- Fujifilm resmi merilis kamera instan instax mini 13 di Indonesia dengan harga Rp1.299.000 untuk menyasar generasi muda.
- Kamera ini dilengkapi fitur self-timer baru, mode close-up, dan automatic exposure guna memaksimalkan hasil foto penggunanya.
- Produk ini tersedia dalam lima warna pastel dan didukung aplikasi instax UP! berteknologi AI untuk mendigitalisasi foto.
Suara.com - Fujifilm Corporation kembali meramaikan pasar kamera instan dengan meluncurkan produk terbarunya, Fujifilm instax mini 13, yang kini resmi hadir di Indonesia.
Kamera analog untuk pemula ini membawa peningkatan fitur dan desain modern yang menyasar generasi muda pecinta fotografi instan.
Dijual dengan harga sekitar Rp1.299.000, instax mini 13 sudah tersedia di toko resmi Fujifilm dan jaringan dealer di seluruh Indonesia.
Peluncuran ini juga dibarengi dengan berbagai aksesori menarik, termasuk casing warna senada serta film instax “Pastel Galaxy” dengan tampilan gradasi glossy yang estetik.
Desain Pop Stylish, Cocok untuk Gaya Hidup Kekinian
Instax mini 13 hadir dengan desain 3D melengkung yang tampil playful dan stylish. Kamera ini tidak hanya berfungsi sebagai alat fotografi, tetapi juga menjadi aksesori fesyen yang menarik untuk dibawa sehari-hari.
Tersedia dalam lima pilihan warna pastel seperti Dreamy Purple, Candy Pink, hingga Lagoon Green, tampilannya dirancang sesuai tren anak muda masa kini.
Fitur Self-Timer Baru, Makin Fleksibel untuk Foto
Salah satu pembaruan paling menarik adalah kehadiran fitur self-timer dengan dua pilihan durasi, yakni 2 detik dan 10 detik.
Fitur ini memungkinkan pengguna mengambil swafoto lebih stabil atau bereksperimen dengan berbagai pose, termasuk foto full-body tanpa bantuan tripod.
Pengguna cukup memutar lensa untuk menyalakan kamera, mengatur komposisi, lalu menekan tombol shutter, pengoperasian yang sederhana namun tetap optimal untuk hasil foto instan.
Teknologi Andalan: Close-up Mode dan Automatic Exposure
Melanjutkan kesuksesan pendahulunya, instax mini 13 tetap dibekali fitur Close-up Mode dan Automatic Exposure.
Kombinasi ini membantu menghasilkan foto dengan pencahayaan yang pas, baik di kondisi terang maupun minim cahaya, serta memastikan komposisi tetap akurat berkat teknologi parallax correction.
Fujifilm juga menghadirkan aksesori tambahan seperti pengatur sudut kamera untuk memaksimalkan penggunaan self-timer.
Tak hanya itu, pembaruan aplikasi instax UP! turut diperkenalkan dengan teknologi AI yang mampu mendigitalisasi hasil cetak instax secara lebih presisi dan bersih.
![Instax Mini 13. [Fujifilm]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/04/03/68548-instax-mini-13.jpg)
Melalui aplikasi ini, pengguna bisa dengan mudah menyimpan dan membagikan hasil foto ke berbagai platform digital tanpa kehilangan kualitas visual.
Komitmen Fujifilm Hadirkan Pengalaman Fotografi Seru
President Director FUJIFILM Indonesia, Masato Yamamoto, menegaskan bahwa produk ini dirancang untuk memberikan pengalaman baru dalam fotografi instan.
“Melalui kehadiran instax mini 13, kami ingin menyuguhkan pengalaman fotografi instan yang lebih menyenangkan, ekspresif, dan dekat dengan gaya hidup generasi masa kini. Dilengkapi dengan fitur self-timer terbaru, pengguna dapat lebih bebas dalam mengabadikan momen secara lebih personal,” ujarnya dalam keterangan resminya, Jumat (3/4/2026).
Ia juga menambahkan, melalui tagline ‘time for the unexpected’, kami ingin menghadirkan sensasi kejutan khas instax™, di mana setiap hasil cetakan memberikan pengalaman unik dan penuh keseruan.
Dengan berbagai inovasi ini, Fujifilm menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan teknologi kamera instan, sekaligus menghadirkan pengalaman fotografi yang lebih personal, kreatif, dan relevan di era digital.
Kehadiran instax mini 13 pun diprediksi menjadi salah satu kamera instan paling dicari di Indonesia sepanjang 2026, di kalangan generasi muda yang gemar mengabadikan momen secara instan dan estetik.