- Samsung resmi meluncurkan Galaxy S26 Series di Indonesia, mencakup tiga model, dengan fokus pada peningkatan kemampuan Galaxy AI.
- Varian Ultra dilengkapi Snapdragon 8 Elite Gen 5 dengan peningkatan signifikan pada NPU dan fitur fotografi serta privasi layar terintegrasi.
- Perangkat mulai tersedia 25 Februari 2026, dengan harga Galaxy S26 mulai dari Rp16.499.000 untuk varian 256GB.
Hasilnya, performa tetap stabil saat gaming, rekam video, atau editing. Pengisian daya juga ditingkatkan lewat Super-Fast Charging 3.0 yang mampu mengisi hingga 75 persen dalam 30 menit.
![Peluncuran Samsung Galaxy S26 Series, Kamis (26/2/2026). [Suara.com/Dythia]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/02/26/17784-peluncuran-samsung-galaxy-s26-series.jpg)
Kamera Makin Pintar: Nightography Lebih Terang, AI Editing Lebih Gampang
Sistem kamera Galaxy S26 Series kini makin terintegrasi dengan AI. Galaxy S26 Ultra memiliki bukaan lebih lebar untuk menangkap cahaya lebih banyak.
Hasilnya foto low light lebih tajam, zoom tetap detail, dan video Nightography lebih hidup.
SuperSteady kini dilengkapi opsi horizontal lock untuk kestabilan ekstra. AI ISP terbaru juga meningkatkan reproduksi warna kulit lebih natural, termasuk di kamera depan.
Fitur Photo Assist memungkinkan pengguna mengedit hanya dengan deskripsi teks. Ingin mengubah suasana siang jadi malam? Cukup tulis perintahnya.
Bahkan, AI bisa menambahkan kembali bagian objek yang hilang atau membersihkan noda pakaian di foto.
Creative Studio juga memudahkan pembuatan stiker, undangan, hingga wallpaper personal dari sketsa atau prompt sederhana.
Privacy Display Pertama di Dunia, Privasi Sampai Tingkat Piksel
Salah satu terobosan paling mencolok hadir di Galaxy S26 Ultra, yakni Privacy Display bawaan pertama di industri smartphone.
Berbeda dari tempered glass privasi biasa, sistem ini terintegrasi langsung antara hardware dan software.
![Samsung Galaxy S16 Ultra, Kamis (26/2/2026). [Suara.com/Dythia]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/02/26/37530-samsung-galaxy-s16-ultra.jpg)
Saat aktif, layar membatasi visibilitas dari sudut samping tanpa menurunkan kualitas tampilan bagi pengguna.
Pengguna bisa memilih mode Partial Screen Privacy untuk notifikasi dan Maximum Privacy Protection untuk perlindungan maksimal.
Samsung juga menerapkan post-quantum cryptography (PQC) untuk perlindungan firmware dan verifikasi sistem, memperkuat keamanan jangka panjang.
Seluruh sistem didukung oleh Samsung Knox, termasuk Knox Vault dan Personal Data Engine untuk AI on-device yang lebih aman.