Nuon Siap Kuasai Pasar 175 Juta Gamer dengan Ekosistem Digital Terintegrasi

Dythia Novianty

Rabu, 01 April 2026 | 08:42 WIB
Nuon Siap Kuasai Pasar 175 Juta Gamer dengan Ekosistem Digital Terintegrasi
Ilustrasi nuon. (Telkom)
baca 10 detik
  • PT Nuon Digital Indonesia menargetkan penguatan ekosistem game nasional melalui integrasi konten, distribusi, serta monetisasi guna mengoptimalkan potensi pasar domestik.
  • Layanan UPOINT dan HELD dihadirkan sebagai strategi infrastruktur distribusi untuk menjangkau jutaan pengguna digital serta meminimalkan kebocoran nilai ekonomi.
  • Perusahaan berkomitmen mengembangkan intellectual property lokal pada tahun 2026 agar Indonesia mampu bersaing dan menjadi kekuatan utama di industri global.

Suara.com - Industri game dan digital lifestyle di Indonesia memasuki fase pertumbuhan pesat.

Melihat peluang besar ini, PT Nuon Digital Indonesia (Nuon) menegaskan strateginya untuk menjadi pemain kunci dalam ekosistem game nasional melalui integrasi konten, distribusi, hingga monetisasi.

Dalam agenda Nuon Media Update 2026, perusahaan yang berada di bawah naungan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk ini membeberkan ambisi besarnya, yakni menjadikan Indonesia bukan sekadar pasar game, tetapi juga kekuatan utama dalam industri digital global.

Pasar Game RI Meledak, Tapi Monetisasi Belum Maksimal

Berdasarkan laporan e-Conomy SEA 2025, nilai industri media online Indonesia diproyeksikan mencapai 10–12 miliar dolar AS pada 2026–2027.

Dengan lebih dari 175 juta gamer aktif dan 190 juta pengguna digital, Indonesia menjadi salah satu pasar terbesar di Asia Tenggara.

Namun, sebagian besar keuntungan masih mengalir ke platform global, fenomena yang dikenal sebagai value leakage.

CEO Nuon, Aris Sudewo di Jakarta, Rabu (4/3/2026). [nuon]
CEO Nuon, Aris Sudewo. [nuon]

CEO Nuon, Aris Sudewo, menegaskan bahwa kondisi ini harus diubah.

“Kekuatan utama Nuon terletak pada penguasaan simpul distribusi digital. Dengan dukungan infrastruktur konektivitas terbesar di Indonesia, kami berada pada posisi strategis untuk menghubungkan konten, pengguna, dan monetisasi dalam satu ekosistem yang utuh,” ujarnya dalam keterangan resminya, Rabu (1/4/2026).

baca juga

Ia menambahkan, Indonesia tidak boleh hanya menjadi pasar digital terbesar, kita harus menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

Nuon memosisikan diri di titik paling krusial dalam rantai industri game, yaitu distribusi dan monetisasi. Dengan dukungan ekosistem TelkomGroup yang menjangkau ratusan juta pengguna, Nuon membangun model bisnis berbasis ecosystem flywheel.

Artinya, semua lini, mulai dari penciptaan IP, distribusi game, sistem pembayaran, hingga analisis perilaku pemain, terhubung dalam satu sistem yang saling menguatkan.

UPOINT hingga HELD: Senjata Nuon di Industri Game

Untuk menggarap pasar game, Nuon menghadirkan berbagai platform unggulan, di antaranya:

  • UPOINT.ID: layanan distribusi game dan top-up digital
  • HELD (Gaming-on-Demand): layanan cloud gaming yang kini memasuki tahap playtest
  • Distribusi voucher game ke operator dan mitra nasional

Selain itu, Nuon juga memperluas ekosistem digital lewat layanan musik seperti Langit Musik dan platform live event melalui Tiketapasaja.com.

Salah satu langkah penting Nuon adalah menghadirkan Direct Carrier Billing (DCB), metode pembayaran yang memungkinkan pengguna membeli konten game tanpa kartu kredit atau rekening bank.

Skema ini membuka akses lebih luas bagi segmen unbanked dan underbanked, sekaligus meningkatkan potensi pendapatan bagi developer dan publisher game lokal.

Fokus 2026: Bangun IP Game Lokal Biar Go Global

Ke depan, Nuon akan fokus mengembangkan intellectual property (IP) lokal sebagai strategi utama meningkatkan daya saing industri game Indonesia di pasar global.

“Dengan struktur bisnis yang terintegrasi dari penciptaan IP hingga monetisasi, Nuon berkembang menjadi strategic digital asset dalam portofolio Telkom Group,” jelas Aris.

Ia menutup dengan optimisme, model ini tidak hanya memperluas sumber pendapatan di luar konektivitas, tetapi juga memperkuat kendali atas nilai ekonomi digital domestik dan mendorong pertumbuhan industri kreatif Indonesia secara berkelanjutan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CD Projekt Sedang Garap Game Baru, Penerus The Witcher dan Cyberpunk?

CD Projekt Sedang Garap Game Baru, Penerus The Witcher dan Cyberpunk?

Tekno | Senin, 23 Maret 2026 | 15:18 WIB

Video Trailer Beredar, Game Minecraft Dungeons 2 Siap Hadir Tahun Ini

Video Trailer Beredar, Game Minecraft Dungeons 2 Siap Hadir Tahun Ini

Tekno | Senin, 23 Maret 2026 | 11:00 WIB

55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak

55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak

Tekno | Senin, 23 Maret 2026 | 10:05 WIB

Spesifikasi PC Crimson Desert, Game Aksi Open World Terbaru dengan Aksi Brutal

Spesifikasi PC Crimson Desert, Game Aksi Open World Terbaru dengan Aksi Brutal

Tekno | Jum'at, 20 Maret 2026 | 15:03 WIB

Tak Lagi Rumor, Starfield Bakal Meluncur ke PS5 Bulan Depan

Tak Lagi Rumor, Starfield Bakal Meluncur ke PS5 Bulan Depan

Tekno | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:05 WIB

Arab Saudi Kini Kuasai 10 Persen Saham Capcom, Langkah Agresif Putra Mahkota di Dunia Game

Arab Saudi Kini Kuasai 10 Persen Saham Capcom, Langkah Agresif Putra Mahkota di Dunia Game

Tekno | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:20 WIB

Terkini

Suyudi: Polisi Kuat Bukan karena Ditakuti, tapi Dipercaya

Suyudi: Polisi Kuat Bukan karena Ditakuti, tapi Dipercaya

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Efisiensi dan Asas Keadilan Jadi Alasan BGN Ubah Insentif Dapur MBG jadi Rp2.000 per Porsi

Efisiensi dan Asas Keadilan Jadi Alasan BGN Ubah Insentif Dapur MBG jadi Rp2.000 per Porsi

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Dikabarkan Jadi KSP Gantikan Dudung, Listyo: Ya Mudah-mudahan Tak Meleset

Dikabarkan Jadi KSP Gantikan Dudung, Listyo: Ya Mudah-mudahan Tak Meleset

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Crying in H Mart, Ketika Makanan Menjadi Cara untuk Mengingat

Crying in H Mart, Ketika Makanan Menjadi Cara untuk Mengingat

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Komjen Suyudi Minta Dukungan Warga Indonesia Usai Disetujui DPR Jadi Kapolri

Komjen Suyudi Minta Dukungan Warga Indonesia Usai Disetujui DPR Jadi Kapolri

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:59 WIB

Lapor Polisi Malah Rumah Diserang! Aksi Brutal Perusakan di Bekasi Viral di Medsos

Lapor Polisi Malah Rumah Diserang! Aksi Brutal Perusakan di Bekasi Viral di Medsos

Bekaci | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:57 WIB

Tangis di Balik Pintu Kelas

Tangis di Balik Pintu Kelas

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:55 WIB

Baru Beroperasi 11 Hari, Tambang Batu Bara Ilegal di Lebak Dibongkar

Baru Beroperasi 11 Hari, Tambang Batu Bara Ilegal di Lebak Dibongkar

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:53 WIB

Tiba di Istana, Sekjen Golkar Sarmuji Ngaku Diminta Prabowo Urus Sektor Industri

Tiba di Istana, Sekjen Golkar Sarmuji Ngaku Diminta Prabowo Urus Sektor Industri

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:52 WIB

Warga Temukan Mortir saat Cari Tiram di Sungai Krueng Aceh

Warga Temukan Mortir saat Cari Tiram di Sungai Krueng Aceh

Sumut | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:52 WIB

×