Sharp Ungkap Dampak Geopolitik ke Industri Elektronik, Harga Produk Berpotensi Naik 3%

Dythia Novianty Suara.Com
Kamis, 12 Maret 2026 | 09:29 WIB
Sharp Ungkap Dampak Geopolitik ke Industri Elektronik, Harga Produk Berpotensi Naik 3%
Ilustrasi Sharp Electronics Indonesia
Baca 10 detik
  • PT Sharp Indonesia memprediksi ketidakpastian geopolitik akan menekan pasar elektronik Indonesia pasca Ramadan 2026.
  • Ketegangan global berpotensi menyebabkan kenaikan harga produk elektronik, terutama yang materialnya berbahan dasar plastik.
  • Sharp menerapkan strategi "survival mode" dengan menahan ekspansi besar dan fokus pada aktivitas penjualan langsung.

Suara.com - PT Sharp Electronics Indonesia buka suara mengenai dampak ketidakpastian geopolitik global terhadap industri elektronik. Perusahaan memprediksi tekanan terhadap pasar akan mulai terasa setelah periode Ramadan dan Lebaran 2026.

Andry Adi Utomo mengatakan, situasi global yang memanas berpotensi memengaruhi kondisi bisnis elektronik di Indonesia dalam beberapa bulan ke depan.

Menurutnya, periode setelah Ramadan hingga Mei 2026 diperkirakan menjadi masa yang cukup menantang bagi industri.

“Setelah Ramadan selesai, memasuki April dan Mei akan menjadi masa yang berat karena dampak perang,” ujar Andry dalam acara Sharp Bersedekah 2026 di Jakarta, Rabu (11/3/2026).

Ketegangan geopolitik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran dinilai dapat berdampak pada rantai pasok serta biaya produksi industri elektronik global.

Harga Produk Elektronik Berpotensi Naik

Salah satu dampak yang paling mungkin terjadi adalah penyesuaian harga produk elektronik di pasar. Andry menjelaskan bahwa beberapa komponen bahan baku, terutama plastik, berpotensi mengalami kenaikan harga sehingga memengaruhi biaya produksi.

Sharp Bersedekah 2026 #KebaikanBerantai di Jakarta, Rabu (11/3/2026). [Suara.com/Dythia]
Sharp Bersedekah 2026 #KebaikanBerantai di Jakarta, Rabu (11/3/2026). [Suara.com/Dythia]

“Kami harus merevisi harga, terutama produk yang menggunakan plastik,” jelasnya.

Sharp memperkirakan penyesuaian harga tersebut berada di kisaran 2 hingga 3 persen. Meski demikian, perusahaan masih memantau perkembangan kondisi global sebelum mengambil langkah lebih lanjut.

Baca Juga: Penjualan Kulkas Sharp Naik 50 Persen Selama Ramadan

Sharp Terapkan “Survival Mode”

Untuk menghadapi situasi yang penuh ketidakpastian, Sharp memilih menerapkan strategi “survival mode” dalam menjalankan bisnisnya di Indonesia.

Andry mengatakan, pengalaman menghadapi krisis saat pandemi COVID-19 menjadi bekal penting bagi perusahaan untuk bertahan di tengah tekanan global.

“Kami punya pengalaman di masa Covid-19, jadi sudah tahu bagaimana menghadapi kondisi global seperti ini, yakni dengan survival mode,” ujarnya.

Dalam strategi ini, perusahaan akan lebih berhati-hati dalam mengeluarkan anggaran serta menahan ekspansi kegiatan yang berskala besar.

Sharp juga berencana mengurangi kegiatan promosi besar seperti peluncuran produk baru, pameran, atau event berskala besar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI