- Biwin akan memamerkan produk memori dan penyimpanan inovatif di ajang COMPUTEX 2026, Taipei, pada 2–5 Juni 2026.
- Produk unggulan mencakup SSD PCIe Gen5 berkecepatan 14.000 MB/s serta RAM DDR5 192 GB untuk kebutuhan komputasi berat.
- Inovasi lain meliputi kartu memori VPG800, SSD portabel tahan banting, hingga solusi penyimpanan ultra-kompak bagi perangkat modern.
Suara.com - Biwin dipastikan akan menjadi salah satu sorotan utama di ajang COMPUTEX 2026 dengan membawa deretan produk penyimpanan dan memori generasi terbaru untuk AI, gaming, kreator konten, hingga perangkat mobile modern.
Dalam pameran teknologi yang berlangsung di Taipei Nangang Exhibition Center pada 2–5 Juni 2026 tersebut, Biwin akan memamerkan berbagai inovasi mulai dari RAM DDR5 berkapasitas ekstrem, SSD PCIe Gen5 super cepat, hingga kartu memori profesional untuk kebutuhan video 8K dan 12K RAW.
SSD PCIe Gen5 Biwin Tembus 14.000 MB/s
Salah satu produk paling mencuri perhatian adalah Black Opal X570 PRO PCIe Gen5 SSD.
SSD flagship terbaru ini hadir dengan antarmuka PCIe Gen5×4 dan menawarkan performa ekstrem dengan kecepatan baca hingga 14.000 MB/s serta tulis mencapai 13.000 MB/s.
SSD ini dirancang untuk kebutuhan komputasi berat seperti AI, editing video 8K, rendering real-time, hingga gaming kelas enthusiast.
Biwin juga menyematkan controller 6nm terbaru, cache DRAM hingga 8 GB, serta performa hingga 2.000K IOPS agar tetap stabil saat menjalankan beban kerja tinggi.
Sistem pendingin canggih juga disiapkan untuk menjaga suhu tetap optimal saat digunakan dalam waktu lama.
RAM DDR5 192GB untuk AI dan Gaming
Biwin turut memperkenalkan Black Opal OC Lab Gold Edition DW100 RGB DDR5 Memory Kit dengan kapasitas jumbo 192 GB yang terdiri dari konfigurasi 48 GB × 4.
RAM DDR5-6000 CL28 ini ditujukan untuk workstation AI, kreator profesional, dan gamer yang membutuhkan multitasking ekstrem tanpa hambatan.
Dengan kapasitas besar tersebut, pengguna dapat menjalankan model AI, rendering real-time, hingga workflow berat secara lebih lancar dan responsif.
Portable SSD Tahan Air dan Benturan
Untuk pengguna mobile dan kreator lapangan, Biwin menghadirkan Amber PX4000 Portable SSD yang menawarkan kecepatan baca hingga 3.900 MB/s dan tulis 3.700 MB/s.
SSD portabel ini menggunakan material aluminium alloy dan silikon tahan banting dengan sertifikasi IP67 tahan debu dan air.
Biwin juga memberikan perlindungan jatuh hingga 3 meter sehingga cocok digunakan di lingkungan outdoor maupun produksi konten profesional.
![X570 PRO PCIe Gen5 SSD. [Biwin]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/05/15/40990-x570-pro-pcie-gen5-ssd.jpg)
Kapasitas penyimpanannya mencapai 8 TB dan kompatibel dengan berbagai platform seperti Windows, macOS, Android, iOS, dan PlayStation 5.
Kartu CFexpress Pertama dengan Sertifikasi VPG800
Biwin juga mengumumkan Amber CB500 CFexpress 4.0 Type B, kartu memori pertama di dunia yang mendapatkan sertifikasi VPG800.
Kartu ini mampu menghadirkan kecepatan tulis berkelanjutan minimal 800 MB/s untuk kebutuhan sinematografi profesional.
Kecepatan maksimalnya mencapai baca hingga 3.750 MB/s dan tulis hingga 3.500 MB/s.
Performa tersebut memungkinkan perekaman video 8K hingga 12K RAW secara stabil tanpa frame drop.
microSD Express untuk Gaming Handheld
Produk menarik lainnya adalah Amber ME300 microSD Express Card yang mengadopsi teknologi PCIe NVMe pada format microSD.
Kartu ini menawarkan kecepatan baca hingga 900 MB/s dan tulis hingga 800 MB/s.
Teknologi tersebut diklaim mampu mempercepat loading game dan meningkatkan performa perangkat gaming handheld generasi terbaru.

Mini SSD Sekecil microSD
Biwin juga memperkenalkan CL100 Mini SSD yang hadir dengan ukuran sangat kecil, bahkan hampir setara kartu microSD.
Meski mini, SSD ini membawa performa PCIe Gen4×2 NVMe dengan kecepatan baca hingga 3.700 MB/s dan tulis 3.400 MB/s.
SSD ultra-kompak ini ditujukan untuk laptop tipis, handheld gaming, dan perangkat mobile modern yang membutuhkan penyimpanan cepat dalam ukuran kecil.
Lewat seluruh lini produk terbaru ini, Biwin menunjukkan fokus besar pada kebutuhan era komputasi modern yang semakin bergantung pada AI, gaming, dan produksi konten berkecepatan tinggi.