- Pele hadir di event Capped Legend dengan statistik meta, sangat mematikan untuk Head to Head.
- Nikmati promo diskon penukaran sebesar lima puluh persen untuk gacha Pele pada minggu ini
- Gunakan deretan kode redeem terbaru di akhir artikel untuk menambah modal gacha Anda hari ini.
Suara.com - Bulan Maret ini menjadi momen krusial bagi para manajer lapangan hijau virtual. Selain puluhan kode redeem terbaru edisi 13 Maret 2026 yang siap diklaim di akhir artikel ini untuk tambahan modal, update minggu ketiga event Capped Legend akhirnya resmi mendatangkan satu nama besar yang siap mengacak-acak formasi lawan: Pele.
Kehadiran legenda sepak bola asal Brasil ini sukses menciptakan gelombang hype di kalangan pemain, terutama bagi mereka yang doyan bermain mode Head to Head (H2H).
Kenapa Pele begitu ditakuti di update kali ini? Jawabannya ada pada statistiknya yang luar biasa ngacir.
Beroperasi sebagai Striker (ST), Pele dibekali stamina 4,5 bar, gerakan trik bintang 5, dan kaki 5/4 yang menjadikannya striker mematikan dari berbagai sudut.
Banyak pemain pro bahkan menyandingkan, atau lebih tepatnya, menganggap Pele versi ini lebih superior ketimbang Vinicius Junior yang selama ini menjadi raja meta H2H.
Kecepatan menggiring bola menyentuh angka 146 dan tembakan 147 membuat kelincahan serta Elastico dari Pele terasa sangat licin di kotak penalti.
Kekuatan utama Pele juga ditopang oleh kemahiran False 9. Kemahiran ini memberikan buff masif berupa tambahan akselerasi, giring bola, kelincahan, penempatan posisi, hingga kontrol bola masing-masing +10.
Fleksibilitas ini membuatnya sangat worth it dimainkan sebagai CAM maupun ST murni.

Pool A Bertabur Bintang: Waspada Jebakan Gacha!
Baca Juga: 27 Kode Redeem FF 12 Maret 2026, Siap-siap Borong Voucher Angelic Ungu dan Misi Idul Fitri
Selain Pele, Pool A di event Capped Legend minggu ketiga ini juga menawarkan deretan kartu yang tidak kalah menggoda.
Sebut saja Frank Rijkaard, sang gelandang bertahan (CDM) yang memiliki tinggi badan 187 cm layaknya Cristiano Ronaldo. Fisiknya yang kokoh dan kecepatannya yang mumpuni menjadikannya tembok tebal di lini tengah.
Ada juga David Beckham dan Marek Hamsik yang sangat direkomendasikan bagi Anda yang belum memiliki duo CM meta seperti Gullit atau Socrates.
Sementara itu, Alphonso Davies hadir dengan kecepatan luar biasa mencapai 149 di posisi LM/LW, meski sedikit rentan di adu fisik.
Namun, berhati-hatilah saat melakukan Gacha. Pengalaman pahit sering terjadi ketika pity (jaminan pemain bagus) sudah menumpuk, namun cahaya yang keluar justru memberikan Thiago Silva.
Meski tidak buruk dan gaya mainnya mirip Kompany, pace atau kecepatan Thiago Silva yang lambat sering kali membuat pemain menangis karena gagal mendapatkan Pele saat pity pecah.