Baik Galaxy A57 maupun A37 sama-sama mengandalkan kamera utama 50MP dengan OIS. Hasil foto diklaim lebih stabil dan tajam, bahkan dalam kondisi minim cahaya berkat peningkatan Nightography. Fitur AI seperti Object Eraser hingga scene optimization juga membantu pengguna menghasilkan foto lebih maksimal tanpa ribet.
4. Fitur AI dan One UI Terbaru
Samsung semakin serius menghadirkan AI ke perangkat mid-range melalui sistem operasi Android 16 dengan One UI 8.5. Sejumlah fitur unggulan yang dihadirkan di antaranya:
- Voice Transcription (ubah suara menjadi teks otomatis)
- AI Select untuk ekstraksi konten cepat
- Circle to Search yang memudahkan pencarian objek langsung dari layar
- Editing foto otomatis berbasis AI
Semua ini dirancang untuk mempermudah aktivitas sehari-hari, mulai dari kerja hingga hiburan.
5. Baterai Besar dan Desain Tahan Air
Kedua perangkat dibekali baterai 5.000 mAh yang mampu bertahan hingga seharian penuh, bahkan bisa mendekati dua hari untuk penggunaan ringan. Teknologi pengisian cepat 45W turut mempercepat proses isi ulang baterai. Menariknya Galaxy A57 dan A37 sudah mengantongi sertifikasi IP68 yang membuatnya tahan air dan debu, sebuah fitur yang jarang ditemukan di kelas harga ini.
Perbedaan Galaxy A57 vs A37
Meski terlihat mirip, ada beberapa perbedaan penting:
Galaxy A57:
- Build lebih premium (rangka aluminium)
- Chipset lebih kencang
- Dukungan HDR10+
- Fitur AI lebih lengkap
Galaxy A37:
- Harga lebih terjangkau
- Rangka plastik
- Performa cukup untuk kebutuhan harian
Jadwal Rilis dan Ketersediaan
Samsung menjadwalkan kedua perangkat ini mulai tersedia secara global pada 10 April 2026. Untuk pasar Indonesia, biasanya tidak akan berbeda jauh dari jadwal tersebut.
Ada juga kemungkinan promo menarik saat peluncuran, seperti upgrade memori gratis.
Kontributor : Trias Rohmadoni