- Lenovo resmi meluncurkan ThinkStation PGX di Indonesia sebagai workstation AI personal berperforma tinggi bagi para profesional dan akademisi.
- Perangkat ini ditenagai NVIDIA GB10 Grace Blackwell Superchip yang mampu memproses model AI generatif hingga 200 miliar parameter.
- Workstation ini mendukung pengembangan AI secara efisien dari desktop tanpa perlu mengubah kode program menuju infrastruktur cloud besar.
Suara.com - Lenovo resmi menghadirkan ThinkStation PGX di Indonesia, workstation AI personal terbaru yang dirancang untuk mendukung kebutuhan pengembangan kecerdasan buatan (AI) dengan performa tinggi dalam desain ringkas.
Perangkat ini menyasar kalangan profesional seperti AI developer, ilmuwan data, peneliti, mahasiswa, hingga teknisi aplikasi yang membutuhkan kemampuan komputasi AI besar langsung dari desktop.
Lenovo ThinkStation PGX dibekali NVIDIA GB10 Grace Blackwell Superchip yang mampu menghasilkan performa AI hingga 1 PetaFlop atau setara 1000 TOPS.
Performa tersebut memungkinkan perangkat menangani model AI generatif berukuran besar hingga 200 miliar parameter.
Tak hanya itu, workstation AI ini juga hadir dengan memori sistem terpadu sebesar 128 GB yang mendukung proses prototyping, fine-tuning, hingga inferensi model AI generasi terbaru secara lebih optimal.
SMB One Channel Lead Lenovo Indonesia, Susianty Bong, mengatakan kehadiran ThinkStation PGX merupakan bagian dari komitmen Lenovo untuk memperluas akses teknologi AI di Indonesia.
![ThinkStation PGX. [Lenovo Indonesia]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/05/28/89996-thinkstation-pgx.jpg)
“Melalui kolaborasi dengan NVIDIA, Lenovo menghadirkan perangkat berkinerja tinggi dalam desain ringkas untuk memberdayakan AI developer, peneliti, ilmuwan data, hingga mahasiswa di Indonesia dalam mempercepat pengembangan dan adopsi inovasi AI generatif,” ujar Susianty Bong dalam keterangan resminya, Kamis (28/5/2026).
Ia menambahkan, Lenovo ingin menghadirkan solusi AI yang lebih mudah diakses oleh berbagai sektor industri dan pendidikan.
“Kehadiran ThinkStation PGX juga menegaskan komitmen Lenovo dalam menghadirkan Smarter AI for All agar lebih mudah diakses bagi profesional, institusi pendidikan, dan pelaku industri guna mendukung pengembangan AI yang lebih efisien dan fleksibel,” lanjutnya.
Salah satu keunggulan utama ThinkStation PGX adalah kemampuannya menjalankan pengembangan AI secara seamless dari desktop ke cloud tanpa perlu mengubah kode program.
Perangkat ini sudah dibekali NVIDIA DGX OS dan NVIDIA AI software stack lengkap dengan framework populer seperti PyTorch dan Jupyter sehingga pengguna dapat langsung mengembangkan dan menjalankan model AI secara lebih praktis.
Untuk kebutuhan komputasi AI yang lebih besar, dua unit ThinkStation PGX juga dapat dihubungkan sekaligus menggunakan NVIDIA ConnectX-7. Konfigurasi tersebut memungkinkan perangkat menangani model AI hingga 405 miliar parameter.
Lenovo juga membekali workstation AI ini dengan bandwidth memori sistem hingga 273 GB/s untuk memastikan proses pengolahan data besar tetap cepat dan stabil tanpa hambatan.
Dari sisi konektivitas, ThinkStation PGX hadir dengan empat port USB4 berkecepatan 20Gb/s dan konektivitas 10 GbE LAN untuk mendukung transfer data berukuran besar secara lebih cepat.
Lenovo menyebut ThinkStation PGX menjadi solusi desktop AI yang lebih efisien dan ekonomis dibanding ketergantungan penuh pada server maupun cloud berskala besar.
![ThinkStation PGX. [Lenovo Indonesia]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/05/28/33125-thinkstation-pgx.jpg)
Produk ini kini sudah tersedia di Indonesia melalui Lenovo Official Store dan jaringan Authorized Store. Lenovo juga menyediakan opsi personalisasi perangkat sesuai kebutuhan pengguna dengan harga yang menyesuaikan konfigurasi pilihan.