- Apple diprediksi meluncurkan iPhone 18 basic dengan chip 2nm dan RAM 12 GB pada musim semi 2027 mendatang.
- Spesifikasi tersebut memungkinkan iPhone 18 mendukung integrasi AI tingkat lanjut melalui sistem operasi iOS 27 secara optimal.
- Penyematan fitur premium pada model basic memberikan performa setara versi Pro dengan harga yang jauh lebih rasional.
Suara.com - Selama bertahun-tahun, memilih iPhone versi basic sering dianggap sebagai kompromi. Banyak pengguna rela merogoh kocek lebih dalam demi mendapatkan label “Pro”.
Namun, tren itu mulai berubah sejak iPhone 17 dan diprediksi semakin jelas pada iPhone 18, sebagaimana melansir dari laman Phonearena, Jumat (3/4/2026).
Kini, model basic justru digadang-gadang menjadi pilihan paling rasional, bahkan bisa membuat versi Pro terasa berlebihan. Apa yang berubah?
Performa Gahar: Chip 2nm dan RAM 12 GB
Salah satu daya tarik utama iPhone 18 adalah peningkatan performa yang signifikan. Smartphone ini dirumorkan akan menggunakan chip A20 berbasis teknologi 2 nanometer dari TSMC.
Teknologi ini memungkinkan performa naik hingga 15 persen, efisiensi daya meningkat sekitar 30 persen, dan suhu perangkat lebih stabil saat digunakan berat.
Artinya, iPhone 18 versi basic bisa lebih cepat, lebih hemat baterai, dan tetap stabil untuk multitasking ekstrem.
Tak hanya itu, dukungan RAM 12 GB membuatnya setara dengan model Pro. Ini penting karena iOS generasi terbaru diprediksi akan mengandalkan AI secara masif.
Siap AI Masa Depan dengan iOS 27
Dengan hadirnya iOS 27, Apple disebut akan membawa integrasi AI tingkat lanjut, termasuk teknologi berbasis Gemini.
Untuk menjalankan fitur AI seperti editing video cerdas, asisten virtual yang lebih pintar, dan pemrosesan model AI langsung di perangkat dibutuhkan RAM besar. Di sinilah 12 GB RAM pada iPhone 18 jadi keunggulan besar, tanpa harus beli Pro.
Fitur Premium Tak Lagi Eksklusif
Perubahan besar sebenarnya sudah dimulai dari iPhone 17. Fitur seperti layar ProMotion 120Hz dan penyimpanan lebih besar, yang dulu hanya ada di Pro, kini hadir di model biasa.
Dengan layar lebih mulus dan kapasitas lega, iPhone basic tak lagi terasa “versi murah”, melainkan flagship sejati.
Siapa yang Masih Butuh iPhone Pro?