Komet Langka Muncul Setelah 170 Ribu Tahun, Begini Cara Melihatnya dari Indonesia

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 13 April 2026 | 21:40 WIB
Komet Langka Muncul Setelah 170 Ribu Tahun, Begini Cara Melihatnya dari Indonesia
Ilustrasi penampakan komet langka (Gemini AI)
baca 10 detik
  • Komet langka Pan-STARRS akan melintasi langit Indonesia pada April 2026.

  • Fenomena komet ini hanya terjadi sekali dalam 170 ribu tahun sejarah.

  • Waktu terbaik pengamatan adalah setelah matahari terbenam di arah ufuk barat.

Suara.com - Kabar gembira buat para pencinta astronomi dan pemburu fenomena langit. Komet langka dilaporkan bakal menyambangi Bumi.

Tidak main-main, komet ini disebut hanya muncul sekali dalam 170 ribu tahun.

Kabar baiknya, komet langka seperti C/2025 R3 (Pan-STARRS) atau komet Lemmon ini diprediksi bisa diamati langsung dari langit Indonesia.

Karena itu, simak panduan lengkapnya cara dan kapan waktu terabik untuk melihat komet langkat tersebut.

Fenomena Kosmik yang Menakjubkan

Komet ini menjadi spesial karena jalurnya yang stabil.

Berbeda dengan beberapa komet sebelumnya yang hancur saat mendekati Matahari, komet Pan-STARRS diprediksi akan tetap utuh saat mencapai titik terdekat dengan Matahari (perihelion) pada April 2026.

Komet ini akan menampakkan "koma" atau kepala yang berwarna kehijauan yang cantik serta ekor debu yang mulai memanjang.

Kecerahannya pun diprediksi cukup menjanjikan, yakni mencapai magnitudo +2 hingga +3, yang artinya cukup terang untuk dilihat.

baca juga
Ilustrasi komet. [Pexels/Frank Cone]
Ilustrasi komet. [Pexels/Frank Cone]

Waktu dan Arah Pandang Terbaik di Indonesia

Bagi Anda yang ingin berburu komet ini, catat waktu dan arahnya:

  1. Sore Hari (Setelah Matahari Terbenam): Ini adalah waktu paling umum untuk berburu komet. Mulailah bersiap sekitar pukul 18.15 waktu setempat.
  2. Arah Pandang: Arahkan pandangan Anda ke arah Ufuk Barat, karena komet biasanya akan muncul rendah di cakrawala sesaat setelah sang surya tenggelam.
  3. Dini Hari (Sebelum Fajar): Komet ini juga berpotensi terlihat sekitar 90 menit sebelum matahari terbit dengan mengarahkan pandangan ke arah Langit Timur.

Cara Melihat Agar Hasil Maksimal

Meskipun komet ini disebut bisa terlihat dengan mata telanjang dalam kondisi ideal, ada beberapa tips agar pengamatan Anda tak gagal:

1. Cari Lokasi Gelap Gulita

Polusi cahaya kota adalah musuh utama. Sebaiknya aNDA pergi ke daerah pedesaan, pegunungan, atau pantai yang jauh dari lampu kota agar cahaya komet yang samar terlihat jelas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

9 Rekomendasi Sabun Cuci Muka untuk Kulit Kusam dan Pudarkan Flek Hitam

9 Rekomendasi Sabun Cuci Muka untuk Kulit Kusam dan Pudarkan Flek Hitam

Lifestyle | Minggu, 12 April 2026 | 17:05 WIB

5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Remaja, Wajah Bersih Bebas Jerawat

5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Remaja, Wajah Bersih Bebas Jerawat

Lifestyle | Minggu, 12 April 2026 | 13:17 WIB

5 Sabun Cuci Muka Glad2Glow untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat

5 Sabun Cuci Muka Glad2Glow untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat

Lifestyle | Senin, 13 April 2026 | 09:52 WIB

Fenomena Pink Moon April 2026 Bisa Dilihat di Indonesia? Catat Waktu dan Cara Menyaksikannya

Fenomena Pink Moon April 2026 Bisa Dilihat di Indonesia? Catat Waktu dan Cara Menyaksikannya

Tekno | Senin, 30 Maret 2026 | 12:33 WIB

Daftar 8 Fenomena Langit April 2026, Ada Pink Moon Hingga Parade Planet

Daftar 8 Fenomena Langit April 2026, Ada Pink Moon Hingga Parade Planet

Lifestyle | Minggu, 29 Maret 2026 | 13:10 WIB

Review Novel Komet Minor Tere Liye Ungkap Rahasia Gelap Orang Tua Ali

Review Novel Komet Minor Tere Liye Ungkap Rahasia Gelap Orang Tua Ali

Your Say | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:16 WIB

Terkini

5 Rekomendasi Eyeliner Pensil Serut yang Waterproof, Pigmented dan Tahan Lama

5 Rekomendasi Eyeliner Pensil Serut yang Waterproof, Pigmented dan Tahan Lama

Lifestyle | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 17:09 WIB

Pindah ke Gresini, Joan Mir Akui Nyontek Marc Marquez

Pindah ke Gresini, Joan Mir Akui Nyontek Marc Marquez

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:52 WIB

Api Sore Hari

Api Sore Hari

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:47 WIB

Darurat Karhutla Kalimantan, Jepang Kirim 600 Pasukan Khusus dan Kapal Amfibi

Darurat Karhutla Kalimantan, Jepang Kirim 600 Pasukan Khusus dan Kapal Amfibi

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:39 WIB

Resmi! Daftar Pemain Timnas Indonesia untuk Kualifikasi Piala Asia U-20 2027

Resmi! Daftar Pemain Timnas Indonesia untuk Kualifikasi Piala Asia U-20 2027

Bola | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:34 WIB

Lodewyk Pusung Ajukan Praperadilan Ketiga, Kejagung Ingatkan Batasan KUHAP Baru

Lodewyk Pusung Ajukan Praperadilan Ketiga, Kejagung Ingatkan Batasan KUHAP Baru

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:25 WIB

Mengenal Inovasi Sistem Hybrid Terbaru pada Mitsubishi New Xforce HEV

Mengenal Inovasi Sistem Hybrid Terbaru pada Mitsubishi New Xforce HEV

Otomotif | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:25 WIB

Ulasan Buku Senjata Kaum Lemah: Ketika Melawan Tak Harus Berteriak

Ulasan Buku Senjata Kaum Lemah: Ketika Melawan Tak Harus Berteriak

Your Say | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:20 WIB

Bahaya Residu Benzena pada Sunscreen Spray, Bisa Picu Kanker Darah

Bahaya Residu Benzena pada Sunscreen Spray, Bisa Picu Kanker Darah

Lifestyle | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:20 WIB

Terjawab! Alasan Teknis Mengapa Vario Evo 160 Tipe Tertinggi Belum Pakai Suspensi Ganda

Terjawab! Alasan Teknis Mengapa Vario Evo 160 Tipe Tertinggi Belum Pakai Suspensi Ganda

Otomotif | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:15 WIB

×