Google Blokir 8,3 Miliar Iklan Berbahaya dengan AI Gemini, 99% Dicegah Sebelum Tayang

Dythia Novianty | Suara.com

Senin, 20 April 2026 | 09:34 WIB
Google Blokir 8,3 Miliar Iklan Berbahaya dengan AI Gemini, 99% Dicegah Sebelum Tayang
Google Gemini. [Unsplash]
  • Google mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan Gemini pada 2025 untuk meningkatkan keamanan dan akurasi deteksi iklan berbahaya secara signifikan.
  • Sistem berbasis Gemini berhasil memblokir miliaran iklan melanggar kebijakan serta menangguhkan jutaan akun pengiklan penipuan secara proaktif.
  • Teknologi baru tersebut mampu menekan tingkat kesalahan penangguhan pengiklan hingga 80 persen sekaligus melindungi ekosistem iklan digital global.

Suara.com - Google terus memperkuat sistem keamanan iklannya dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan terbaru, Gemini. Sepanjang 2025, teknologi ini terbukti mampu meningkatkan kemampuan deteksi iklan berbahaya secara signifikan.

Tim keamanan Google mengungkapkan bahwa sistem berbasis Gemini kini mampu menghentikan lebih dari 99% iklan yang melanggar kebijakan bahkan sebelum ditayangkan ke pengguna.

“Tim keamanan kami bekerja sepanjang waktu untuk menghentikan pelaku kejahatan yang menggunakan iklan berbahaya dengan teknik yang semakin canggih,” tulis pernyataan resmi Google dari situs resminya, Senin (20/4/2026).

“Alat berbasis Gemini secara drastis meningkatkan kemampuan kami untuk mendeteksi dan menghentikan iklan buruk,” tambahnya.

AI Gemini Tingkatkan Akurasi Deteksi Iklan

Dengan dukungan AI canggih, sistem Google kini menganalisis ratusan miliar sinyal, mulai dari usia akun, pola perilaku, hingga aktivitas kampanye.

Pendekatan ini memungkinkan deteksi ancaman dilakukan lebih cepat dan akurat dibanding sistem lama yang hanya berbasis kata kunci.

“Model terbaru kami lebih memahami maksud (intent), sehingga dapat mengenali konten berbahaya bahkan ketika dirancang untuk menghindari deteksi,” jelas Google.

Google Ads Safety Report
Google Ads Safety Report

Berkat pendekatan proaktif ini, sepanjang 2025 Google mencatat lebih dari 8,3 miliar iklan diblokir atau dihapus, 24,9 juta akun pengiklan ditangguhkan, dan 602 juta iklan dan 4 juta akun terkait penipuan berhasil dihentikan.

Di Indonesia, Google juga mengambil langkah besar dengan menghapus sekitar 191,9 juta iklan serta menangguhkan 385 ribu akun pengiklan.

Perang Melawan Penipuan Berbasis AI

Google mengakui bahwa pelaku kejahatan kini semakin canggih dengan memanfaatkan AI generatif untuk membuat iklan penipuan dalam skala besar. Namun, Gemini mampu merespons ancaman ini secara real-time.

“Gemini membantu kami mendeteksi dan memblokir iklan menipu secara langsung saat diajukan,” ungkap Google.

Bahkan, sebagian besar iklan jenis Responsive Search Ads kini sudah bisa ditinjau secara instan sebelum tayang, sehingga konten berbahaya dapat dicegah sejak awal.

Selain meningkatkan keamanan, teknologi Gemini juga membantu mengurangi kesalahan dalam pemblokiran akun. Google menyebut tingkat kesalahan penangguhan pengiklan berhasil ditekan hingga 80 persen.

“Pendekatan ini memungkinkan kami memprioritaskan penghapusan konten berbahaya sambil tetap mendukung bisnis yang jujur agar iklan mereka tetap berjalan,” tambah Google.

Dengan kombinasi AI, verifikasi identitas pengiklan, dan analisis mendalam, Google berupaya menjaga ekosistem iklan digital tetap aman sekaligus terpercaya.

Ke depan, perusahaan memastikan akan terus mengembangkan teknologi ini agar mampu menghadapi ancaman baru yang semakin kompleks di dunia digital.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Google Klaim Android Lebih Cepat dari iPhone untuk Browsing, Ini Bukti Benchmark Terbarunya

Google Klaim Android Lebih Cepat dari iPhone untuk Browsing, Ini Bukti Benchmark Terbarunya

Tekno | Kamis, 26 Maret 2026 | 12:56 WIB

Google Gemini Siap Hadirkan Avatar 3D Mirip Wajah Asli, Bisa Kloning Diri untuk Video dan Konten

Google Gemini Siap Hadirkan Avatar 3D Mirip Wajah Asli, Bisa Kloning Diri untuk Video dan Konten

Tekno | Rabu, 25 Maret 2026 | 09:04 WIB

Investor Sempat Panik, CEO Take-Two Skeptis AI Google Dapat Buat Game Sekelas GTA

Investor Sempat Panik, CEO Take-Two Skeptis AI Google Dapat Buat Game Sekelas GTA

Tekno | Kamis, 19 Maret 2026 | 15:10 WIB

Google Gemini Gantikan Assistant, Fitur Personal Intelligence Bikin AI Lebih Personal

Google Gemini Gantikan Assistant, Fitur Personal Intelligence Bikin AI Lebih Personal

Tekno | Rabu, 18 Maret 2026 | 14:43 WIB

Bagaimana Cara Menghemat Baterai HP Saat Digunakan untuk Navigasi Maps? Ada Tips Khusus

Bagaimana Cara Menghemat Baterai HP Saat Digunakan untuk Navigasi Maps? Ada Tips Khusus

Tekno | Selasa, 17 Maret 2026 | 17:28 WIB

Cara Pakai Google Maps Offline, Tetap Bisa Navigasi saat Mudik Tanpa Internet

Cara Pakai Google Maps Offline, Tetap Bisa Navigasi saat Mudik Tanpa Internet

Tekno | Rabu, 11 Maret 2026 | 15:05 WIB

Terkini

23 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 13 Mei 2026: Intip Bocoran Pemain buat Esok Hari

23 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 13 Mei 2026: Intip Bocoran Pemain buat Esok Hari

Tekno | Rabu, 13 Mei 2026 | 20:15 WIB

32 Kode Redeem FF Terbaru 13 Mei 2026: Sistem Pity untuk Event Bundle Eclipse

32 Kode Redeem FF Terbaru 13 Mei 2026: Sistem Pity untuk Event Bundle Eclipse

Tekno | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:52 WIB

Smart TV Samsung Berteknologi Micro RGB Diluncurkan di Indonesia

Smart TV Samsung Berteknologi Micro RGB Diluncurkan di Indonesia

Tekno | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38 WIB

HP Gaming Lenovo Legion Y70 2026 Terlihat di Geekbench, Baterai Diklaim Tahan 19 Jam

HP Gaming Lenovo Legion Y70 2026 Terlihat di Geekbench, Baterai Diklaim Tahan 19 Jam

Tekno | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:50 WIB

2 Rekomendasi iPhone Turun Harga Terbaik 2026, Versi David GadgetIn

2 Rekomendasi iPhone Turun Harga Terbaik 2026, Versi David GadgetIn

Tekno | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:48 WIB

'Duta Artikulasi' Minta Maaf, Juri Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR Jadi Bahan Meme

'Duta Artikulasi' Minta Maaf, Juri Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR Jadi Bahan Meme

Tekno | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:37 WIB

Bocoran Vivo X500 Series Muncul, Ukuran Layar dan Kamera 200MP Mulai Terungkap

Bocoran Vivo X500 Series Muncul, Ukuran Layar dan Kamera 200MP Mulai Terungkap

Tekno | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:29 WIB

TikTok Shop Bantu Brand Lokal Tembus Pasar Asia Tenggara, Penjualan LIVE Naik hingga 50 Kali Lipat

TikTok Shop Bantu Brand Lokal Tembus Pasar Asia Tenggara, Penjualan LIVE Naik hingga 50 Kali Lipat

Tekno | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:17 WIB

Spesifikasi iPhone 17e di Indonesia: Pakai Chip Apple A19, Harga Lebih Miring

Spesifikasi iPhone 17e di Indonesia: Pakai Chip Apple A19, Harga Lebih Miring

Tekno | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:00 WIB

AI Agents Kini Bisa Kelola Keuangan hingga HR Perusahaan Tanpa Campur Tangan Manual

AI Agents Kini Bisa Kelola Keuangan hingga HR Perusahaan Tanpa Campur Tangan Manual

Tekno | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:52 WIB