- Telkomsel Enterprise menggelar diskusi di Jakarta pada 13 Mei 2026 guna mendukung transformasi digital industri retail dan e-commerce.
- Pertumbuhan sektor retail yang mencapai 6,5 persen menuntut pelaku usaha meningkatkan efisiensi operasional melalui solusi teknologi berbasis data.
- Telkomsel menyediakan solusi digital seperti IoT, analitik data, dan omnichannel untuk membantu perusahaan mengoptimalkan kinerja bisnis secara menyeluruh.
Suara.com - Telkomsel melalui unit bisnis Telkomsel Enterprise memperkuat posisinya sebagai mitra transformasi digital bagi industri retail, produk konsumsi, dan e-commerce di Indonesia.
Langkah ini dilakukan lewat Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Reinventing Growth in Retail, Consumer Product Goods (CPG), and E-Commerce Industries for Sustainable Impact” yang digelar di Jakarta, Selasa (13/5/2026).
Forum tersebut mempertemukan para pengambil keputusan dari berbagai sektor industri untuk membahas tantangan bisnis digital terkini, mulai dari lonjakan permintaan konsumen, efisiensi operasional, hingga kebutuhan pengalaman pelanggan yang lebih personal.
Momentum ini muncul di tengah pertumbuhan penjualan retail Indonesia yang mencapai 6,5 persen secara tahunan pada Februari 2026.
Angka tersebut menjadi pertumbuhan tercepat sejak Maret 2024 dan menunjukkan tingginya konsumsi masyarakat selama Ramadan serta musim perayaan.
VP Corporate Innovation, Sustainability, and Marketing Telkomsel, Mia Melinda, menilai kondisi ini menjadi peluang besar sekaligus tantangan baru bagi pelaku usaha.
“Pertumbuhan retail yang semakin positif menunjukkan besarnya peluang, namun juga menuntut kesiapan pelaku usaha dalam menghadapi kompleksitas operasional dan ekspektasi pelanggan yang terus berkembang,” ujar Mia dalam keterangan resminya, Kamis (14/5/2026).
Ia menegaskan, Telkomsel Enterprise berkomitmen menghadirkan solusi digital end-to-end berbasis data untuk membantu perusahaan meningkatkan efisiensi bisnis.
“Melalui Telkomsel Enterprise, kami berkomitmen untuk menghadirkan solusi digital end-to-end yang tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga membantu pelaku retail mengambil keputusan bisnis yang lebih cepat dan berbasis data,” lanjutnya.
Dalam diskusi tersebut, salah satu isu utama yang dibahas adalah pentingnya visibilitas operasional secara real-time di seluruh rantai bisnis retail, mulai dari distribusi hingga aktivitas di toko.
Banyak perusahaan dinilai masih menghadapi tantangan seperti kebocoran margin, inefisiensi logistik, hingga gangguan sistem yang berdampak langsung pada pengalaman pelanggan.
Untuk menjawab persoalan tersebut, Telkomsel Enterprise menawarkan berbagai solusi digital berbasis teknologi seperti IoT Fleet Management, Video Analytics, Direct Peering, hingga Managed Connectivity SD-WAN.
Teknologi ini memungkinkan pelaku usaha memantau operasional secara langsung, meningkatkan efisiensi distribusi, sekaligus menjaga stabilitas bisnis di tengah perubahan pasar yang sangat cepat.
Selain operasional, tantangan lain yang menjadi perhatian adalah fragmentasi data pelanggan.
Banyak perusahaan retail dan e-commerce masih menggunakan data yang terpisah sehingga menyulitkan proses analisis perilaku konsumen secara menyeluruh.