Ahmadinejad Pernah Ungkap Betapa Dalam Intel Israel Menyusup ke Internal Pemerintahan Iran

Cesar Uji Tawakal, Rezza Dwi Rachmanta

Senin, 02 Maret 2026 | 14:41 WIB
Ahmadinejad Pernah Ungkap Betapa Dalam Intel Israel Menyusup ke Internal Pemerintahan Iran
Bendera Iran [Unsplash/Sina]
  • Kabar meninggalnya Ahmadinejad picu ingatan publik soal infiltrasi Mossad di Iran.
  • Ahmadinejad sebut agen Israel pimpin unit khusus anti-Mossad milik pemerintah Iran.
  • Infiltrasi Mossad sebabkan kebocoran data nuklir hingga pembunuhan ilmuwan senior Iran.

Suara.com - Kabar meninggalnya Ali Khamenei pada serangan Israel dan Amerika Serikat ke Iran pada Sabtu (28/2/2026) dikaitkan dengan 'infiltrasi' Mossad.

Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad ternyata pernah mengungkap betapa 'dalamnya' agen Israel menyusup ke internal Iran.

Pernyataan viral tersebut disampaikan Mahmoud Ahmadinejad pada 2021 lalu.

Kantor berita ILNA mengklaim bahwa Ahmadinejad tewas dalam serangan AS-Israel di Narnak, sebelah timur laut Teheran.

Ahmadinejad (69) dikabarkan gugur bersama pengawalnya karena serangan udara.

Sebagai informasi, Ahmadinejad merupakan Presiden Iran dengan masa jabatan 3 Agustus 2005 – 3 Agustus 2013.

Mahmoud Ahmadinejad. (Shutterstock)
Mahmoud Ahmadinejad. (Shutterstock)

Politikus dari Perhimpunan Insinyur Islam tersebut pernah menuai sorotan usai ia mengutip pernyataan Ayatollah Khomeini tentang seruan agar Israel "dihapus dari peta dunia".

Ahmadinejad dikenal sebagai sosok yang lantang menentang serangan Israel di Palestina.

Saat wawancara dengan CNN Turki pada 2021 lalu, Ahmadinejad mengungkap bila agen Israel sudah mencapai kalangan petinggi Iran.

Lebih parahnya lagi, organisasi yang dibuat Iran untuk mendeteksi Mossad ternyata dipimpin oleh agen Israel sendiri.

Itu membuktikan betapa dalamnya 'penyusupan' agen Israel ke internal Iran. Beberapa pengamat militer sendiri meyakini bahwa terdapat campur tangan Mossad pada serangan presisi yang menewaskan Ali Khamenei.

Meski Ahmadinejad tak menyebut rincian identitas sosok Mossad, agen tersebut berhasil memimpin organisasi yang mempunyai misi untuk menangkal campur tangan Israel.

Berdasarkan keterangannya, agen-agen ini bertanggung jawab atas sejumlah besar operasi intelijen di dalam Iran, termasuk pencurian dokumen yang terkait dengan program nuklir Iran dan pembunuhan beberapa ilmuwan nuklir Iran.

"Israel mengatur operasi kompleks di dalam Iran. Mereka dapat dengan cepat memperoleh informasi. Di Iran, mereka masih bungkam tentang hal ini. Orang yang bertanggung jawab atas unit di Iran yang melawan Israel adalah agen Israel," kata Ahmadinejad dikutip dari CNN Turki dan Iran Wire.

Dengan kata lain, pemimpin unit yang ditugaskan untuk mencari 'Mossad' ternyata merupakan 'Mossad' itu sendiri.

Itu menyiratkan bahwa Iran 'sangat kecolongan' terhadap infiltrasi Israel.

Menurut mantan presiden Iran, selain orang tersebut, ada 20 anggota lain dari unit itu yang merupakan agen Mossad.

Pernyataan Ahmadinejad tentang betapa dalamnya infiltrasi agen Israel sekarang kembali viral di media sosial.

Agen Mossad Mencuri Data

Pada tahun 2010, infiltrasi tersebut mengalami perkembangan baru dengan masuknya malware Stuxnet ke fasilitas nuklir Iran.

Dikembangkan bersama oleh badan intelijen Israel dan Amerika, malware ini dirancang untuk menyabotase sentrifugal pengayaan uranium dan berhasil menyebabkan kerusakan teknis yang signifikan selama beberapa waktu.

Awalnya, para pejabat Iran menepis insiden tersebut, dan menganggapnya sebagai "perang lunak," bahkan mengumumkan bahwa tidak ada kerusakan yang ditimbulkan pada program nuklir.

Namun seiring waktu, serangan itu diterima sebagai kejadian nyata, dan bahkan sumber internal mengakui serangan itu sebagai kegagalan intelijen besar.

Beberapa ilmuwan Iran dan petinggi militer yang tewas karena serangan Israel dicurigai berasal dari kebocoran data.

Ketika Hassan Rouhani menjadi presiden, harapan akan diplomasi dan pengurangan ancaman asing sangat tinggi. Namun, di bawah kepresidenannya, salah satu pelanggaran intelijen paling signifikan terjadi - Mossad mencuri arsip nuklir Iran.

Pada 2018, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengklaim bahwa agen Mossad telah mencuri ribuan dokumen rahasia Iran dari sebuah gudang di distrik Turquzabad, Teheran.

Dokumen-dokumen tersebut diduga merinci rencana untuk membangun setidaknya lima hulu ledak nuklir.

Awalnya, para pejabat Iran, termasuk Abbas Araghchi, menganggap insiden itu sebagai "propaganda" atau "mengejek Netanyahu."

Namun seiring waktu, tokoh-tokoh senior seperti Rouhani dan Mohsen Rezaei mengakui pelanggaran tersebut.

Rezaei mengakui, “Tingkat penyusupan ini menunjukkan pelanggaran keamanan yang serius.” Materi yang dicuri dilaporkan mencakup 55.000 halaman dan 55.000 file digital lainnya yang tersebar di 183 CD.

Tak lama kemudian, serangkaian ledakan di fasilitas nuklir Natanz dan pembunuhan Mohsen Fakhrizadeh yang menjadi sorotan publik memberikan pukulan baru terhadap klaim intelijen Republik Islam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar 15 Penerbangan Internasional di Bandara Ngurah Rai yang Batal Karena Konflik Timur Tengah

Daftar 15 Penerbangan Internasional di Bandara Ngurah Rai yang Batal Karena Konflik Timur Tengah

Bisnis | Senin, 02 Maret 2026 | 14:17 WIB

Ketua MPR Harap Indonesia Tak Kena Dampak Perang ASIsrael dengan Iran

Ketua MPR Harap Indonesia Tak Kena Dampak Perang ASIsrael dengan Iran

News | Senin, 02 Maret 2026 | 14:11 WIB

Israel Tingkatkan Serangan ke Lebanon Buntut Roket dan Drone Hizbullah

Israel Tingkatkan Serangan ke Lebanon Buntut Roket dan Drone Hizbullah

News | Senin, 02 Maret 2026 | 14:00 WIB

Indonesia Masuk Daftar Negara Paling Aman Bila Terjadi Perang Dunia III, Kenapa?

Indonesia Masuk Daftar Negara Paling Aman Bila Terjadi Perang Dunia III, Kenapa?

Entertainment | Senin, 02 Maret 2026 | 13:58 WIB

Terkini

5 HP Midrange Paling Dicari Juni 2026: Chip Kencang, Skor AnTuTu 2,1 Juta Poin

5 HP Midrange Paling Dicari Juni 2026: Chip Kencang, Skor AnTuTu 2,1 Juta Poin

Tekno | Senin, 01 Juni 2026 | 18:40 WIB

Budget Rp3 Juta Dapat iPhone Apa? Ini 4 Pilihan HP yang Masih Sangat Layak Pakai di 2026

Budget Rp3 Juta Dapat iPhone Apa? Ini 4 Pilihan HP yang Masih Sangat Layak Pakai di 2026

Tekno | Senin, 01 Juni 2026 | 18:31 WIB

7 Kelebihan dan Kekurangan Panasonic LUMIX L10, Tawarkan Fitur Zoom Ciamik

7 Kelebihan dan Kekurangan Panasonic LUMIX L10, Tawarkan Fitur Zoom Ciamik

Tekno | Senin, 01 Juni 2026 | 18:23 WIB

Spesifikasi Redmi Headphone Neo di Indonesia: Harga Rp1 Jutaan, Baterai Tahan 72 Jam

Spesifikasi Redmi Headphone Neo di Indonesia: Harga Rp1 Jutaan, Baterai Tahan 72 Jam

Tekno | Senin, 01 Juni 2026 | 16:50 WIB

AS Perketat Larangan Chip AI China, Huawei hingga Alibaba Makin Gencar Kembangkan Alternatif Nvidia

AS Perketat Larangan Chip AI China, Huawei hingga Alibaba Makin Gencar Kembangkan Alternatif Nvidia

Tekno | Senin, 01 Juni 2026 | 16:13 WIB

Lintasarta Percepat Investasi Infrastruktur AI di Indonesia, Siap Dorong Transformasi Digital

Lintasarta Percepat Investasi Infrastruktur AI di Indonesia, Siap Dorong Transformasi Digital

Tekno | Senin, 01 Juni 2026 | 15:37 WIB

vivo X Fold6 Rilis Akhir Juni 2026, Ini Spesifikasi dan Fitur Unggulannya

vivo X Fold6 Rilis Akhir Juni 2026, Ini Spesifikasi dan Fitur Unggulannya

Tekno | Senin, 01 Juni 2026 | 14:43 WIB

Harga Murah, Vivo TWS 5e Hadir dengan Baterai Tahan 55 Jam dan Fitur ANC

Harga Murah, Vivo TWS 5e Hadir dengan Baterai Tahan 55 Jam dan Fitur ANC

Tekno | Senin, 01 Juni 2026 | 14:37 WIB

Xiaomi Luncurkan REDMI Pad 2 9.7 dan REDMI Headphone Neo, Cek Harga dan Spesifikasi Lengkapnya

Xiaomi Luncurkan REDMI Pad 2 9.7 dan REDMI Headphone Neo, Cek Harga dan Spesifikasi Lengkapnya

Tekno | Senin, 01 Juni 2026 | 14:27 WIB

3 Tablet Acer Iconia Duo Debut di Computex 2026, Usung Layar OLED hingga 14,2 Inci

3 Tablet Acer Iconia Duo Debut di Computex 2026, Usung Layar OLED hingga 14,2 Inci

Tekno | Senin, 01 Juni 2026 | 13:42 WIB