Akun resmi Israel unggah ucapan Happy Purim terkait kematian Ayatollah Khamenei.
Purim adalah hari raya kemenangan bangsa Yahudi atas tiran asal Persia.
Sejarah Purim berasal dari Kitab Ester di masa Kekaisaran Persia kuno.
Suara.com - Akun resmi Israel di X (@Israel) ramai menuai sorotan usai mengunggah postingan bertuliskan 'Happy Purim' serta merayakan kematian Khamenei. Berikut terdapat penjelasan mengenai apa arti kalimat Happy Purim serta sejarah mengenai Perayaan Purim.
Sebagai informasi, akun @Israel mengunggah postingan viral yang berisi dua foto yaitu ilustrasi Haman dan Pemimpin Besar Iran Ayatollah Ali Khamenei.
Akun @Israel mempunyai centang cokelat terverifikasi sehingga ia mewakili organisasi atau lembaga pemerintah.
Biografi pada akun tersebut menuliskan keterangan bahwa mereka dikelola oleh akun resmi Israel’s Ministry of Foreign Affairs (Kementerian Luar Negeri Israel, @IsraelMFA).
Akun @Israel berkaitan erat dengan akun @IsraelMFA dan @IDF (Israel Defense Forces).
"Happy Purim! (Selamat Purim!). Purim adalah perayaan kemenangan bangsa Yahudi atas seorang tiran Persia yang bertujuan untuk menghancurkan kita 2.500 tahun yang lalu. Spoiler: Itu gagal dan akan selalu gagal," bunyi keterangan akun resmi Israel.

Perlu diketahui, akun yang terafiliasi dengan Israel mencoba memberikan pengaruh di media sosial.
Akun tersebut merupakan lawan dari @Khamenei_fa dan @khamenei_ir (akun resmi Ali Khamenei di X).
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump melalui postingan White House mengumumkan bahwa Pemimpin Besar Iran Ayatollah Ali Khamenei tewas dalam rangkaian serangan AS-Israel pada Sabtu (28/2/2026).
"Khamenei, salah satu orang paling jahat dalam sejarah, telah meninggal. Ini bukan hanya keadilan bagi rakyat Iran, tetapi bagi semua orang Amerika yang hebat," tulis Trump.
Postingan milik Israel semakin memanaskan tensi netizen yang mengamati perang Israel vs Iran.
"Dua Tiran Persia mencoba memusnahkan Bangsa Yahudi. Spoiler: Keduanya dieliminasi. Kiri: Haman (Abad ke-5 SM). Kanan: Ayatollah Khamenei," tulis @Israel pada postingan viral 3 Maret 2026.
Penjelasan Apa Itu Happy Purim
Happy Purim merupakan ucapan selamat untuk merayakan Hari Purim.
Festival Undi atau Purim biasanya dirayakan pada tanggal 14 bulan Adar 2 (di Yerusalem dan kota-kota bertembok kuno pada tanggal 15).
Hari Raya Purim adalah salah satu hari raya paling ceria dan penuh warna dalam kalender Yahudi.
Jika harus diibaratkan, Purim adalah perpaduan antara pesta karnaval, teater sejarah, dan aksi amal yang dibungkus dalam semangat kemenangan.
Latar belakang Purim berasal dari Kitab Ester (Megillat Esther) yang terjadi di Kekaisaran Persia sekitar abad ke-4 SM.
Haman, perdana menteri Raja Ahasuerus, merasa tersinggung karena Mordekhai (seorang Yahudi) menolak bersujud kepadanya.
Ia menghasut raja untuk memusnahkan seluruh orang Yahudi di kekaisaran. Haman lantas membuang undi yang disebut "Pur" (asal mula nama Purim) untuk menentukan tanggal pembantaian tersebut.
Ester (sepupu Mordekhai yang menjadi ratu namun menyembunyikan identitas Yahudinya) mengambil risiko besar dengan menghadap Raja tanpa dipanggil (tindakan yang bisa dihukum mati) untuk memohon keselamatan Bangsa Yahudi.
Rencana Haman terbongkar dan ia dihukum gantung. Kemenangan tersebut lantas dirayakan sebagai Hari Raya Purim atau Hari Keselamatan.
Laporan terpisah dari The Jerusalem Post mengungkap bahwa Hari Purim kebanyakan dirayakan di Shelter (tempat perlindungan) karena serangan balasan dari Iran.
Sebuah rudal menyerang wilayah Beit Shemesh yang menewaskan sembilan orang.
Respons Netizen
Postingan akun Israel yang merayakan kematian Khamenei menuai beragam komentar dari netizen.
"Mengapa kau lari menangis meminta bantuan Amerika untuk berperang jika kau begitu perkasa? Rasa takut pasti ada dalam genmu," tulis @0**Ap**ture.
"Israel bahkan belum genap berusia 100 tahun. Kembalilah ke Jerman, Ukraina, Polandia tempat asalmu. Perdana menterimu adalah orang Polandia dan tanah yang kau duduki adalah wilayah Palestina, dasar negara teroris," kecam @yo**gg*zy.
"Happy Purim! Tapi Khamenei bukan orang Persia asli! Mereka semua orang Arab yang mengambil alih negara kita. Persia mencintai perdamaian dan semua orang di seluruh dunia, temanku," balas @Ham**ve**ure.
"Bagus. Akhirnya kamu merangkul akar agamamu di depan umum. Semoga berhasil membantu membebaskan orang Iran," bela @Ci**hi**Ste.