- Kominfo bersama IOH meluncurkan Sahabat-AI, aplikasi AI yang diklaim paling memahami bahasa dan budaya Indonesia.
- Peluncuran Sahabat-AI di Jakarta bertujuan memperkuat kedaulatan digital dan membangun ekosistem AI nasional yang inklusif.
- Platform multi-model ini dirancang aman, berlandaskan norma lokal, serta dapat digunakan oleh beragam lapisan masyarakat Indonesia.
Namun di balik pendekatan lokal tersebut, platform ini tetap diperkuat dengan teknologi kelas dunia untuk memastikan performa, akurasi, dan skalabilitasnya mampu bersaing secara global.
![Peluncuran Sahabat-AI di Jakarta, Rabu (25/2/2026). [Suara.com/Dythia]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/02/25/79617-sahabat-ai.jpg)
Kolaborasi lintas sektor dalam ekosistem nasional menjadi fondasi pengembangannya, menjadikan Sahabat-AI sebagai simbol gotong royong digital Indonesia.
Di tengah kekhawatiran global terhadap penyalahgunaan AI, Sahabat-AI dibangun dengan guardrails berlapis yang selaras dengan norma sosial, nilai budaya, dan standar etika Indonesia.
Pendekatan ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam memerangi konten negative, menjaga ruang digital nasional tetap sehat, dan melindungi pengguna dari penyalahgunaan teknologi.
Dengan sistem ini, inovasi tetap berkembang tanpa mengorbankan keamanan publik.
Bukan untuk Indosat tapi untuk Indonesia
President Director & CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, menekankan bahwa Sahabat-AI lahir dari misi besar pemberdayaan nasional.
“Sahabat-AI kami hadirkan bukan untuk Indosat, tetapi untuk Indonesia. Platform ini dibangun di atas keyakinan kami bahwa teknologi harus membawa manfaat bagi semua orang,” ucapnya.
Ia menambahkan bahwa keterbukaan akses menjadi kunci utama.
“Dengan menjadikan Sahabat-AI terbuka, mudah diakses, dan dapat dimanfaatkan secara luas, kami menghadirkan fondasi inovasi yang bisa digunakan individu, startup, pelaku usaha, maupun institusi publik di seluruh penjuru negeri,” jelas dia.
Peluncuran Sahabat-AI menandai babak baru transformasi digital Indonesia. Di tengah dominasi platform AI global, Indonesia kini memiliki platform sendiri yang tidak hanya canggih, tetapi juga memahami identitas dan karakter bangsanya.