas hingga NVIDIA® GeForce RTX™ 5090 Laptop GPU berbasis arsitektur Blackwell. Sistem pendingin ROG Intelligent Cooling dengan vapor chamber dan liquid metal memastikan suhu tetap stabil, bahkan saat menjalankan beban AI berat.

ROG Zephyrus G14 & G16 (2026): AI 50 TOPS dalam Bodi Ringkas

ROG juga memperbarui lini populernya melalui ROG Zephyrus G14 (2026) dan ROG Zephyrus G16 (2026).

Keduanya ditenagai prosesor Intel® Core™ Ultra Series 3 terbaru dengan kemampuan NPU hingga 50 TOPS, menghadirkan akselerasi AI lokal untuk background blur real-time tanpa lag saat streaming.

Kemudian, optimasi frame rate berbasis NVIDIA DLSS 4 dan manajemen daya cerdas berbasis AI.

Untuk pengguna AMD, G14 juga tersedia dengan Ryzen™ AI generasi terbaru bersertifikasi Copilot+.

Sektor visual diperkuat layar ROG Nebula HDR hingga 1100-nits dengan 100% DCI-P3, menghasilkan warna presisi tinggi. Sasis aluminium CNC-milled dengan desain Slash Lighting ikonik membuat seri ini tampil premium sekaligus powerful.

TUF Gaming A14: Laptop AI 1,48 Kg dengan Standar Militer

Tak hanya lini premium, ROG juga membawa kekuatan AI ke segmen lebih luas lewat TUF Gaming A14 (FA401EA).

TUF Gaming A14 yang akan hadir di 2026 dalam Kick-Off Media Gathering di Jakarta, Selasa (24/2/2026). [Suara.com/Dythia]
TUF Gaming A14 yang akan hadir di 2026 dalam Kick-Off Media Gathering di Jakarta, Selasa (24/2/2026). [Suara.com/Dythia]

Laptop ini menggunakan AMD Ryzen™ AI Max+ 392 (12 core, 40 Compute Units) dengan desain chiplet “Strix Halo”. Grafis Radeon™ 8060S iGPU-nya diklaim setara GPU diskrit GeForce RTX 5060.

Bobotnya hanya 1,48 kg, namun telah lolos standar MIL-STD-810H (US Military Grade). Artinya, performa gaming AAA kini hadir dalam bodi ringan dan tangguh untuk mahasiswa, gamer kompetitif, hingga profesional muda dengan mobilitas tinggi.

Menuju Era Gaming Berbasis AI

Perayaan 20 tahun ROG terasa seperti pernyataan tegas: dominasi belum berakhir. Dengan market share 47,6%, inovasi dual-screen OLED, dan AI sebagai pusat komputasi, ROG menunjukkan ambisi mempertahankan takhta raja gaming di Indonesia.

Jika dua dekade pertama adalah tentang membangun reputasi, maka dekade berikutnya tampaknya akan menjadi era redefinisi batas antara performa, AI, dan estetika dalam dunia gaming.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI